MAZMUR 23:1-6

119:1. Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut Taurat TUHAN. 119:2 Berbahagialah orang-orang yang memegang peringatan-peringatan-Nya, yang mencari Dia dengan segenap hati, 119:3 yang juga tidak melakukan kejahatan, tetapi yang hidup menurut jalan-jalan yang ditunjukkan-Nya. 119:4. Engkau sendiri telah menyampaikan titah-titah-Mu, supaya dipegang dengan sungguh-sungguh. 119:5 Sekiranya hidupku tentu untuk berpegang pada ketetapan-Mu! 119:6 Maka aku tidak akan mendapat malu, apabila aku mengamat-amati segala perintah-Mu. 119:7. Aku akan bersyukur kepada-Mu dengan hati jujur, apabila aku belajar hukum-hukum-Mu yang adil. 119:8 Aku akan berpegang pada ketetapan-ketetapan-Mu, janganlah tinggalkan aku sama sekali. 119:9. Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu. 119:10. Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintah-Mu. 119:11. Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau. 119:12. Terpujilah Engkau, ya TUHAN; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku. 119:13. Dengan bibirku aku menceritakan segala hukum yang Kauucapkan. 119:14 Atas petunjuk peringatan-peringatan-Mu aku bergembira, seperti atas segala harta. 119:15 Aku hendak merenungkan titah-titah-Mu dan mengamat-amati jalan-jalan-Mu. 119:16 Aku akan bergemar dalam ketetapan-ketetapan-Mu; firman-Mu tidak akan kulupakan. 119:17. Lakukanlah kebajikan kepada hamba-Mu ini, supaya aku hidup, dan aku hendak berpegang pada firman-Mu. 119:18. Singkapkanlah mataku, supaya aku memandang keajaiban-keajaiban dari Taurat-Mu. 119:19. Aku ini orang asing di dunia, janganlah sembunyikan perintah-perintah-Mu terhadap aku. 119:20. Hancur jiwaku karena rindu kepada hukum-hukum-Mu setiap waktu. 119:21. Engkau menghardik orang-orang yang kurang ajar, terkutuklah orang yang menyimpang dari perintah-perintah-Mu. 119:22. Gulingkanlah dari atasku cela dan penghinaan, sebab aku memegang peringatan-peringatan-Mu. 119:23. Sekalipun pemuka-pemuka duduk bersepakat melawan aku, hamba-Mu ini merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu. 119:24. Ya, peringatan-peringatan-Mu menjadi kegemaranku, menjadi penasihat-penasihatku. 119:25. Jiwaku melekat kepada debu, hidupkanlah aku sesuai dengan firman-Mu. 119:26. Jalan-jalan hidupku telah aku ceritakan dan Engkau menjawab aku--ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku. 119:27 Buatlah aku mengerti petunjuk titah-titah-Mu, supaya aku merenungkan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib. 119:28. Jiwaku menangis karena duka hati, teguhkanlah aku sesuai dengan firman-Mu. 119:29 Jauhkanlah jalan dusta dari padaku, dan karuniakanlah aku Taurat-Mu. 119:30. Aku telah memilih jalan kebenaran, telah menempatkan hukum-hukum-Mu di hadapanku. 119:31 Aku telah berpaut pada peringatan-peringatan-Mu, ya TUHAN, janganlah membuat aku malu. 119:32 Aku akan mengikuti petunjuk perintah-perintah-Mu, sebab Engkau melapangkan hatiku. 119:33. Perlihatkanlah kepadaku, ya TUHAN, petunjuk ketetapan-ketetapan-Mu, aku hendak memegangnya sampai saat terakhir. 119:34 Buatlah aku mengerti, maka aku akan memegang Taurat-Mu; aku hendak memeliharanya dengan segenap hati. 119:35. Biarlah aku hidup menurut petunjuk perintah-perintah-Mu, sebab aku menyukainya. 119:36 Condongkanlah hatiku kepada peringatan-peringatan-Mu, dan jangan kepada laba. 119:37. Lalukanlah mataku dari pada melihat hal yang hampa, hidupkanlah aku dengan jalan-jalan yang Kautunjukkan! 119:38. Teguhkanlah pada hamba-Mu ini janji-Mu, yang berlaku bagi orang yang takut kepada-Mu. 119:39. Lalukanlah celaku yang menggetarkan aku, karena hukum-hukum-Mu adalah baik. 119:40. Sesungguhnya aku rindu kepada titah-titah-Mu, hidupkanlah aku dengan keadilan-Mu! 119:41. Kiranya kasih setia-Mu mendatangi aku, ya TUHAN, keselamatan dari pada-Mu itu sesuai dengan janji-Mu, 119:42 supaya aku dapat memberi jawab kepada orang yang mencela aku, sebab aku percaya kepada firman-Mu. 119:43. Janganlah sekali-kali mencabut firman kebenaran dari mulutku, sebab aku berharap kepada hukum-hukum-Mu. 119:44 Aku hendak berpegang pada Taurat-Mu senantiasa, untuk seterusnya dan selamanya. 119:45. Aku hendak hidup dalam kelegaan, sebab aku mencari titah-titah-Mu. 119:46 Aku hendak berbicara tentang peringatan-peringatan-Mu di hadapan raja-raja, dan aku tidak akan mendapat malu. 119:47 Aku hendak bergemar dalam perintah-perintah-Mu yang kucintai itu. 119:48 Aku menaikkan tanganku kepada perintah-perintah-Mu yang kucintai, dan aku hendak merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu. 119:49. Ingatlah firman yang Kaukatakan kepada hamba-Mu, oleh karena Engkau telah membuat aku berharap. 119:50. Inilah penghiburanku dalam sengsaraku, bahwa janji-Mu menghidupkan aku. 119:51. Orang-orang yang kurang ajar sangat mencemoohkan aku, tetapi aku tidak menyimpang dari Taurat-Mu. 119:52. Aku ingat kepada hukum-hukum-Mu yang dari dahulu kala, ya TUHAN, maka terhiburlah aku. 119:53. Aku menjadi gusar terhadap orang-orang fasik, yang meninggalkan Taurat-Mu. 119:54. Ketetapan-ketetapan-Mu adalah nyanyian mazmur bagiku di rumah yang kudiami sebagai orang asing. 119:55. Pada waktu malam aku ingat kepada nama-Mu, ya TUHAN; aku hendak berpegang pada Taurat-Mu. 119:56 Inilah yang kuperoleh, bahwa aku memegang titah-titah-Mu. 119:57. Bagianku ialah TUHAN, aku telah berjanji untuk berpegang pada firman-firman-Mu. 119:58. Aku memohon belas kasihan-Mu dengan segenap hati, kasihanilah aku sesuai dengan janji-Mu. 119:59. Aku memikirkan jalan-jalan hidupku, dan melangkahkan kakiku menuju peringatan-peringatan-Mu. 119:60 Aku bersegera dan tidak berlambat-lambat untuk berpegang pada perintah-perintah-Mu. 119:61. Tali-tali orang-orang fasik membelit aku, tetapi Taurat-Mu tidak kulupakan. 119:62. Tengah malam aku bangun untuk bersyukur kepada-Mu atas hukum-hukum-Mu yang adil. 119:63. Aku bersekutu dengan semua orang yang takut kepada-Mu, dan dengan orang-orang yang berpegang pada titah-titah-Mu. 119:64. Bumi penuh dengan kasih setia-Mu, ya TUHAN, ajarkanlah ketetapan-ketetap kepadaku. 119:65. Kebajikan telah Kaulakukan kepada hamba-Mu, ya TUHAN, sesuai dengan firman-Mu. 119:66 Ajarkanlah kepadaku kebijaksanaan dan pengetahuan yang baik, sebab aku percaya kepada perintah-perintah-Mu. 119:67. Sebelum aku tertindas, aku menyimpang, tetapi sekarang aku berpegang pada janji-Mu. 119:68. Engkau baik dan berbuat baik; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku. 119:69. Orang yang kurang ajar menodai aku dengan dusta, tetapi aku, dengan segenap hati aku akan memegang titah-titah-Mu. 119:70 Hati mereka tebal seperti lemak, tetapi aku, Taurat-Mu ialah kesukaanku. 119:71. Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu. 119:72. Taurat yang Kausampaikan adalah baik bagiku, lebih dari pada ribuan keping emas dan perak. 119:73. Tangan-Mu telah menjadikan aku dan membentuk aku, berilah aku pengertian, supaya aku dapat belajar perintah-perintah-Mu. 119:74. Orang-orang yang takut kepada-Mu melihat aku dan bersukacita, sebab aku berharap kepada firman-Mu. 119:75. Aku tahu, ya TUHAN, bahwa hukum-hukum-Mu adil, dan bahwa Engkau telah menindas aku dalam kesetiaan. 119:76. Biarlah kiranya kasih setia-Mu menjadi penghiburanku, sesuai dengan janji yang Kauucapkan kepada hamba-Mu. 119:77 Biarlah rahmat-Mu sampai kepadaku, supaya aku hidup, sebab Taurat-Mu adalah kegemaranku. 119:78. Biarlah orang-orang yang kurang ajar mendapat malu, karena mereka berlaku bengkok terhadap aku tanpa alasan; tetapi aku akan merenungkan titah-titah-Mu. 119:79 Biarlah berbalik kepadaku orang-orang yang takut kepada-Mu, orang-orang yang tahu peringatan-peringatan-Mu. 119:80. Biarlah hatiku tulus dalam ketetapan-ketetapan-Mu, supaya jangan aku mendapat malu. 119:81. Habis jiwaku merindukan keselamatan dari pada-Mu, aku berharap kepada firman-Mu. 119:82 Habis mataku merindukan janji-Mu; aku berkata: "Bilakah Engkau akan menghiburkan aku?" 119:83. Sebab aku telah menjadi seperti kirbat yang diasapi; namun ketetapan-ketetapan-Mu tidak kulupakan. 119:84. Berapa lagi hari-hari hamba-Mu ini? Bilakah Engkau menghukum orang-orang yang mengejar aku? 119:85. Orang-orang yang kurang ajar telah menggali lobang bagiku, orang-orang yang tidak menuruti Taurat-Mu. 119:86 Segala perintah-Mu dapat dipercaya; mereka mengejar aku tanpa alasan--tolonglah aku! 119:87 Hampir saja mereka menghabisi aku di bumi, tetapi aku tidak meninggalkan titah-titah-Mu. 119:88. Hidupkanlah aku sesuai dengan kasih setia-Mu, supaya aku berpegang pada peringatan yang Kauberikan. 119:89. Untuk selama-lamanya, ya TUHAN, firman-Mu tetap teguh di sorga. 119:90 Kesetiaan-Mu dari keturunan ke keturunan; Engkau menegakkan bumi, sehingga tetap ada. 119:91 Menurut hukum-hukum-Mu semuanya itu ada sekarang, sebab segala sesuatu melayani Engkau. 119:92. Sekiranya Taurat-Mu tidak menjadi kegemaranku, maka aku telah binasa dalam sengsaraku. 119:93. Untuk selama-lamanya aku tidak melupakan titah-titah-Mu, sebab dengan itu Engkau menghidupkan aku. 119:94. Aku kepunyaan-Mu, selamatkanlah aku, sebab aku mencari titah-titah-Mu. 119:95. Orang-orang fasik menantikan aku untuk membinasakan aku; tetapi aku hendak memperhatikan peringatan-peringatan-Mu. 119:96. Aku melihat batas-batas kesempurnaan, tetapi perintah-Mu luas sekali. 119:97. Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari. 119:98. Perintah-Mu membuat aku lebih bijaksana dari pada musuh-musuhku, sebab selama-lamanya itu ada padaku. 119:99 Aku lebih berakal budi dari pada semua pengajarku, sebab peringatan-peringatan-Mu kurenungkan. 119:100 Aku lebih mengerti dari pada orang-orang tua, sebab aku memegang titah-titah-Mu. 119:101. Terhadap segala jalan kejahatan aku menahan kakiku, supaya aku berpegang pada firman-Mu. 119:102. Aku tidak menyimpang dari hukum-hukum-Mu, sebab Engkaulah yang mengajar aku. 119:103. Betapa manisnya janji-Mu itu bagi langit-langitku, lebih dari pada madu bagi mulutku. 119:104 Aku beroleh pengertian dari titah-titah-Mu, itulah sebabnya aku benci segala jalan dusta. 119:105. Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. 119:106. Aku telah bersumpah dan aku akan menepatinya, untuk berpegang pada hukum-hukum-Mu yang adil. 119:107. Aku sangat tertindas, ya TUHAN, hidupkanlah aku sesuai dengan firman-Mu. 119:108. Kiranya persembahan sukarela yang berupa puji-pujian berkenan kepada-Mu, ya TUHAN, dan ajarkanlah hukum-hukum-Mu kepadaku. 119:109. Aku selalu mempertaruhkan nyawaku, namun Taurat-Mu tidak kulupakan. 119:110 Orang-orang fasik telah memasang jerat terhadap aku, tetapi aku tidak sesat dari titah-titah-Mu. 119:111. Peringatan-peringatan-Mu adalah milik pusakaku untuk selama-lamanya, sebab semuanya itu kegirangan hatiku. 119:112 Telah kucondongkan hatiku untuk melakukan ketetapan-ketetapan-Mu, untuk selama-lamanya, sampai saat terakhir. 119:113. Orang yang bimbang hati kubenci, tetapi Taurat-Mu kucintai. 119:114. Engkaulah persembunyianku dan perisaiku; aku berharap kepada firman-Mu. 119:115. Menjauhlah dari padaku, hai penjahat-penjahat; aku hendak memegang perintah-perintah Allahku. 119:116. Topanglah aku sesuai dengan janji-Mu, supaya aku hidup, dan janganlah membuat aku malu dalam pengharapanku. 119:117 Sokonglah aku, supaya aku selamat; aku hendak bersukacita dalam ketetapan-ketetapan-Mu senantiasa. 119:118. Engkau menolak semua orang yang sesat dari ketetapan-ketetapan-Mu, sebab sia-sia tipu muslihat mereka. 119:119 Sebagai sanga Kauanggap semua orang fasik di bumi; sebab itu aku mencintai peringatan-peringatan-Mu. 119:120 Badanku gemetar karena ketakutan terhadap Engkau, aku takut kepada penghukuman-Mu. 119:121. Aku telah menjalankan hukum dan keadilan; janganlah menyerahkan aku kepada pemeras-pemerasku! 119:122 Jadilah jaminan bagi hamba-Mu untuk kebaikan, janganlah orang-orang yang kurang ajar memeras aku. 119:123. Mataku sangat merindukan keselamatan dari pada-Mu dan merindukan janji-Mu yang adil. 119:124. Perlakukanlah hamba-Mu sesuai dengan kasih setia-Mu, dan ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku. 119:125 Hamba-Mu aku ini, buatlah aku mengerti, supaya aku tahu peringatan-peringatan-Mu. 119:126. Waktu untuk bertindak telah tiba bagi TUHAN; mereka telah merombak Taurat-Mu. 119:127. Itulah sebabnya aku mencintai perintah-perintah-Mu lebih dari pada emas, bahkan dari pada emas tua. 119:128 Itulah sebabnya aku hidup jujur sesuai dengan segala titah-Mu; segala jalan dusta aku benci. 119:129. Peringatan-peringatan-Mu ajaib, itulah sebabnya jiwaku memegangnya. 119:130. Bila tersingkap, firman-firman-Mu memberi terang, memberi pengertian kepada orang-orang bodoh. 119:131. Mulutku kungangakan dan megap-megap, sebab aku mendambakan perintah-perintah-Mu. 119:132. Berpalinglah kepadaku dan kasihanilah aku, sebagaimana sepatutnya terhadap orang-orang yang mencintai nama-Mu. 119:133. Teguhkanlah langkahku oleh janji-Mu, dan janganlah segala kejahatan berkuasa atasku. 119:134. Bebaskanlah aku dari pada pemerasan manusia, supaya aku berpegang pada titah-titah-Mu. 119:135. Sinarilah hamba-Mu dengan wajah-Mu, dan ajarkanlah ketetapan-ketetapan-kepadaku. 119:136. Air mataku berlinang seperti aliran air, karena orang tidak berpegang pada Taurat-Mu. 119:137. Engkau adil, ya TUHAN, dan hukum-hukum-Mu benar. 119:138 Telah Kauperintahkan peringatan-peringatan-Mu dalam keadilan dan dalam kesetiaan belaka. 119:139. Nyala cintaku menghabiskan aku, sebab para lawanku melupakan segala firman-Mu. 119:140. Janji-Mu sangat teruji, dan hamba-Mu mencintainya. 119:141. Aku ini kecil dan hina, tetapi titah-titah-Mu tidak kulupakan. 119:142. Keadilan-Mu adil untuk selama-lamanya, dan Taurat-Mu benar. 119:143. Aku ditimpa kesesakan dan kesusahan, tetapi perintah-perintah-Mu menjadi kesukaanku. 119:144 Peringatan-peringatan-Mu adil untuk selama-lamanya, buatlah aku mengerti, supaya aku hidup. 119:145. Aku berseru dengan segenap hati; jawablah aku, ya TUHAN! Ketetapan-ketetapan-Mu hendak kupegang. 119:146 Aku berseru kepada-Mu; selamatkanlah aku! Aku hendak berpegang pada peringatan-peringatan-Mu. 119:147. Pagi-pagi buta aku bangun dan berteriak minta tolong; aku berharap kepada firman-Mu. 119:148 Aku bangun mendahului waktu jaga malam untuk merenungkan janji-Mu. 119:149. Dengarlah suaraku sesuai dengan kasih setia-Mu; ya TUHAN, hidupkanlah aku sesuai dengan hukum-Mu. 119:150. Mendekat orang-orang yang mengejar aku dengan maksud jahat, mereka menjauh dari Taurat-Mu. 119:151 Engkau dekat, ya TUHAN, dan segala perintah-Mu adalah benar. 119:152. Sejak dahulu aku tahu dari peringatan-peringatan-Mu, bahwa Engkau telah menetapkannya untuk selama-lamanya. 119:153. Lihatlah sengsaraku dan luputkanlah aku, sebab Taurat-Mu tidak kulupakan. 119:154 Perjuangkanlah perkaraku dan tebuslah aku, hidupkanlah aku sesuai dengan janji-Mu. 119:155. Keselamatan menjauh dari orang-orang fasik, sebab ketetapan-ketetapan-M tidaklah mereka cari. 119:156. Rahmat-Mu berlimpah, ya TUHAN, hidupkanlah aku sesuai dengan hukum-hukum-Mu. 119:157. Pengejar dan lawanku banyak, tetapi aku tidak menyimpang dari peringatan-peringatan-Mu. 119:158. Melihat pengkhianat-pengkhianat, aku merasa jemu, karena mereka tidak berpegang pada janji-Mu. 119:159. Lihatlah, betapa aku mencintai titah-titah-Mu! Ya TUHAN, hidupkanlah aku sesuai dengan kasih setia-Mu. 119:160. Dasar firman-Mu adalah kebenaran dan segala hukum-hukum-Mu yang adil adalah untuk selama-lamanya. 119:161. Pembesar-pembesar mengejar aku tanpa alasan, tetapi hanya terhadap firman-Mu hatiku gemetar. 119:162. Aku gembira atas janji-Mu, seperti orang yang mendapat banyak jarahan. 119:163. Aku benci dan merasa jijik terhadap dusta, tetapi Taurat-Mu kucintai. 119:164. Tujuh kali dalam sehari aku memuji-muji Engkau, karena hukum-hukum-Mu yang adil. 119:165. Besarlah ketenteraman pada orang-orang yang mencintai Taurat-Mu, tidak ada batu sandungan bagi mereka. 119:166. Aku menantikan keselamatan dari pada-Mu, ya TUHAN, dan aku melakukan perintah-perintah-Mu. 119:167. Aku berpegang pada peringatan-peringatan-Mu, dan aku amat mencintainya. 119:168 Aku berpegang pada titah-titah-Mu dan peringatan-peringatan-Mu, sebab seluruh hidupku terbuka di hadapan-Mu. 119:169. Biarlah teriakku sampai ke hadapan-Mu, ya TUHAN; berilah aku pengertian sesuai dengan firman-Mu. 119:170 Biarlah permohonanku datang ke hadapan-Mu; lepaskanlah aku sesuai dengan janji-Mu. 119:171. Biarlah bibirku mengucapkan puji-pujian, sebab Engkau mengajarkan ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku. 119:172. Biarlah lidahku menyanyikan janji-Mu, sebab segala perintah-Mu benar. 119:173. Biarlah tangan-Mu menjadi penolongku, sebab aku memilih titah-titah-Mu. 119:174 Aku rindu kepada keselamatan dari pada-Mu, ya TUHAN, dan Taurat-Mu menjadi kesukaanku. 119:175. Biarlah jiwaku hidup, supaya memuji-muji Engkau, dan biarlah hukum-hukum-Mu menolong aku. 119:176. Aku sesat seperti domba yang hilang, carilah hamba-Mu ini, sebab perintah-perintah-Mu tidak kulupakan.. ~ IMANUEL ~

Jumat, 30 Juli 2010

Peperangan Spritual Pendoa Syafaat.

PENDOA SYAFAAT DAN PEPERANGAN ROHANI MERUPAKAN DUA HAL YANG TIDAK TERPISAHKAN. PANGGILAN DEBAGAI PENDOA SYAFAAT MENUNTUT KITA UNTUK BERPERANG MERUBAH IKLIM ROHANI YANG TELAH DIPENGARUHI IBLIS UNTUK MENYESATKAN PANDANGAN ORANG TERHADAP KEBENARAN.

Sejak awal peperangan rohani sudah dimulai di alam roh. Para malaikat diciptakan juga untuk melakukan fungsi berperang, dan peperangan yang pertama terjadi di sorga antara malaikat pimpinan Mikhael dengan Lucifer dan pengikutnya. Mikhael dan bala tentaranya tampil melawan Lucifer bukan dalam situasi yang santai dan lembut seperti banyak pendoa syafaat melakukannya. Tidak! mereka fighting each other, berkelahi dengan dahsyat untuk mencapai target kemenangan, dan Mikhael menang. Prinsip ini menjadi demikian penting bagi manusia Perjanjian Baru, ketika Yeshua Hamasiah sudah merebut kemenangan melalui kebangkitan-Nya dari kematian 2000 tahun yang lalu sehingga kemenangan itu telah tersedia bagi kita, tinggal bagaimana kita mengambilnya menjadi milik kita dan itu berarti berhadapan dengan Iblis yang selalu berusaha mencurinya. Para pendoa syafaat di akhir zaman harus maju ke medan perang dengan tujuan untuk menang. Jika tidak demikian, kita telah kalah bahkan sebelum peperangan dimulai. Perintah Tuhan sudah jelas untuk merebut kemenangan, karena kita sudah di-design sebagai umat pemenang, yang dalam pengertian lain dikatakan sebagai "umat penakluk".

Pihak militer Amerika terjun di medan perang Vietnam tanpa perintah yang jelas untuk menang, sebab itu mereka tidak pernah menyatakan dirinya sebagai pemenang. Sangat berbeda dengan perang Teluk 1991 dimana mereka mulai dengan suatu sikap seorang pemenang. "Kami akan menang, kami akan melakukan apapun juga dan tidak akan mundur sampai kami menang", kata Jenderal Norman Schwarzkopf, panglima tentara multinasional. Itu suatu contoh dari peperangan fisik, tetapi prinsip yang sama sebenarnya terjadi di dalam peperangan rohani. Kita harus masuk ke dalam peperangan dengan suatu tujuan/target yang pasti yaitu bertempur hingga akhir dan menang. Korban darah Kristus dan peristiwa kemenangannya 2000 tahun yang lalu adalah jaminan dari kemenangan umat-Nya. Kalau ada orang Kristen yang hidupnya terus-menerus kalah, itu karena mereka tidak pernah maju ke medan perang untuk merebut kemenangan yang Yesus sudah berikan. Atau mereka maju ke medan perang tetapi tidak sungguh-sungguh berperang sehingga pihak musuh terus-menerus memperoleh kesempatan untuk menang dengan membuat kerusakan-kerusakan dalam hidup mereka. Atau mereka maju berperang tanpa pengetahuan tentang musuh, tanpa pengetahuan tentang kehendak Tuhan dan tanpa pengetahuan tentang fungsi dan panggilan, itupun sangat berbahaya.

Anda bisa lihat disekitar anda masih begitu banyak orang kalah dan menyerah kepada tekanan-tekanan Iblis. Masalah ekonomi, rumah tangga, keluarga, sakit penyakit, dan seterusnya, menjadi sarana Iblis untuk menyebar kerusakannya tanpa perlawanan. Terkadang mereka bicara banyak, sok rohani, tetapi dalam peperangan mereka tidak melakukan apa-apa sehingga musuh terus-menerus memperoleh kesempatan untuk menang dan menginjak-injak mereka. Ini sangat menyedihkan. Sesungguhnya, pada hari-hari terakhir dihadapan kita ini orang Kristen harus masuk ke medan perang bila ingin survive sebagai umat yang dibanggakan-Nya. Pekerjaan-pekerjaan Iblis harus dihentikan di dalam kehidupan kita, dan kita sudah mendapat perintah yang jelas untuk menang.

Sudah berabad-abad komunitas gereja Tuhan menjadi bulan-bulanan Iblis. Walaupun selalu mengalami hal-hal yang supranatural mereka tidak mengalami banyak kemajuan karena hanya berputar-putar di dalam dunia yang dibatas oleh doktrin, dogma, dan organisasi manusia, ditambah lagi tradisi dan legalisme yang kaku. Dan bukan bertindak sebagai penjaga dan memelihara apa yang telah ada pada mereka, bukan merampas semua hak yang telah diberikan Yesus kepada umat-Nya dari Iblis si pencuri. Tetapi Puji Nama Tuhan, di akhir zaman ini Ia telah membangkitkan generasi yang bukan hanya berpengetahuan dan beriman tetapi juga bertindak, yang mengerti bagaimana caranya berperang, menyerang, dan menang.

Di saat Tuhan memerlukan gereja-Nya untuk melakukan perubahan-perubahan absolut di dalam kehidupan manusia, Ia selalu mempersiapkan dan memperlengkapi sebuah generasi pahlawan.

Dan kita adalah bagian dari generasi itu, dimana Tuhan sendiri mengajar dan melatih kita untuk masuk dalam peperangan akhir zaman.

"…maksudnya hanyalah supaya keturunan-keturunan orang Israel yang tidak mengenal perang yang sudah-sudah, dilatih berperang oleh TUHAN" (Hakim-hakim 3:2).

Di dalam "King James Version" terjemahannya adalah bahwa Tuhan membiarkan mereka untuk "diajar berperang", "to teach them war". Tuhan ingin umat-Nya terlatih untuk perang dan mengenal strategi dan tipu daya musuh.

Banyak orang berpikir bahwa sekarang ini adalah masa damai. Itu tidak benar. Saat ini gereja sedang berperang bagi bangsa-bangsa di dunia. Dan saat ini sampai tiba kesudahannya tidak ada masa damai, kalau adapun itu damai palsu. Jika Tuhan telah memperingatkan umat-Nya di dalam Perjanjian Lama untuk tetap siap berperang, maka alangkah lebih seriusnya lagi keadaan di akhir zaman ini. Generasi ini harus terlatih untuk berperang sehingga Tuhan dapat memenuhi dan menyempurnakan rencana-rencana dan tujuan-tujuan-Nya atas kita semua generasi terakhir, sebagai generasi yang melengkapi kemenangan Yesus.

PEPERANGAN DI ALAM ROH
Tuhan memilih kita untuk menjadi prajurit-prajurit-Nya (2 Timotius 2:3-4). Ini bukan pilihan untuk menjadi sukarelawan atau untuk memilih tidak ikut. Setiap orang yang mengaku Kristen sebenarnya adalah prajuri-prajurit Kerajaan Tuhan. Dan setiap prajurit harus bertindak sebagaimana seorang prajurit. Anda belum benar-benar menjadi pengikut Kristus bila anda belum atau menolak kewajiban anda untuk berperang. Tubuh Kristus, gereja Tuhan, harus melakukan serangan-serangan untuk menduduki wilayah di berbagai bangsa untuk kepentingan Kerajaan Tuhan.

Ini bukan berarti kita diutus untuk melanjutkan kolonialisme dan penjajahan atas negeri-negeri secara jasmani, bukan! Karena kita tidak berperang melawan manusia dalam arti fisik. Peperangan kita adalah di dalam alam roh (Efesus 6:12). Kekerasan rohani tidak ada hubungannya dengan kekerasan atau penganiayaan secara fisik walaupun hasil dari peperangan rohani berwujud secara fisik (prinsip dasar hukum roh). Peperangan rohani adalah peperangan melawan kegelapan rohani dunia ini, menghancurkan pekerjaan musuh atas umat Tuhan dan meruntuhkan benteng-benteng dan kubu-kubu yang dibangun Iblis untuk menghalangi orang datang kepada Yesus.

Sangatlah penting untuk mengerti bahwa peperangan rohani mempunyai tujuan-tujuan kepada penggenapan rancangan Tuhan atas manusia. Untuk itu Tuhan memanggil para pejuang-Nya untuk bertarung sampai kesudahannya di dalam pertempuran yang diperintahkan-Nya, sebagai rekan sekerja Tuhan. Setiap orang Kristen hari ini, sebenarnya mempunyai pemecahan masalahnya, apapun itu. Kuasa untuk hidup berkemenangan, kuasa untuk menjangkau dunia, untuk membebaskan masyarakat dan bangsa-bangsa dari belenggu Iblis. Kuasa itu ada pada kita. Kita dipanggil untuk menjadi pejuang, dan pejuang yang sukses harus belajar berperang setelah kita diperlengkapi dengan senjata Tuhan dan otoritas kuasa Roh Kudus. Kita diciptakan untuk bergerak aktif menghancurkan hal-hal yang menghambat atau merusak Kerajaan Tuhan di muka bumi ini.

Kita tidak bisa bersikap netral di zaman yang hampir selesai ini. Tetapi masih banyak orang Kristen yang hidup takut akan musuh. Mereka benar-benar ketakutan akan apa yang dilakukan Iblis terhadap mereka. Kitab Suci tidak pernah menganjurkan ketakutan semacam itu. Kita tidak akan menemukan satupun firman Tuhan yang mengatakan bahwa kita harus takut melakukan peperangan rohani melawan semua kuasa kegelapan. Sebaliknya, lebih dari 300 kali firman Tuhan mengatakan: "JANGAN TAKUT". Iblis memang senang mendatangkan ketakutan, dan ketakutan ini akan berkembang kalau kita tidak berada dalam posisi dekat dengan Tuhan sehingga kita dapat berpegang kepada Dia, dan mengatakan: "Aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku" (Mazmur 23:4-Ibrani 2:14-15).

MANIFESTASI KUASA KEGELAPAN
Mungkin sebaiknya kita melihat bagaimana musuh kita bekerja. Jelas mereka sangat aktif dan sangat agresif, tidak kenal istirahat, dan sangat terfokus. Aktivitas atau gerakan Iblis meningkat menuju klimaks-nya di zaman akhir ini. Para pengikutnya semakin berani dan terang-terangan mendemonstrasikan kuasa kegelapan mereka dimuka umum. Tanggal 14 Maret 1970, sebagai contoh, seorang wanita muda yang bekerja di sebuah kantor humas di New York, mengatur persiapan bagi seorang tukang sihir wanita Gipsy untuk tampil di Wall Street dekat persimpangan Broad Street di pusat kota Manhattan untuk mengucapkan mantera tentang vitalitas sex dan kekerasan diseluruh area Wall Street. Lokasi ini sangat terkenal diseluruh dunia, merupakan pusat bisnis internasional dimana sedikit saja goncangan terjadi akan memberi dampak atau akibat yang dirasakan secara dunia. Pada saatnya, pertunjukan dimulai, banyak orang mengerumuni tukang sihir itu, yang mengajak mereka semua untuk menyanyikan lagu yang kira-kira berbunyi: "Nyalakan api, warna merah adalah pembangkit nafsu". Kemudian mereka menyatukan suara mereka dalam mengucapkan mentera kuno, suatu rangkaian mantera untuk membangkitkan hawa nafsu sex, kekerasan, brutalisme, dan rasisme. Prosesi ritual ini berlangsung cukup lama dan melibatkan cukup banyak orang. Dan ketika jalinan mantera-mantera diucapkan maka kutukan demi kutukan menyebar keseluruh wilayah Wall Street. Pada tanggal 8 mei tukang sihir itu muncul lagi di Wall Street, hanya selama beberapa saat pada jam makan siang ia mempraktekkan sejenis ilmu gaib lagi disana.
Mereka satukan suara mereka dalam mengucapkan mentera kuno, suatu mantera untuk membangkitkan hawa nafsu kejahatan dan kekerasan. Ketika mantera diucapkan, kutukan menyebar ke seluruh Wall Street

Tidak beberapa lama kemudian, sejarah Amerika mencatat, Wall Street menjadi tempat kerusuhan massal yang menelan korban jiwa dan kerusakan yang sangat besar dan memberi pengaruh yang sangat luas. Manusia-manusia dipengaruhi oleh nafsu merusak, merampok, menjarah, memperkosa, bahkan membunuh. Pertikaian rasial menyulut reaksi internasional, pusat keuangan dunia ini lumpuh total dan akibatnya meluas sampai ke bagian dunia manapun. Krisis keuangan melanda seluruh dunia, terjadi kegoncangan ekonomi dunia dan membutuhkan waktu, kerja keras, dan dana yang sangat besar untuk memulihkannya seperti sediakala. Dari seorang dukun sihir yang bekerja, kekuatan roh territorial bergerak memberi dampak sosial ekonomi bahkan politik yang sangat mengejutkan siapapun.

Apa yang kita lihat dalam peristiwa Wall Street itu hanya satu bagian dari pekerjaan Iblis melalui tukang-tukang sihir Gipsy-nya. Dan dalam berbagai peristiwa-peristiwa dunia lainnya kita akan dapat mengidentifikasikan kehadiran kerajaan setan yang berperan di dalamnya. Setan-setan sangat agresif memerangi Kerajaan Tuhan. Mereka tahu bahwa mereka sudah kalah oleh Yeshua Hamasiah, tetapi mereka tidak mau masuk neraka sendirian, mereka ingin menyeret sebanyak mungkin manusia bersamanya. Mereka sangat giat menyebar kutuk, kerusuhan, perpecahan, sadisme, obat bius, dan terlalu banyak untuk disebutkan satu-persatu, baik itu terjadi di dalam lingkup kehidupan yang kecil sampai dengan tingkat territorial dan wilayah bangsa-bangsa sebagaimana yang terjadi di Wall Street. Mereka bergerak di dalam semua area kehidupan manusia diseluruh dunia, Iblis telah mengirimkan utusannya kepada bangsa-bangsa. Kalau gereja Tuhan dan para pendoa syafaatnya masih bersikap pasif seperti kebanyakan gereja saat ini, ini sungguh mengherankan dan sangat tidak masuk akal.

MENYATAKAN KEMENANGAN
Mungkin kurang lengkap bila kita tidak melihat bagaimana kuasa doa bekerja. Doa orang benar, yang apabila dengan yakin di doakan, besar kuasanya (Yakobus 5:16). Ini dibuktikan juga oleh sejarah. Tahun demi tahun ratusan bahkan ribuan orang Kristen berdoa disepanjang "Tembok Berlin" di Jerman. Tembok yang memisahkan kota Berlin menjadi dua ini bukan hanya sekedar tembok, tetapi inilah lambang dari kekuatan super power dunia, yaitu Uni Soviet. Setiap saat ada yang berdoa dengan menumpang tangan ke tembok beton tersebut (bagian barat) melakukan prophetic action, melepaskan roh nubuatan mengenai robohnya cengkeraman kuasa kerajaan setan melalui ideologi komunisme, dan menyatakan kemenangan kerajaan Tuhan dengan iman.

Waktu demi waktu berlalu, cawan doa di sorga semakin penuh dan semakin penuh. Malaikatpun bersiap mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang dianggap mustahil oleh manusia. Para pendoa syafaat sudah berdiri, landasan iman sudah dinyatakan, cawan doa sudah penuh dan siap ditumpahkan, dan Tuhan segera melakukan bagian-Nya. Runtuhlah negara Super Power dunia, Uni Soviet, sorga bergerak dan tidak ada satu kekuatanpun sanggup menghalangi. Dan "tembok Yerikho" di Berlin runtuh, benteng pemisah dirobohkan, dan sorak-sorai kemenangan naik sampai ke sorga dari seluruh bagian dunia. Satu system anti Tuhan, komunisme, Marxisme, Leninisme, telah dikalahkan. Doa orang benar apabila dengan yakin didoakan (dengan iman yang mengalahkan dunia), sungguh besar kuasanya. Satu bagian dari kekuatan anti Tuhan, Babel Besar, sudah dirobohkan. Dan nilai dari kuasa dahsyat Tuhan ini jauh lebih besar dari apa yang kerajaan setan lakukan di Wall Street, jauh lebih besar!

Itu contoh yang membuktikan bagaimana kuasa doa bekerja, dan banyak hal yang sudah dikerjakan Tuhan melalui para pendoa-Nya di muka bumi ini dari zaman ke zaman. Sebut saja tersebarnya berita Injil keseluruh penjuru dunia, juga penyempurnaan "panggilan"yang dilakukan Tuhan atas gereja-Nya, mujizat kesembuhan dan pernyataan kuasa lainnya. Semua itu adalah pekerjaan-pekerjaan yang luar biasa dahsyat, yang mungkin tidak pernah diperhitungkan manusia. Kuncinya adalah para pendoa syafaat yang berfungsi.

Tuhan tidak bekerja sendiri, Ia membutuhkan partner yang bergerak dalam iman dan menyatakan kemenangan, yang menjadi landasan Tuhan bekerja. Tanpa iman Tuhan tidak mungkin bekerja, karena "segala sesuatu yang tidak berdasarkan iman, adalah dosa" (Roma 14:23). Tuhan tidak bergerak di dalam sesuatu yang dosa. Para pendoa syafaat perlu sadari ini dan melakukan peran nyasebagai partner kerja Tuhan diatas muka bumi ini. "Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman" (Matius 28:20). Tuhan menyertai, berarti Tuhan tidak bekerja sendiri, dia menyertai kita bekerja, dan bersama penyertaan Tuhan kita bekerja melakukan hal-hal besar. "Äku turut bekerjasama dalam segala sesuatu…" (Roma 8:28). Tuhan bekerja bersama-sama kita, itu janjinya. Dia tidak bekerja sendiri karena beberapa hal yang mengikat diri-Nya demi kesempurnaan manusia, antara lain Ia terikat oleh hukum-hukum firman-Nya sendiri. Dia setia, karena Dia tidak dapat menyangkali diri-Nya" (2 Timotius 2:13). Diri-Nya adalah Firman (Yohanes 1:1). Dengan pengertian ini, umat Tuhan, khususnya para pendoa syafaat, akan semakin mengerti peran yang sesungguhnya untuk menghadirkan kehendak Tuhan di muka bumi ini melalui doa-doa syafaat dan tindakan-tindakan profetik, sampai waktunya selesai. Itu tugas para pendoa syafaat.

PEPERANGAN KITA
Roh-roh setan mengikat bangsa-bangsa dan mengontrol setiap individu yang tidak mengenal Tuhan, bahkan berusaha menghancurkan iman orang-orang percaya dan gereja Tuhan. Mereka masuk seperti maling untuk mencuri jiwa-jiwa milik Kerajaan Tuhan. Kita berada di dalam medan peperangan! dan Yesus MENGHARAPKAN dan MEMERINTAHKAN setiap orang untuk mengambil bagian dalam peperangan ini di dalam nama-Nya, di dalam Otoritas Kerajaan dan Kuasa Kebangkitan-Nya.

"Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh" (Markus 16:17-18).

Tanda-tanda itu "AKAN MENYERTAI ORANG-ORANG PERCAYA". Artinya Yesus memberikan kuasa kepada kita semua, bukan si A si B si C saja, tapi SEMUA orang percaya termasuk anda dan kita semua, yaitu jika kita meresponi firman-Nya dan menjalani prosedur-Nya. Ketika kita menjadi orang Kristen lahir baru, secara otomatis kita masuk ke dalam medan peperangan. Tidak ada pilihan! Peperangan rohani dimulai dengan menyadari bahwa kita sudah ada ditengah-tengahnya ketika kita lahir baru. Tetapi peperangan rohani bukanlah suatu tujuan akhir, melainkan suatu sarana untuk mencapai tujuan akhir, kemenangan yang mutlak, yang sudah diberikan Yesus kepada kita. Kitab Suci memberikan pengertian bahwa segala sesuatu yang terjadi di alam jasmani merupakan manifestasi atau dampak dari apa yang terjadi di alam roh. Kemenangan peperangan kita menghasilkan breaktrough di alam roh, yang pada akhirnya termanifestasi secara phisik. Doa-doa kita akan merubah keadaan yang tidak mungkin menjadi mungkin. Mustahil bagi manusia tetapi tidak mustahil bagi kita karena tidak pernah ada yang mustahil bagi Tuhan, dan kita ada bersama-sama Dia.

Anda dapat melihat di hari-hari terakhir ini dalam kehidupan sekuler kita. Keadaan ekonomi yang hancur, pemerintahan-emerintahan yang cheos, hukum yang tidak adil, anda juga menyaksikan ledakan bom disekitar anda, bahkan mungkin di gereja anda. Keadaan ini menuntut kita untuk selalu waspada dan berjaga-jaga, dan bertekun di dalam doa peperangan. Yesus sudah menubuatkan apa yang seharusnya terjadi di akhir zaman. Dia sedang menantikan para pendoa syafaat-Nya bekerja optimal untuk menahan kekuatan-kekuatan Iblis atas gereja-Nya.

Di alam roh, sumber dimana segala kuasa kegelapan berpusat, peperangan sedang terjadi antara setan-setan melawan kuasa doa peperangan umat Tuhan, dan "tanda-tanda" ajaib akan kita saksikan, bagaimana dahsyatnya ketika kuasa supranatural yang Elohim itu bekerja merubah keadaan dari kalah menjadi menang! Kita memang tidak mungkin meniadakan apa yang seharusnya terjadi menurut nubuatan Kitab Suci, tetapi kita dapat meniadakan apa yang seharusnya tidak terjadi di dalam kehidupan kita, baik dalam keluarga, pekerjaan, maupun dalam segala bidang kegiatan dan pelayanan kita. Tidak seharusnya anggota keluarga anda mati karena penyakit berbahaya atau karena kecelakaan, tidak seharusnya perusahaan atau usaha anda gulung tikar, tidak seharusnya gereja anda dihancurkan bom oleh orang-orang yang tidak mengenal Tuhan. Tuhan tidak pernah merancangkan kecelakaan bagi kita, Tuhan kita bukan Tuhan sadis yang suka melihat umat-Nya menderita. Dia Tuhan yang pebuh kasih, yang telah memberikan jaminan atas kemenangan umat-Nya melalui korban darah di kayu salib 2000 tahun yang lalu. Jadi bagaimana kita meraih setiap janji kemenangan itu?

Jawabannya ada pada pendoa syafaat yang berperang! Doa peperangan merupakan satu-satunya jalan menuju kemenangan. Doa peperangan merupakan kebutuhan mutlak di akhir zaman ini. Dengan doa peperangan kita menghancurkan dan menahan setiap kekuatan musuh oleh Otoritas Tertinggi di dalam nama Yeshua Hamasiah, oleh Kuasa Kebangkitan-Nya, oleh kuasa perjanjian-Nya, oleh darah-Nya, oleh Firman-Nya, dan oleh Perkataan Kesaksian, dan seterusnya. Kerajaan-Nya melawan kerajaan Iblis dalam tingkat intensitas yang meninggi, itulah yang sebenarnya terjadi di hari-hari mendatang ini.

Dengan melakukan fungsi panggilan sebagai pendoa syafaat sebenarnya kita juga membentuk suatu perlindungan atas kehidupan pribadi. Prajurit Elohim selalu menempati urutan pertama di dalam prioritas perlindungan dan pemeliharaan Tuhan. Saat kita melakukan pekerjaan-Nya di muka bumi ini, saat kita bertekun dalam doa peperangan dan tindakan profetik, adalah juga saatnya kita menerima perlindungan sempurna oleh otoritas dan kuasa Elohim. Bagian kita hanyalah melakukan tugas meraih kemenangan bagi Kerajaan-Nya, dan tetap hidup di dalam Dia.

PANGGILAN DOA SYAFAAT
Tidak bisa tidak, pendoa syafaat mengambil bagian paling penting dalam gerakan peperangan rohani. The future belongs to the intercessor merupakan ungkapan yang sangat tepat. Pendoa syafaat adalah pejuang-pejuang di garis terdepan untuk masa depan. Di akhir zaman ini Tuhan memberikan perhatian yang lebih kepada pentingnya meresponi panggilan-Nya sebagai pendoa syafaat.

Kitab Suci memberi banyak bukti tentang doa syafaat yang penuh kuasa. Abraham menjadi pendoa syafaat bagi Sodom dan Gomorah; Musa dibantu Harun dan Hur menjadi team pendoa syafaat yang menentukan kemenangan dalam peperangan bangsa Israel; Daniel menjadi pendoa syafaat bagi orang-orang Yahudi yang ada di dalam pembuangan di Babel; Nehemia menjadi pendoa syafaat bagi kota Yerusalem yang hancur; Ester menjadi pendoa syafaat bagi seluruh bangsa Yahudi di pembuangan, dan seterusnya. Doa syafaat selalu terjadi atas kehendak Tuhan yang berarti berdoa dengan tekun mengenai orang-orang, tempat-tempat, atau keadaan-keadaan tertentu. Itu berarti berdiri diatas tembok, itu berarti standing in the gap, berdiri dalam kesenjangan bagi orang lain, bukan hanya berdoa agar kebutuhan-kebutuhan terpenuhi melainkan berperang atas nama mereka untuk merebut apa yang dicuri Iblis. Tetapi masih sangat banyak orang salah mempersepsikan panggilan doa syafaat karena berbagai kekeliruan penafsiran sehingga pada akhirnya doa syafaat kehilangan kuasanya karena tidak sejalan dengan firman Tuhan dan Ruach HaKodesh.

Beberapa orang yang baru pulang dari seminar tentang doa syafaat sering merasa lebih hebat dari orang-orang Kristen lainnya. Beberapa orang malah merasa lebih hebat dari pendeta-pendeta mereka karena sekarang mereka telah menjadi pendoa syafaat. Mereka beranggapan bahwa mereka berada di tingkat rohani yang lebih tinggi karena mereka memperoleh pengertian-pengertian yang lebih banyak dibanding orang lain. Mereka kembali ke gereja masing-masing dan mencoba merongrong otoritas gembala mereka. Secara umum mereka bukannya membantu pendeta di dalam doa tetapi mereka justru membuat rintangan dan batasan, bahkan mendikte gembalanya dengan kata Tuhan kata Tuhan. Kemudian diatas semua itu mereka berpikir bahwa merekalah yang seharusnya menjadi gembala. Merekalah yang pantas duduk di suatu jabatan kelembagaan, padahal mereka tidak dipanggil untuk duduk disitu. Bagaimana kekacauan seperti itu bisa terjadi di gereja Tuhan? Darimana kebodohan pendoa syafaat ini dimulai?

Banyak orang berpikir bahwa pemahaman mereka yang baru tentang suatu prinsip kekekalan Tuhan, termasuk tentang kuasa doa syafaat dalam peperangan rohani, adalah setara dengan perkembangan rohani pribadi. Sebenarnya hubungan antara pengetahuan dan kedewasaan rohani bukanlah seperti itu. Anda bisa saja memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang Kitab Suci, tetapi belum tentu anda menjadi dewasa rohani. Jika anda tidak menunjukkan adanya buah roh, buah pertobatan, buah kebenaran, buah kerajaan, dan juga kesetiaan dan ketaatan dalam melakukan perintah Tuhan, anda tidak lebih dewasa daripada mereka yang tidak memiliki pengetahuan. Pengetahuan tidak berarti kedewasaan rohani. Yang menentukan sejauh mana sesungguhnya kedewasaan anda ialah apa yang anda telah lakukan dengan pengetahuan yang anda ketahui itu.

Pengetahuan dan pengertian datang dari Roh hikmat dan roh wahyu yang akan membawa kita kepada kedewasaan rohani yang akan terlihat dari perubahan sikap, perilaku, dan tindakan karena pengetahuan dan pengertian tersebut. Pengetahuan tentang peperangan rohani dan strateginya memang teramat penting dan mutlak diketahui oleh para pendoa syafaat. Dalam peperangan roh setiap ketidaktahuan akan membatasi bahkan membelenggu. Iblis bekerja dalam "kegelapan dan ketidakterlihatan". Kalau kita tidak mengetahui dan mengenalinya, maka kita berada dalam kebutaan dan ia akan leluasa bekerja atas kita karena. Pengetahuan tentang mereka memerdekakan kita dari tekanan dan pekerjaannya. Kitan Suci banyak membeberkan dan mengungkapkan tipu muslihat Iblis. Sebaiknya kita meluangkan waktu dan perhatian untuk memahami bagian kebenaran-kebenaran itu. Kebenaran tentang musuhpun dapat memerdekakan kita.

Bagi sebagian orang lain, belajar mengenai doa syafaat adalah belajar menemui atau mendekati Kebenaran. Tidak! - Karunia pemberian Tuhan atau panggilan Tuhan untuk suatu tugas tertentu sama sekali tidak membawa anda lebih dekat kepada Tuhan, yang adalah kebenaran itu sendiri. Karunia tidak menjadikan anda lebih dekat kepada Tuhan! Anda boleh punya 9 karunia utama lengkap, anda boleh punya sepuluh bahkan seratus telenta, tetapi kalau anda tidak memiliki hubungan secara pribadi dengan Tuhan, anda tidak mungkin dekat dengan Tuhan dan kebenaran-Nya. Doa syafaat adalah anugerah bagi mereka yang meresponi panggilan-Nya. Anda tidak perlu menjadi bangga dan merasa anda sudah lebih rohani daripada yang lain dengan menjadi pendoa syafaat. Semakin mulia panggilan-Nya semakin merendahkan hati orang yang meresponi-Nya. Semakin dekat dengan Tuhan dan kemuliaan-Nya semakin kita membuang semua kemuliaan diri sendiri.

Ada sebagian lain belajar mengenai doa syafaat karena melihat sesuatu hal yang menarik, kemudian mereka membuat berbagai anggapan dan penafsiran sendiri berdasarkan keinginan, kemauan, dan pengalaman mereka sendiri. Mereka sudah menempatkan diri mereka dalam suatu panggilan rohani yang tidak diperuntukkan bagi mereka. Hasilnya adalah masalah demi masalah terjadi di dalam gereja Tuhan. Timbul perpecahan karena sebagian orang mulai mengajar dan berkhotbah tentang jenis dan cara berdoa syafaat peperangan yang sama sekali tidak bersumber dari kebenaran. Pada akhir zaman ini, jika orang-orang Kristen tidak berhati-hati, mereka akan berjalan dalam panggilan dan pemilihan yang tidak berasal dari Tuhan. Roh kesesatan, persaingan, perpecahan akan mencengkram kehidupan mereka dan menarik mereka keluar dari jalur panggilan Tuhan. Pendoa syafaat merupakan jabatan pelayanan yang sungguh teramat mulia dihadapan Tuhan, walaupun sering tidak mendapat kehormatan yang layak dimata manusia. Tetapi posisi mulia ini telah sering dirusak oleh kepentingan dan ambisi manusia. Sehingga banyak komunitas gereja tidak memiliki team doa syafaat yang penuh kuasa. Akibatnya banyak jiwa yang belum terbebas dari pelenggu dosa dan keterikatan meskipun disekeliling mereka penuh dengan gereja yang beranggotakan ribuan jemaat yang menyatakan dirinya telah lahir baru.

MELEPASKAN KUASA
Pendoa syafaat adalah partner Tuhan untuk pekerjaan-pekerjaan-Nya dimuka bumi ini. Dimasa Perjanjian Lama, Kitab Suci sudah memberi contoh melalui kehidupan doa Abraham, Musa, Daniel, Nehemia, Ester, dan seterusnya. Tetapi di ujung akhir zaman ini peran kita sebagai "partner" Tuhan lebih besar dan lebih penting lagi oleh sebab penutupan waktu manusia akan terjadi di zaman kita ini. Faktanya yang kita hadapi saat ini adalah kekuatan penuh barisan neraka menjelang mereka di eksekusi. Kuasa kegelapan sedang memakai mesin politik global Babel untuk berusaha menggeser firman Tuhan dari kehidupan kita bahkan dari gereja kita. Iblis sangat mengerti apa arti kuasa firman Tuhan, satu-satunya yang membuat dia gemetar. Tanpa pengertian firman orang Kristen tidak mengenal kuasa Ruach HaKodesh, Roh Kudus Tuhan, yang adalah sumber bekerjanya segala otoritas spiritual gereja di alam roh. Firman dan kuasa, tanpa keduanya, kekristenan kita mati, dan ini banyak terjadi disekitar kita. Ini bukan suatu dilema sosial, ini adalah bagian dari strategi peperangan Iblis. Akibatnya banyak gereja yang bahkan berani menyatakan tidak ada kuasa supranatural Roh Kudus di zaman ini, tidak ada mujizat di zaman ini, tidak ada kesembuhan Elohim di zaman ini, tidak ada pengurapan Elohim di zaman ini, itu menyangkali kuasa Ruach HaKodesh. "Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!" (2 Timotius 3:5).

Sudah saatnya sekarang kita semua memahami dengan jelas bahwa kita tidak dapat hidup berdasarkan doktrin, kita tidak dapat hidup berdasarkan kepercayaan denominasi kita, kita hanya dapat hidup berdasarkan HIDUP itu sendiri. "I am the way, the truth, and the LIFE" (John 14:6). Yeshua Hamasiah adalah hidup kita.

Di dalam doa peperangan, melepaskan kuasa itu berarti mengkombinasikan paduan yang dahsyat antara KUASA FIRMAN TUHAN DAN KUASA ROH KUDUS di dalam OTORITAS KERAJAAN-NYA.

Perpaduan yang sama terjadi ketika Tuhan menciptakan bumi dan segala isinya. Itu juga harus menjadi modal utama kita dalam peperangan: Firman Tuhan yang diucapkan dengan kuasa Roh Kudus di dalam Otoritas Kerajaan. Doa-doa peperangan yang keluar dari kedua unsur itu tidak akan pernah menghasilkan breaktrough di alam roh. Dan harap diingat bahwa peperangan kita kali ini merupakan perang habis-habisan di dalam periode akhir dari akhir zaman, mempertaruhkan berjuta-juta jiwa yang terhilang, mempertaruhkan semua aspek hidup orang Kristen untuk sampai kepada penggenapan pengharapan Tuhan atas gereja-Nya. Jalan harus dibuka, rintangan dan penghalang harus disingkirkan, dan segala aktivitas "dunia" harus dirobohkan. Perubahan-perubahan harus dinyatakan. Dan tidak ada perubahan sampai sesuatu berubah, dan tidak ada yang berubah tanpa pendoa syafaat yang berfungsi melepaskan kuasa perubahan di alam roh. (rp)

Panggilan kita sebagai pendoa syafaat adalah untuk berperang merubah iklim rohani yang telah dipengaruhi Iblis untuk menyesatkan pandangan orang terhadap kebenaran. Merubah situasi-situasi dan kondisi-kondisi yang telah dikontrol Iblis untuk kepentingannya.

Rabu, 28 Juli 2010

Artikel

Goncangan Telah Dimulai: Segala Sesuatu Yang Dapat Digoncangkan Akan Di Goncangkan

Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: "Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga. Ungkapan "Satu kali lagi" menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan" (Ibrani 12:26-27).

Waktunya untuk kita memperhatikan perubahan-perubahan yang terjadi dengan cepat diseluruh dunia. Pemerintahan goyah, kerusakan moral generasi, tindak kriminal yang meningkat tajam, krisis keuangan internasional, juga intensitas bencana alam dan penyebaran penyakit sampar yang menelan korban begitu besar dimana-mana. Kalau mau disebutkan satu persatu, kita akan mengalami kesulitan meliputnya walaupun dengan peralatan teknologi canggih sekalipun.

Goncangan besar memang telah dimulai, dan setiap kali terjadi peristiwa baru juga terjadi goncangan baru. Peristiwa-peristiwa dunia akan terus berlanjut dan akan bermuara kepada nubuatan Kitab Suci tentang kedatangan Yeshua Hamasiah yang kedua kali, dimana goncangan akan mencapai titik kulminasinya. Setiap goncangan dalam hari-hari menjelang akhir ini cukup sanggup untuk menggetarkan siapapun walaupun sebenarnya kita tidak perlu terkejut dengan itu karena Kitab Suci telah mengatakannya.

Nubuatan memang sedang digenapi satu-persatu di depan mata kita. Ketika kita membaca surat khabar seakan kita sudah tahu dimana akan terjadi ledakan besar, kita mengerti goncangan yang akan terjadi dihadapan kita, apakah itu masalah ekonomi, politik, sampai ke area pribadi dan rumah tangga. Tuhan sudah mengatakan apa yang terjadi sekarang sejak ribuan tahun yang lalu.

Berita-berita di televisi menayangkan rekaman peristiwa dari berbagai krisis yang sedang terjadi di dunia, peperangan, sampar, gempa bumi, tindakan terorisme, bahkan juga tentang bangkitnya kesadaran global terhadap upaya mengandalkan kekuatan dunia yang bersatu. Masyarakat dunia sedang menuju kepada penyatuan global dimana diharapkan bahwa dunia yang bersatu ini akan memiliki kemampuan untuk menjawab segala permasalahan dunia baik saat ini ataupun masa yang akan datang.

Upaya Babel dalam kitab Kejadian pasal 11 sedang digenapi melalui system anti Tuhan yang sudah marak dimana-mana. Kehidupan manusia sedang digiring kedalam perangkap Iblis yang disebut globalisme. Dan banyak orang Kristen berjalan dalam ketidak-mengertian sehingga ikut menceburkan diri dan hanyut kedalam konsep Babel tersebut, termasuk menterjemahkannya di dalam konsep "penyatuan Tubuh Hamasiah". Bahkan banyak gereja Tuhan sedang ikut terseret kedalam kecenderungan arus dunia dengan melupakan atau tidak mengerti Visi Global Elohim yang sedang menuju menggenapan sempurnanya. Manusia tengah berjalan menuju puncak keunggulannya sebagai mahluk ciptaan. Tetapi berapa banyak manusia yang mengerti bahwa optimalisasi keunggulan manusia tersebut merupakan batas akhir sejarah manusia?

MENUJU KEMANA?
Memang, goncangan juga terjadi di dalam hal rohani pribadi umat Tuhan, keluarga, dan dalam bentuk komunitas gereja dengan segala pelayanannya. Problema dalam rumah tangga, keluarga, seperti ancaman perceraian, anak-anak yang memberontak, masalah keuangan, masalah penyakit, masalah pekerjaan, bahkan masalah kehidupan sosial ber-masyarakat, semuanya tidak terlepas dari jalur goncangan, tidak satupun mampu menghindarinya. Sedang menuju kemana sebenarnya goncangan-goncangan ini?

Bagi dunia jelas kegoncangan ini menuju kepada penyatuan global, globalisme, dimana goncangan-goncangan akan menghancurkan setiap sendi, system dan kekuatan yang berdiri sendiri supaya tercipta ketergantungan global dalam satu system Babel yang bersifat universal, yang pada targetnya akan membentuk satu Tatanan Dunia Baru dengan satu bahasa politik, satu bahasa keuangan, satu bahasa agama, dan satu pemimpin dunia: Antikris. Kitab Suci dengan jelas mengatakan kondisi-kondisi tersebut akan terjadi menjelang kedatangan Yeshua Hamasiah yang kedua ke planet bumi ini.

Saat ini, aktivitas gerakan globalisme seakan dipercepat menuju kepada penggenapannya yang hanya tinggal sedikit waktu lagi, yaitu dengan memanfaatkan goncangan yang dilakukan Tuhan atas dunia. Iblis selalu berusaha mengambil keuntungan dalam setiap gerakan Tuhan. Keadaan dan situasi dunia telah memberikan petunjuk penting bagi kita. Begitu sering kita mendengar para politikus, ekonom dan bahkan rohaniawan berbicara soal globalisme.

Secara politik saat ini sudah tidak ada satupun pemerintahan negara di dunia yang punya kemampuan untuk eksis tanpa ketergantungan dari negara-negara lain. Tidak ada satupun pemerintahan negara yang tidak tunduk kepada hukum internasional, yang menekan mereka kepada kehendak dunia.

Secara ekonomi, tidak ada satupun negara di dunia yang mampu menghidupi rakyatnya tanpa dukungan internasional. Ekstremnya, tidak ada satupun negara di dunia yang akan berhasil membangun negaranya tanpa hutang internasional.

Secara agama, tidak ada satu agamapun di dunia yang bebas dari tujuan Gerakan Zaman Baru dan politik universialisme kepercayaan global. Penyesatan Iblis dalam bidang rohani ini merasuk ke dalam semua agama dunia, termasuk agama Kristen. Tidak satupun terlepas dari pengaruhnya.

Melalui goncangan-goncangan yang di kerjakan Tuhan, Iblis berusaha mengambil keuntungan sebanyak mungkin dengan antara lain menawarkan konsep "persaudaraan dunia, humanisme universal, hak azasi, dan lingkungan hidup", bahkan "penyatuan Tubuh Hamasiah" (Akan dibahas kemudian). Dan tampaknya ia berhasil menjauhkan banyak sekali manusia dari kebenaran Tuhan, dengan menjadikan konsep-konsep universal tersebut sebagai landasan dalam beragama, atau bahkan menjadikan konsep tersebut sebagai agama baru, agama universal, agama global. Secara pasti, politik, ekonomi, dan agama dunia sedang berjalan kepada The New World Order, Tatanan Dunia Baru yang oleh dunia dianggap sebagai satu-satunya cara penyelesaian segala permasalahan dunia.

Tetapi Kitab Suci menggambarkan dunia sedang berjalan menuju penghancuran dirinya sendiri. Persatuan dunia atau globalisme, universialisme dalam segala bidang kehidupan manusia merupakan rencana, sarana dan kondisi yang diciptakan Iblis untuk memunculkan Antikris naik tahta dunia menjadi pemimpin tunggal mewakili kepentingan kerajaan setan.

BAGAIMANA DENGAN GEREJA TUHAN?
Goncangan sudah dimulai, "Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga" (Ibrani 12:26). Disini Tuhan tidak hanya berbicara mengenai planet bumi dan angkasa, tetapi menyangkut segala hal dalam kehidupan dunia dan kehidupan rohani manusia. "Ungkapan satu kali lagi menunjuk tentang perubahan kepada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan" (Ibrani 12:27).

Tuhan berbicara tentang perubahan segala sesuatu, termasuk kehidupan rohani umat-Nya dan sekaligus goncangan pada kerajaan kegelapan di alam spiritual (langit). Bagi umat Tuhan di akhir zaman ini, goncangan berarti pengujian dan pemurnian. Bagi siapapun yang belum sungguh-sungguh menjalani kehidupan Kristen, akan diuji, di goncangkan supaya runtuh segala yang bukan dari Tuhan di dalam tubuh kehidupan kita.

Saudara hanya "beragama" Kristen? - silahkan bersiap untuk masuk ke dalam pengujian Tuhan melalui goncangan-goncangan di dalam kehidupan saudara. Tuhan menginginkan umat yang tidak tergoncangkan karena berpegang sepenuhnya kepada apa yang tidak mungkin tergoncangkan, yaitu Yeshua Hamasiah. Dan itu tidak mungkin diperoleh dalam mereka yang hanya "beragama" Kristen dan tidak mempunyai relation dengan Tuhan. Kita tidak mungkin mengikut Tuhan setengah-setengah, sementara kita hidup berkompromi dengan hal-hal yang duniawi. Pergi ke gereja sekaligus mengikut dukun-dukun dan paranormal-paranormal. Kita tidak mungkin berkenan kepada-Nya tanpa kita sungguh-sungguh bertobat, berpaling dari kehidupan duniawi saudara dan menerima kelahiran baru. Tuhan perlu memurnikan kita dengan ujian-ujian iman melalui goncangan. Kita sebagai manusia terlalu bebal untuk bertobat, apalagi kalau keadaan kita sangat settle dan comfortable. Kehidupan Kristen bukan hanya mengakui Yeshua Hamasiah sebagai Tuhan dan setelah itu kita bisa berbuat apa saja. Tetapi mengenal Dia atau lebih tepat lagi dikenal oleh Dia (Galatia 4:9), yang perlu kita capai.

"Segala sesuatu yang dapat digoncangkan akan digoncangkan". Dan itu bisa berarti aniaya dan penghakiman bagi umat dan komunitas gereja Tuhan. Saudara yang mengerti tidak akan heran menyaksikan atau mendengar begitu banyak umat dan gereja Tuhan yang mengalami aniaya di akhir zaman ini. Proses pemurnian Tuhan atas gereja-Nya sudah dimulai, bahkan pertama dari goncangan Tuhan terhadap yang lain.
"For the time is come that judgement must begin at the house of God"
(1 Peter 4:17).

Kita tidak bisa lari dari kenyataan bahwa masih begitu banyak gereja Tuhan yang berjalan keluar dari rel-Nya. Tradisi, legalistik, bahkan prinsip-prinsip bisnis seringkali menghambat pekerjaan Ruach HaKodesh dalam membangun dan membangkitkan gereja-gereja mati, sementara mereka berpikir mereka sudah berjalan dalam kebenaran. Kita memang tidak punya hak untuk menghakimi, dan tidak perlu karena penghakiman itu datang sendiri, firman-Nya yang menghakimi. Apa yang tidak sesuai dengan firman-Nya pasti tergoncang, karena Tuhan ingin memunculkan pembaruan yang ekstrim atas Tubuh-Nya sendiri.
"Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru…"
(Yesaya 43:19).

Hari Tuhan sudah mendekat, tidak tersisa banyak waktu lagi untuk bersiap. Pembaruan demi pembaruan harus segera dilakukan, konsep-konsep yang salah tentang Tuhan harus dibenarkan, pengetahuan harus diberitakan dan diajarkan, kemuliaan Tuhan harus nyata di gereja akhir zaman-Nya, dan itu sebabnya Ia membiarkan gereja-Nya digoncang, dianiaya, masuk di dalam proses penghakiman-Nya. Karena sesuatu yang baru akan datang hanya setelah yang lama dihancurkan melalui goncangan. Gerakan Ruach HaKodesh di ujung akhir zaman ini benar-benar dahsyat dan mampu membawa pemisahan untuk menghadirkan persatuan Tubuh-Nya.

PADANG GURUN PENGUJIAN
Tuhan sedang menggiring gereja-Nya masuk ke padang gurun, untuk pada waktunya mendapatkan tanah Kanaan. Tanpa padang gurun tidak ada Kanaan, tanpa proses dalam api pemurnian tidak ada emas murni. Kita tidak akan pernah mendapatkan yang baru selama kita masih berpegang kepada yang lama, yang usang, dan yang ketinggalan zaman. Tuhan sudah merubah situasi dan kondisi sekarang sesuai dengan zaman dimana Ia akan datang. Melalui pembukaan meterai, hikmat dan pewahyuan baru tentang Tuhan diberikan. Melalui kuasa Ruach HaKodesh umat-Nya dibawa semakin mengerti dan semakin dekat kepada-Nya. Dan melalui "kepenuhan-Nya" gereja-Nya akan mampu berjalan dari glory to glory, dari kasih karunia kepada kasih karunia (Yohanes 1:16), sehingga kemuliaan Tuhan nyata atas gereja-Nya dan menjadi saksi kepada dunia.

Kalau saudara saat ini merasa masuk ke "padang gurun", mengucap syukur, karena aniaya dan penderitaan akan membuahkan ketekunan, dan ketekunan membuahkan pengharapan, dan pengharapan tidak akan mengecewakan. Relakan hati dan bertobat, karena kemuliaan Tuhan akan segera dinyatakan kepada saudara. Gerakan Tuhan di akhir zaman melalui kuasa Ruach HaKodesh-Nya menuju kepada pembenaran dan pengudusan gereja-Nya. Jika kita tidak berada di dalam gerakan ini, kita tidak akan pernah sanggup untuk melalui goncangan demi goncangan. Dalam jalurnya, Tuhan mengkontrol setiap proses pemurnian, we are in His control. Be sure of that! Tetapi di jalur dunia, Iblis yang mengontrol, secara pasti kita akan dibawa menjauh dari Tuhan oleh penyesatan dan kenajisannya.

Pertanyaannya, bagaimana kita mampu berada di dalam gerakan Tuhan, yang bisa berarti aniaya dan penderitaan untuk pemurnian itu? No other way kecuali berpegang kepada apa yang tidak tergoncangkan: YESHUA HAMASIAH, sehingga kita bebas dari penghakiman atas dunia. Dan bagaimana berpegang kepada-Nya? tidak mungkin kecuali kita hidup di dalam Roh, artinya hidup di dalam tuntunan Roh Tuhan atas roh kita, bukan karena keinginan daging (Roma 8:1-17). Dan tentu itu tidak semudah seperti kita membicarakannya.

Tetapi kita tidak perlu takut, bukan waktunya untuk gelisah, sekarang waktunya untuk berbuat sesuatu. Saatnya untuk meningkatkan kwalitas manusia rohani, dan memelihara hubungan yang dekat dengan Tuhan. Miliki kerinduan untuk mengenal Dia dengan benar, sebab Dia akan menjawab segala kerinduan (Matius 5:6). Benahi konsep-konsep yang salah tentang Tuhan oleh hikmat pewahyuan yang diberikan Ruach HaKodesh kepada setiap hati yang rindu. Tanpa hikmat-Nya kita akan terperangkap ke dalam aneka "juice" doktrin manusia.

PEKERJAAN TUHAN
Goncangan-goncangan yang terjadi bukan pekerjaan Iblis. Ini adalah goncangan yang dilakukan oleh Tuhan sendiri (Ibrani 12:25-27), tetapi yang juga dimanfaatkan oleh Iblis. Gereja Tuhan sedang memasuki ujian iman terbesar yang pernah dialami, menjelang kedatangan Tuhan kita. Beberapa orang yang Lack of knowledge berusaha menghimpun doa mengikat setan-setan untuk menghentikan goncangan ini.

Tetapi Tuhan sudah menyatakan jalan-Nya, dan kalau Tuhan menggoncang, doa apapun tidak mampu menghentikannya. Justru doa-doa kita seharusnya diselaraskan kepada rencana-rencana besar Tuhan, sebab itu mari kita berdoa untuk terjadinya suatu goncangan Tuhan yang besar karena melalui goncangan itu kita semua dimurnikan untuk dilayakkan. Berdoa untuk hadirnya GELOMBANG KUASA RUACH HAKODESH YANG MENGGONCANG SEGALA SESUATU.

Kalau menolak untuk dimurnikan, itu hak masing-masing, tetapi sama sekali tidak dapat menghentikan goncangan global ini. Siapapun kita, apakah pekerja-pekerja sekuler, pekerja-pekerja gereja Tuhan, apakah penginjil atau pendeta, kalau kita tidak mau menempuh ujian kenaikan "kelas" rohani melalui goncangan Tuhan ini, maka kita tidak mungkin di luluskan. Ini goncangan di dalam periode proses penyempurnaan manusia yang terakhir yang Tuhan lakukan. Waktunya sudah demikian mendekat, mungkin lebih dekat dari yang kita pikirkan. So, masuk ke padang gurun itu untuk memperoleh "Kanaan" pada waktunya.

ROH DENOMINASI
Judgement must begin at the house of God, segala sistem, struktur denominasi yang tidak berada di dalam garis-nya Tuhan, akan hancur. Roh denominasi yang banyak bekerja di dalam gereja Tuhan merupakan penyebab dari banyaknya perpecahan gereja. Yeshua Hamasiah berdoa supaya kita menjadi satu, Ia tidak pernah berdoa supaya kita menjadi baptis, metodis, presbitarian, liberal, konservatif, atau Injili. Ia berdoa supaya kita menjadi satu, sama seperti Dia dan Bapa adalah satu, tetapi gereja Tuhan terpecah-belah. Selama gereja Tuhan tidak hidup di dalam DIA dan DIA di dalam kita, maka persatuan gereja Tuhan hanyalah mimpi.

Gereja Tuhan bersatu hanya di dalam Dia, di dalam Ruach HaKodesh yang menyatukan. Roh Tuhan sendiri yang akan mempersatukan mereka yang hidup di dalam Dia. Saudara menginginkan penyatuan gereja Tuhan? Hidup di dalam Dia maka penyatuan itu akan datang bukan dari hasil usaha manusia tetapi melalui pekerjaan Ruach HaKodesh. Sudah terlalu sering gereja Tuhan mencoba untuk mengambil alih pekerjaan yang hanya dapat dilakukan oleh Roh Tuhan dengan alasan klise: kita harus berbuat sesuatu untuk menyatukan gereja. Kalau ada satu hal yang harus saudara lakukan maka hal itu adalah: Hidup di dalam DIA. Dengan demikian Ruach HaKodesh akan mempersatukan gereja-Nya (hanya yang ada di dalam Dia).

Sebenarnya keberadaan denominasi bukanlah menjadi persoalan besar, tetapi bila kita mulai membangun tembok-tembok isolasi, pemisah, serta menimbulkan saling curiga dan ketidak-percayaan, itu baru jadi persoalan besar. Roh denominasi akan membawa kita kepada mengutamakan gereja kita daripada Tubuh Hamasiah. Puji Tuhan, goncangan itu dilakukan-Nya. Segala kekuatan struktural dan system dunia yang banyak diterapkan gereja Tuhan akan dihancurkan. Segala tradisi-tradisi manusia, doktrin-doktrin manusia, dan interprestasi-interprestasi manusia harus dirobohkan.

Gereja Tuhan harus berdiri diatas Batu Karang Yeshua Hamasiah dan segala kebenaran firman-Nya maka alam maut tidak akan menguasainya. Gelombang pemisahan yang nyata akan terjadi di dalam gereja, sehingga akan tercipta suatu garis pemisah yang jelas antara dua kelompok besar. Yaitu antara mereka yang ingin turut serta di dalam gerakan Ruach HaKodesh dan mereka yang terpaut pada hal-hal yang tampaknya rohani tetapi sesungguhnya menyangkal kuasa Tuhan (2 Timotius 3:5).

Hanya yang tidak tergoncangkan yang akan "diangkat" dan dipromosikan, yang murni, yang benar, dan yang menjadi "Rumah Doa" Tuhan sesungguhnya. Gereja Tuhan yang kudus akan semakin kudus oleh goncangan ini, dan yang najis akan semakin najis. Yang baik bertambah baik, yang jahat bertambah jahat. "Sedangkan orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka akan menyesatkan dan disesatkan" (2 Timotius 3:13). Itu kondisi gereja yang dinubuatkan terjadi di akhir zaman menjelang kedatangan-Nya. Tetapi Tuhan masih memiliki umat-Nya yang setia, Ia akan memurnikan mereka, melengkapi mereka dengan kuasa, dan memakai mereka secara hebat dan dahsyat di hari-hari mendatang dalam tahap selanjutnya dari gerakan Ruach HaKodesh yaitu menggenapi Visi Global-Nya.

Mari, kita sungguh-sungguh mengenal Dia, niscaya kebenaran Tuhan menjadi bagian hidup dan menghidupi kita selamanya by our faith di dalam Yeshua Hamasiah. Goncangan Tuhan sudah dimulai, bagi umat-Nya Tuhan telah memberikan kuasa Ruach HaKodesh dengan sangat berlimpah untuk bisa tetap tahan berdiri ditengah badai sekalipun. Sedangkan goncangan di langit kegelapan menyebabkan kuasa-kuasa setan bekerja lebih giat untuk menyesatkan manusia, mereka tahu, penghukuman mereka sudah dekat.

Kita sedang berdiri di garis batas waktu yang terakhir, di dalam area waktu yang paling kritis dan paling menentukan, yang tentu menuntut kita untuk berlomba mencapai garis akhir, Kanaan, Tanah Perjanjian.

Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil, yang telah kamu dengar dan yang telah dikabarkan di seluruh alam di bawah langit, dan yang aku ini, Paulus, telah menjadi pelayannya (Kolose 1:23).

SIASAT DAN TUJUAN IBLIS
Memang, kita sedang berdiri di garis batas waktu yang terakhir, yang menuntut kita untuk berlomba mencapai garis akhir. Goncangan demi goncangan yang dibuat Tuhan sekali lagi akan memurnikan umat-Nya. Perlu diketahui bahwa goncangan inipun dipakai oleh Iblis dan setan-setannya untuk semakin aktif dan agresif menjerumuskan manusia dalam kesesatannya.

Dalam konteks ini kita melihat bahwa goncangan merupakan pergumulan antara tujuan Tuhan di dalam hidup kita melawan tujuan Iblis di dalam hidup kita. Pergumulan antara hukum Tuhan dengan berbagai sifat dosa. Iblis akan menyerang setiap titik lemah dalam hidup kita, itu pasti. Ia menawarkan apa yang oleh dunia disebut sebagai kesenangan sampai akhirnya mereka tidak lagi bermain-main dengan dosa, melainkan dosa yang mempermainkan mereka. Hanya saja permainan ini menuju maut, dosa mencengkram, mengikat dan menguasai mereka sehingga tidak dapat melepaskan diri lagi. Terjerat dalam kuasa Iblis, itu tujuan Iblis memakai goncangan yang dibuat Tuhan untuk memurnikan umat-Nya. Ia mengambil kesempatan di dalam setiap kesempitan hidup umat Tuhan.

Atmosfir keteraturan Tuhan sedikit demi sedikit diangkat sesuai dengan selesainya waktu perjanjian Tuhan dengan bumi ini (kita akan membahasnya kemudian). Titik nol dari terangkatnya atmosfir Elohim itu akan dicapai ditengah masa 7 tahun tribulasi. Dan sejak saat itu goncangan akan mencapai titik kulminasinya. Hanya mereka yang tinggal di dalam Dia dan kebenaran-Nya will be survive. Renungkan semua itu. (Red)
Ada suatu gelombang kejutan yang lebih bergoncang daripada gempa bumi, lebih tak tertahankan daripada gelombang sunami, lebih tak terkendalikan daripada suatu tornado …. tetapi seribu kali lebih diinginkan daripada yang manapun dari semua itu:

GELOMBANG KUASA RUACH HAKODESH YANG MENGGONCANG SEGALA SESUATU

PERSEPULUHAN

Maleakhi 3:10

Menurut anda apakah persepuluhan itu?
1. Secara matematika persepuluhan adalah 1/10.(Kej 28:22)
2. Secara tertulis persepuluhan adalah hukum.(Ul 14:22)
3. Secara moral persepuluhan adalah hutang. (Mal 3:8)
4. Secara ekonomi persepuluhan adalah investasi (Luk 6:38)
5. Secara rohani persepuluhan adalah berkat (Mal 3:10)

Sebenarnya ditinjau dari sudut manapun, persepuluhan merupakan fakta bahwa setiap orang percaya wajib melakukannya. Allah telah mengatakan orang yang memberikan persepuluhan akan diberkati oleh Allah. Bahkan Allah menantang bila mereka melakukannya Ia akan membuka tingkap-2 langit dan Ia akan mencurahkan berkatNya. Konsekuensinya bila persepuluhan ini tidak dilakukan mereka akan terkena kutuk. Pikirkan resiko ini. Saya tidak bermaksud menakut-nakuti anda, karena orang yang mencintai Tuhan tidak akan segan memberikan apa saja kepada Tuhan, apalagi cuma sepersepuluh dari gaji atau penghasilan kita.

Alkitab telah menyingkapkan rahasia berkat melalui persepuluhan. Tidak salah bila anda mengharapkan berkat setelah anda membayar persepuluhan, tetapi marilah kita melakukannya karena kita mencintaiNya.

Selasa, 27 Juli 2010

GARIS KOMUNIKASI

Amos 3:8

Dimata bangsa Israel yang tidak bertobat, nabi Amos terkenal dengan “si lidah tajam” karena ia terlalu keras berbicara tentang dosa-2 orang Israel. Namun menanggapi reaksi ini ia tidak peduli sebab Amos tahu bahwa ia dipanggil untuk menyampaikan firman Tuhan yang hidup. Bagi kitapun berlaku tugas dan tanggung jawab ini. Namun sayangnya banyak dari kita malah melalaikan perintah Tuhan untuk menyampaikan firmanNya kepada dunia ini, malah kitapun sering kompromi dengan dunia ini. Mengapa? Karena kita tidak membangun garis komunikasi yang baik dengan Tuhan.
Komunikasi yang baik akan membangun hubungan yang baik pula. Dan dari hubungan yang baik itu akan menghasilkan sesuatu yang baik pula. Ada tiga hal yang perlu diperhatikan untuk menjalin komunikasi yang baik antara kita dengan Allah, yaitu :

Pertama, Firman Allah. Bergaul dengan Allah berarti bergaul juga dengan firmanNya. Sebab melalui membaca dan merenungkan firmanNya kita akan semakin mengenalNya dan kuasaNya akan mengalir dalam hidup kita.

Kedua, Doa. Tanpa doa rohani kita akan kering bahkan mati.

Ketiga, hidup yang disiplin. Adalah hidup yang menurut prinsip firman Tuhan ( kekudusan, kasih, kesabaran dll).

DIDIKAN TUHAN

Yunus 2:1

Allah mendidik Yunus dalam perut ikan. Jangan berpikir bahwa tinggal dalam perut ikan itu enak dan nyaman. Mungkin kalau ada pilihan Yunus lebih suka tinggal didalam WC daripada dalam perut ikan yang super pengap, super gelap, super amis dan super menyebalkan. Peristiwa tertelannya Yunus kedalam perut ikan memberikan pelajaran bagi kita :

Pertama, jangan menunggu persoalan datang baru kita berdoa.

Kedua, apabila Tuhan menegur kita, bertobatlah.

Senin, 26 Juli 2010

JALAN LEBAR DAN SEMPIT

Matius 7:12-14

Setiap orang menyukai jalan yang lebar, luas, dan tidak banyak hambatan, karena perjalanan akan tenang dan lancar. Tetapi dalam kehidupan manusia, perjalanan melewati jalan yang lebar adalah mencelakakan, karena jalan ini menuju kepada kebinasaan kekal. Dengan jalan ini anda bisa menentukan standar moral sendiri. Anda tidak terikat dengan berbagai peraturan dan hokum. Prinsipnya asal aku senang ya lakukan! Dan jalan ini sungguh popular, karena “banyak orang yang masuk melaluinya”. Cobalah hidupkan pesawat televisi anda atau bukalah majalah-2 dunia, maka anda akan menemukan berita orang-2 yang senang dengan jalan lebar ini. Mereka tidak segan-2 mengumumkan perceraian, atau pernikahannya yang ke-10, atau tanpa malu menghujat nilai-2 agama dsb. Bagaimana dengan jalan yang sempit?

Petama, jalan ini berat. Dijalan ini anda bukanlah yang membuat peraturan. Sebaliknya, anda harus menhormati hukum Allah dan batasan-2 moral yang telah ditetapkan. Jalan ini membutuhkan penyangkalan diri. Ada kayu salib yang harus dipikul agar anda berhasil melalui jalan ini.

Kedua, jalan ini sepi dan tidak banyak orang yang melaluinya. Anda mungkin akan merasa kesepian karena orang lain segan untuk mengikuti anda. Malahan mereka akan menertawakan anda, mengejek, dan mengatakan anda bodoh, sok alim, dsb. Tetapi justru inilah jalan yang menuju kepada kehidupan.

Saudara bila anda telah mengambil keputusan untuk mengikuti Kristus berati anda telah ditentukan untuk melewati jalan sempit ini. Diejek, diolok, dihina, bahkan dianiaya. Namun itu adalah hal yang biasa, karena Tuhan Yesus telah berkata,”jikalau mereka telah menganiaya Aku,mereka juga akan menganiaya kamu”(Yoh. 15:20).

Jalan yang lebar adalah jalan orang fasik, kata firman Tuhan (Amsal 4:14). Alkitab memperingatkan “jauhilah jalan itu, jangan melaluinya, menyimpanglah daripadanya dan jalanlah terus ( Amsal 4:15).

Jadi bila anda telah mengambil keputusan untuk mengikuti jalan yang sempit, BERJALANLAH TERUS! Jangan tergoda untuk menyimpang dan kembali pada jalan yang lebar itu.

Minggu, 25 Juli 2010

JENIS HATI MANUSIA

Matius 13:1-23

Tuhan Yesus membuka sebuah rahasia keberhasilan dan kegagalan orang percaya melalui pengertian 4 jenis tanah yang merupakan gambaran dari hati manusia.
Jenis pertama- tanah dipinggir jalan, adalah orang yang mempunyai hati yang keras yang disebabkan oleh dosa. Mereka mendengarkan firman Tuhan tetapi sulit untuk menerimanya. Mereka tidak mau ditegur dan mereka tidak ingin ada orang mencoba mengusik kesenangan dagingnya. Meskipun mereka duduk diantara kerumunan orang-2 yang mendengarkan firman, tetapi hatinya tidak meresponi firman yang disampaikan, akibatnya iblis mencuri firman tersebut.

Jenis kedua- tanah yang berbatu-batu, adalah orang yang tidak mempunyai gairah akan hal-2 rohani. Mereka adalah golongan orang Kristen “asal”- asal kegereja, asal berdoa, asal memuji Tuhan,dll. Mereka hanya menyukai kotbah yang lunak atau kotbah tentang berkat. Akibatnya mereka tidak mempunyai akar yang kuat. Apabila ada persoalan melanda dengan mudah mereka akan meninggalkan Tuhan.

Jenis ketiga- tanah yang bersemak duri, adalah orang yang membiarkan benih semak duri bertumbuh. Semak duri adalah benih duniawi. Iman mereka memang bertumbuh, tetapi disisi lain mereka membiarkan perkara duniawi juga bertumbuh. Hati mereka terbagi menjadi dua. Mereka melayani Tuhan tetapi juga menjadi hamba uang. Karena pikiran mereka hanya dipenuhi oleh materi saja, akhirnya firman yang mereka terima terhimpit oleh hal-2 ini.

Jenis yang keempat- tanah yang baik, adalah orang yang menerima dan memahami firman. Mereka haus akan firman dan rindu untuk lebih dalam lagi bersekutu dengan Tuhan. mereka membaca firman Tuhan setiap hari dan melakukannya dengan sungguh-2.

Artikel

Memperebutkan Dataran Tinggi Golan: Israel Vs Suriah.

Permusuhan panjang antara Israel dengan Suriah (Syria) sudah berlangsung sejak Perang 1967, ketika Israel berhasil merebut Dataran Tinggi Golan, kemudian berlanjut dengan keterlibatan kedua pihak dalam perang Lebanon tahun 1982-1983. Permusuhan ini telah berjalan selama tiga dekade di akhir abad ke-20 dan sampai kini masih berlanjut. Tetapi situasi agak berubah ketika Israel mencapai kesepakatan damai dengan Palestina, yang ditandai dengan Perjanjian Madrid, Oslo I dan II, serta berbagai kesepakatan yang terkait, dimana Israel merasa sudah tiba saatnya untuk berunding, begitu juga Suriah.

PENYANGGA STRATEGIS
Perundingan-perundingan yang terjadi kemudian ternyata alot dan rumit, karena perbedaan pandangan yang selama ini menjadi inti konflik antara kedua negara tersebut, yang juga menjadi konflik antara negara-negara Arab dengan Israel. Suriah di bawah kepemimpinan Hafez al Assad (alm) menentang setiap upaya Israel untuk terus mengukuhkan pendudukannya atas Dataran Tinggi Golan. Suatu dataran tinggi yang memanjang disepanjang danau Galilea sampai ke utara Israel di ketinggian gunung Hermon (2.814 meter) yang berpuncak salju setebal 11/2 meter, dimana Israel dengan 20.000 pasukannya dapat mudah memantau musuhnya serta bisa mengawasi sumber air terbesar yang masuk ke danau Galilea. Bagi kepentingan Suriah, dataran tinggi Golan adalah segala-galanya.

Dataran tinggi ini adalah penyangga strategis dan dari sini Damaskus (Damsyik) dengan mudah memukul mundur Israel atau bahkan menyiapkan sebuah serbuan besar-besaran ke Israel. Dengan menguasai Golan yang sejuk, juga berarti menyediakan sumber air bagi Lembah Bekaa. Lembah Bekaa dan Golan adalah garis sepadan, pusat militer serta pusat pertanian dan kultural Suriah. Golan adalah sebuah prestise yang harus tetap erat dipegang Damaskus. Dalam masa tiga dekade, kawasan selebar 10 mil itu dikuasai Israel, bahkan telah dimasukkan dalam peta geografi Israel Raya.

Saat ini Suriah harus membiayai 30.000 pasukan yang dikonsentrasikan dekat Golan dan Lebanon Selatan yang rawan karena Israel membangun zona demiliterisasi dan sering bertempur dengan grilyawan Hizbullah. Suriah menuntut pengembalian Golan tanpa syarat. Sebaliknya Israel menuntut agar Damaskus menghentikan dukungan terhadap gerilyawan Hizbullah yang setiap saat menembakkan peluru meriam Katyusha dari Lebanon Selatan.

SURIAH & LEBANON
Suriah dengan Lebanon ibarat saudara yang merangkum tiga sintesis: kultural, politik, dan militer, yang berakar selama puluhan, bahkan ratusan tahun. Sejak pemerintahan Presiden Bashir Gemayel, Amin Gemayel sampai pada era Emile Lahoud, Beirut selalu berkiprah kepada Damaskus. Bahkan Damaskus menganggap Lebanon adalah provinsi Suriah sendiri. Ini suatu kenyataan politik dan sejarah yang tidak dapat dipungkiri Israel. Damaskus berpengalaman pahit ketika pasukannya ditekan untuk mundur dari Beirut pada Agustus 1983 berdasarkan Perjanjian Damai Philip Habib. Para Jenderal Suriah harus menarik mundur Brigade Hittin dari Beirut Barat. Dan menarik sebuah brigade yang prestisius merupakan tamparan berat bagi Suriah. Tetapi langkah ini diambil juga untuk melerai pertempuran yang berlarut dengan pasukan Israel, yang mungkin akan mengalahkan brigade Suriah yang tangguh itu. Tekanan ini menyakitkan, seperti tekanan dan kekalahan yang dialami pada Perang 1967, ketika Israel berhasil mepecundangi Suriah.

Namun inti pertikaian utama sebenarnya adalah masalah Dataran Tinggi Golan. Suriah tetap pada pendiriannya untuk menerima kembali Golan tanpa syarat. Sedangkan Israel menawarkan beberapa pilihan untuk mengembalikan Golan dengan berbagai syarat yang ketat. Misalnya dengan tetap mempertahankan peralatan Early Warning System untuk mengamati musuh secara dini. Dan Damaskus harus menghentikan serangan dan infiltrasi gerilyawan Hizbullah ke Israel Utara. Pos-pos pengamatan Israel di Dataran Tinggi Golan, terutama di puncak Hermon, membuat Suriah tidak berkutik karena Damaskus tidak akan pernah dapat melancarkan serangan secara diam-diam terhadap Israel, dan cuaca disana membuat satelit pengamat sukar dioperasikan dan patroli udara sangat mahal.

Sebagai negara yang relatif kecil, Israel tidak memiliki suatu daerah khusus yang dapat diserahkan kepada penyerangnya sebagai pancingan atau taktik ketika serangan militer pertama dilancarkan. Karena itulah IDF (Israel Defense Forces) selalu mengandalkan serangan dadakan dan mengerahkan seluruh kekuatannya untuk menahan musuh agar tetap berada diluar garis perbatasan. Hal ini juga berarti kebutuhan mutlak bagi Israel untuk memiliki informasi yang akurat dan tepat waktu tentang rencana penyerangan musuhnya, sehingga Israel dapat melancarkan serangan lebih dahulu. Meskipun benar bahwa Suriah dapat mencapai semua titik lokasi dari setiap tempat di Israel dengan rudal Scud-C mereka (baik yang berhulu ledak konvensional maupun nuklir atau biologi), akan tetapi posisi strategis Dataran Tinggi Golan menghalangi penyerbuan tentara daratnya. Hanya ada dua tempat yang menjadi jalan bagi Suriah, yaitu daerah Tel Fars dan daerah Quneitra. Itu sebabnya mengapa Israel yang memiliki pasukan yang berjumlah kecil mampu bertahan dari serbuan seribu tank Suriah dimasa perang Yom Kippur. Jika Israel tidak menguasai Golan, maka mereka harus memukul mundur serangan musuh di dalam daerah mereka melalui daerah-daerah yang padat penduduk seperti Lembah Hula, Lembah Yordan, dan Galilea. Dan itu berarti akan memakan korban jiwa yang sangat banyak dan mengerikan.

Israel sangat membanggakan pasukan elite-nya yang ditempatkan di sistem pemberitahuan dini Golan, yang berjarak hanya 500 meter dari garis demarkasi. Dari ketinggian 1.500 dan 2800 meter di atas lereng terjal dan puncak Gunung Hermon, pasukan Israel dengan mudah memantau setiap gerakan pasukan Suriah di utara. Pasukan elite Israel yang juga terlatih untuk perang di pegunungan salju juga bisa mengamati kota Damaskus yang jauhnya sekitar 43 kilometer. Sementara itu di Golan saat ini sudah ada sekitar 17.000 pemukim Yahudi yang sudah menetap disana sejak tiga dekade dan hidup dari hasil perkebunan, terutama anggur dan apel. Mereka memperoleh previlese yang diberikan pemerintah dan tidak bersedia keluar dari Golan dengan begitu saja.

Dataran Tinggi Golan sangat kaya dengan sumber airnya, yang menjadi kebutuhan pokok negara-negara gurun pasir. Suriah dengan segala usaha berusaha mengeringkan sumber air Israel ini dengan cara membelokkan aliran sungai Yordan tetapi tidak pernah berhasil. Sejak bulan Juni 1974, 1250 pasukan dari DOF (Disengagement Observer Force) PBB telah berpatroli di daerah yang menjadi perbatasan Israel - Suriah. Sesungguhnya pasukan PBB ini tidak cukup kuat untuk mencegah agresi yang dapat terjadi setiap saat. Keadaan yang sama seperti pasukan sekutu ketika berada di Berlin Barat selama perang dingin berlangsung. Tetapi bagaimanapun juga sekarang dapat dikatakan bahwa PBB telah bertindak sebagai penjamin perdamaian di Dataran Tinggi Golan.

Pada masa PM Benyamin Netanyahu, pemerintah terlalu ditekan oleh Partai Likud dan kalangan konservatif Israel, untuk tidak berunding apapun dengan Suriah. Dan tentunya juga menghambat perwujudan Perjanjian Oslo I dan II untuk berdamai dengan Palestina. Tetapi kemudian suasananya jauh berbeda ketika Ehud Barak menjadi Perdana Menteri, ia ingin agar Israel dapat hidup berdampingan secara damai dengan negara-negara Arab yang menjadi tetangganya, walaupun untuk itu ia harus menanggung resiko dikecam habis-habisan. Tetapi Ehud Barak sudah mengisyaratkan bahwa pengembalian Golan adalah kompromi atau konsesi yang cukup menyakitkan dan mahal karena ia harus memberikan jaminan kompensasi terhadap 17.000 pemukim Yahudi dan penarikan 20.000 pasukannya yang berada di sekitarnya, untuk meninggalkan Golan.

Kitab Suci menginformasikan bahwa pada waktunya nanti Israel akan menaruh kepercayaan besar kepada perlindungan yang dijanjikan oleh Antikris melalui perjanjian bilateral dengan Uni Eropa (Yehezkiel 38 - Daniel 9)

KELOMPOK-KELOMPOK YAHUDI
Upaya pengembalian dataran tinggi Golan mendapat penolakan dari sebagian besar rakyat Yahudi, terutama dari golongan Yahudi Shepardim, yakni masyarakat Yahudi yang lahir di Eropa Timur, atau di negeri-negeri Arab seperti Maroko, Mesir, dan Yordania, sebelum terbentuknya negara Israel (1948). Mereka digolongkan sebagai golongan ultra-ortodoks dan ultra-nasionalis, yang masih berpegang kuat pada nilai-nilai spiritual Yahudi. Shepardim menganggap bahwa Yerusalem, Hebron, dan wilayah-wilayah lain di Tanah Perjanjian yang masih ditempati oleh orang bukan Yahudi, harus dibebaskan, termasuk Golan. Jumlah shepardim adalah 40 persen dari jumlah seluruh bangsa Yahudi. Mereka mempunyai ciri-ciri khusus, antara lain mengenakan baju sutera dan topi hitam, serta memelihara jambang dan kumis janggut. Mereka tinggal berkelompok, misalnya di daerah Mea Sharim atau Heredi di Yerusalem, dan beribadah secara aktif di sinagog-sinagog. Ada lagi kelompok elite Yahudi Askhenasim, yakni imigran asal Eropa Barat dan Amerika yang berjumlah 22 persen. Merekalah yang menempati level atas dalam ekonomi maupun politik. Kelompok ini mendukung penuh kebijaksanaan Partai Buruh untuk merealisasikan perdamaian secara penuh dengan negara-negara Arab, termasuk pengembalian dataran tinggi Golan kepada Suriah. S

Saat ini proses Golan masih berlangsung alot karena munculnya banyak hambatan sosial, keagamaan, dan politik. Terlebih lagi sejak pemimpin "garis keras" Ariel Sharon menduduki posisi Perdana Menteri Israel. Sharon tidak mungkin berkompromi dengan apapun tentang Golan. Diperkirakan ia akan "membabat" habis semua rintangan untuk mempertahankan Golan, berapapun harganya.

Beberapa ahli politik Timur Tengah memprediksikan bahwa pada akhirnya Israel akan mengembalikan seluruh atau sebagian Dataran Tinggi Golan kepada Suriah dengan syarat PBB atau Uni Eropa menduduki daerah itu sebagai jaminan keamanan Israel. Jika hal itu benar-benar terjadi, maka itu menjadi saat-saat yang menentukan sepanjang sejarah, karena belum pernah sekalipun Israel menyerahkan keamanan nasionalnya kepada pikah lain.

BAIT SUCI KETIGA
Tetapi Kitab Suci juga menginformasikan bahwa pada waktunya nanti Israel akan menaruh kepercayaan besar kepada perlindungan yang dijanjikan oleh Antikris melalui perjanjian bilateral dengan Uni Eropa (Daniel 9:27). Yehezkiel menggambarkan keadaan Israel sebelum adanya perjanjian tersebut: "…tanah yang kota-kotanya tanpa tembok…mereka semuanya diam tanpa tembok atau palang atau pintu gerbang" (Yehezkiel 38:11). Ini adalah suatu hal yang luar biasa. Jika anda pernah mengunjungi Israel, maka anda akan mengerti bahwa kubu-kubu pertahanan adalah prioritas utama bagi keamanan Israel. Pasukan tentara yang sangat terlatih, senapan-senapan mesin, tank-tank, helikopter, kawat berduri, semua itu menjadi benteng-benteng atau tembok-tembok bahkan pintu gerbang pertahanan Israel. Serangan Rusia dan sekutu Arab-nya di ujung akhir zaman nanti akan memporak-porandakan semua pertahanan itu sehingga Israel terpaksa mengadakan perjanjian dengan Uni Eropa. Mungkinkah porak-porandanya benteng pertahanan Israel itu karena mereka terlalu bersukacita atas pembangunan Bait Suci Ketiga?, who knows. - Bagaimanapun, Kitab Suci sudah menubuatkan apa yang akan terjadi dengan Israel dan Yerusalem. Keduanya akan tetap memegang peran penting dalam menutup sejarah manusia. Bila saatnya tiba, ketegangan baru akan terjadi mengenai Dataran Tinggi Golan ini menyusul masalah Jalur Gaza - Tepi Barat - dan Lebanon Selatan. Dunia akan menghadapi semua masalah ini sebagai suatu kemunduran dari Perjanjian Oslo II, yang berarti kehilangan jaminan perdamaian di Timur Tengah. Tetapi kita umat Tuhan akan membacanya sebagai perjalanan atau proses waktu yang mendekat kepada penggenapan nubuat Kitab Suci.

STRATEGIS SECARA MILITER
Dataran Tinggi Golan adalah suatu dataran tinggi yang sangat strategis dan sangat menentukan secara militer. Luasnya kurang lebih 480 mil persegi dan dibagi menjadi dua bagian: Golan Bawah, yang terletak di selatan dengan ketinggian antara 182 sampai 578 meter, dan Golan Atas di utara dengan ketinggian lebih dari 912 meter diatas permukaan laut. Beberapa puncak bukitnya mencapai ketinggian 1338 - 1500 meter. Dan tempat tertingginya adalah puncak gunung Hermon yang bersalju, 2814 meter. Di bawah penguasaan Suriah tempat ini sangat sempurna untuk meluncurkan roket ke kota Yerusalem. Secara geografis seluruh wilayah Israel terletak di kaki Dataran Tinggi Golan. Bila Israel membiarkan Suriah duduk disitu, mereka dapat menjadikan seluruh Israel sebagai ladang pembantaian. Sebaliknya bagi Israel penguasaan wilayah Golan ini merupakan keuntungan baik secara militer maupun kependudukan. Dapat dikatakan bahwa keamanan seluruh wilayah Israel sangat bergantung atas penguasaannya atas dataran tinggi Golan. Dan selama lebih dari 25 tahun Israel bertahan di dataran tinggi Golan, tidak ada isyarat sedikitpun bagi Israel untuk menyerahkan lokasi strategis ini ke pihak manapun. (Red)
SIAPA YANG MENJAMAH ISRAEL, BERARTI MENJAMAH "BIJI MATA TUHAN"
Itulah yang dikatakan oleh Nabi Zakaria 2500 tahun yang lalu, tetapi yang sekarangpun masih tetap berlaku. Apa sebab Israel dan Yerusalem menjadi begitu penting kita perhatikan? - karena bangsa ini telah memberikan kepada dunia suatu masalah yang tidak terpecahkan sampai kapanpun, dan Yerusalem adalah kota tempat sejarah masa kini akan mencapai klimaksnya. Israel dan Yerusalem merupakan "jam Tuhan".

Detik demi detik berdenyut membawa perubahan-perubahan global. Diktator-diktator dunia berusaha membinasakan Israel, tetapi sia-sia, bangsa ini tetap hidup dan Yerusalem tetap eksis selama ribuan tahun dan menjadi "Pasu yang menyebabkan segala bangsa menjadi pening. Aku akan membuat Yerusalem menjadi batu untuk diangkat bagi segala bangsa. Siapa yang mengangkatnya pastilah mendapat luka parah" (Zakaria 12:2-3).

Mengapa dunia bersusah-sudah tentang suatu bangsa yang relatif tidak penting bagi dunia ini? - karena Tuhan telah memilih Israel untuk menikmati suatu hubungan istimewa dengan diri-Nya sendiri. Ia juga berjanji akan memberkati orang-orang yang berbaik hati kepada Israel dan mengutuk orang-orang yang memperlakukan mereka dengan keras (Kejadian 12:3), suatu hukum yang berlaku sampai sekarang.

Melalui "Perjanjian Baru" kita umat Tuhan adalah Israel-Israel rohani dimana kita dipilih untuk menikmati hubungan kasih dengan-Nya, melalui Yeshua Hamasiah Tuhan. Janji-janji untuk Israel berlaku bagi kita. Tuhan tidak akan ingkar janji kepada umat-Nya. Kita adalah biji mata Tuhan dalam Yeshua Hamasiah.
HalleluYAH .. !

Sabtu, 24 Juli 2010

MENGHADAPI STRATEGI MUSUH

Matius 12:45

Setelah dilemparkan dari gunung Allah yang kudus, lucifer menyusun suatu system pemerintahan untuk melawan Allah. Didalam upayanya untuk menghancurkan kehidupan manusia lucifer mengatur suatu strategi yang cukup licik supaya manusia termasuk orang-2 percaya terpleset jatuh kedalam jerat yang dipasangnya. Dari ayat firman Tuhan yang kita renungkan hari ini setidaknya kita bisa belajar bagaimana menghadapi strategi dari roh-roh jahat ini.

Pertama, roh jahat memiliki mental yang cukup kuat, yaitu tidak mudah putus asa. Musuh kita mempunyai mental yang cukup kuat, seharusnya kitapun memiliki mental yang kuat juga. Pada saat menghadapi kegagalan tidak layak bagi kita berputus asa lalu meninggalkan Tuhan. jika sungguh-2 bergantung pada Tuhan maka sebenarnya tidak ada satupun dari kita yang gagal. Kegagalan yang kita hadapi adalah kesuksesan yang tertunda. Karena itu jangan mudah putus asa jika ingin menjadi pemenang.

Kedua, roh jahat memiliki kewaspadaan dan tidak mau mengulangi kesalahan untuk yang kedua kalinya. Ketika akan menyerang mangsanya, dia tidak sendirian lagi tetapi mengajak tujuh roh yang lebih jahat untuk membantu pekerjaannya. Perhatikan karakter roh jahat ini, ketika melihat temannya memerlukan bantuan untuk menyerang musuh, roh jahat mau bersatu untuk bekerjasama. Merka memiliki solidaritas, mereka tahu menolong rekannya yang jatuh. Bagaimana dengan kita orang percaya? Kalau kita boleh jujur, seringkali jika diantara kita ada yang jatuh kita tidak mau menolongnya tetapi justru menginjaknya agar tidak bisa bangkit lagi. Layakkah kita disebut anak-2 Allah? Mari kita tinggalkan kebencian, saling menjatuhkan. Waspada, berjaga-jagalah dan bersatulah demi kemuliaan nama Tuhan Yesus.

Ketiga, roh jahat hanya mampu menguasai menguasai pribadi yang didalam hatinya tidak ada Roh Kudus. Ini adalah berita sukacita karena Allah mengaruniakan Roh KudusNya kepada kita, untuk membantu kita, menghibur kita, dan senantiasa mengingatkan kita dalam segala keadaan. Karena itu untuk mencapai kemenangan janganlah kita mendukakan Roh Kudus, hargailah dan hormatilah kehadiranNya didalam kita.

Rabu, 21 Juli 2010

Bahaya Gereja Setan

1. SEJARAH GEREJA SETAN

Gereja Setan didirikan di San Fransisco, California, pada malam Walpurgis 30 April 1966 oleh Anton Szandor LaVey. Anton LaVey menjadi Pendeta Tinggi gereja ini sampai kematiannya pada tahun 1997.[1] Pada tahun 1950-an, Anton LaVey membentuk sebuah kelompok yang dinamakan The Order of the Trapezoid, yang kemudian berubah menjadi badan pengurus Gereja Setan. Orang-orang yang terlibat dalam aktivitas LaVey meliputi Carin de Plessen (yang tumbuh di Istana Kerajaan Denmark), Dr. Cecil Nixon (ahli sulap, eksentris, and penemu automaton), sutradara Kenneth Anger, Asesor kota Russell Wolden, Donald Werby, antropolog Michael Harner, dan penulis Shana Alexander. Kolega LaVey lainnya pada saat itu meliputi penulis fiksi horor dan fiksi ilmiah Anthony Boucher, August Derleth, Robert Barbour Johnson, Reginald Bretnor, Emil Petaja, Stuart Palmer, Clark Ashton Smith, Forrest J. Ackerman, dan Fritz Leiber Jr.


Pada tahun pertama pembentukannya, Anton LaVey dan Gereja Setan mendapatkan perhatian media yang besar dengan secara publik melakukan upacara pernikahan Setan antara Judith Case dengan wartawan radikal John Raymond. Upacara pernikahan ini difoto oleh Joe Rosenthal, yang terkenal oleh fotonya Raising the Flag on Iwo Jima selama Perang Dunia II. Acara lainnya yang juga menarik perhatian adalah upacara pemakaman anggota Gereja Setan, Edward Olson yang juga merupakan perwira Angkatan Laut oleh permintaan istrinya. Gereja Setan disebut-sebut dalam banyak buka dan merupakan topik artikel majalah dan surat kabar semasa tahun 1960-an dan 1970-an. Ia juga merupakan subjek utama film dokumenter Satanis (1970).

LaVey juga muncul dalam film Kenneth Anger, Invocation of my Demon Brother, dan berperan sebagai penasehat teknis dalam film The Devil's Rain (dibintangi oleh Ernest Borgnine, William Shatner, dan John Travolta). Pada tahun 1975, LaVey menciptakan kontroversi dalam Gereja Setan itu sendiri dengan menghilangkan sistem "Grotto" Gereja dan mengeluarkan orang-orang yang dia anggap menggunakan Gereja ini sebagai prestasi di dunia luar. Pada saat yang sama, LaVey menjadi lebih selektif dalam menerima wawancara. Aktivitas yang "tertutup" ini kemudian menyebabkan rumor bahwa Gereja ini telah tutup atau LaVey telah mati. Pada tahun 1980-an, umat Kristen, para ahli terapi yang terspesialisasi dalam pemulihan ingatan, dan media massa mengungkit-ungkit kembali konspirasi kejahatan yang berhubungan dengan Gereja Setan. Anggota-anggota Gereja Setan seperti Peter H. Gilmore, Peggy Nadramia, Boyd Rice, Adam Parfrey, Diabolos Rex, danKing Diamond, aktif dalam media massa untuk membantah tuduhan atas aktivitas kriminal tersebut.


FBI kemudian mengeluarkan laporan resmi yang membantah teori konspirasi kriminal itu. Fenomena ini kemudian dikenal sebagai “The Satanic Panic”. Pada tahun 1980-an dan 1990-an, Gereja Setan dan para anggotanya sangat aktif dalam memproduksi film-film, musik, dan majalah-majalah yang berhubungan dengan Setanisme. Pendeta Tinggi Peter H. Gilmore.Setelah kematian Anton Szandor LaVey, posisinya sebagai kepala Gereja Setan diteruskan oleh istrinya, Blanche Barton. Barton tetap terlibat dalam aktivitas Gereja ini; namun pada tahun 2001 ia menyerahkan posisinya kepada Peter H. Gilmore dan Peggy Nadramia. Kantor pusat Gereja Setan juga dipindahkan dari San Fransisco ke New York City. Gereja Setan tidak mengakui organisasi-organisasi lainnya sebagai pemegang sah setanisme, namun mengakui bahwa seseorang tidaklah harus menjadi anggota Gereja Setan untuk menjadi seorang Satanis.

Banyak figur-figur publik yang secara publik menjadi anggota Gereja Setan, meliputi: Kenneth Anger, King Diamond, Teresa Hidy, David Vincent, Marilyn Manson, Aaron Joehlin, Boyd Rice, Marc Almond, gitaris Alkaline Trio Matt Skiba dan drummer Derek Grant, pegulat profesional Balls Mahoney, Sterling James Keenan, jurnalis Michael Moynihan, pianis Liberace, gitaris Matthew McRaith, dan Sammy Davis Jr.[2] and the artist Coop.[3] Oleh karena Gereja Setan tidak pernah membeberkan informasi keanggotaannya secara publik, tidak diketahui berapa banyak anggota Gereja ini. Pada Oktober 2004, Angkatan Laut Britania Raya secara resmi mengakui pendaftaran anggota angkatannya sebagai seorang Satanis

2. GEREJA SETAN DI INDONESIA

Berita Dari Gereja Setan Indonesia
(Pengakuan Prince of Michael, Pimpinan Gereja Setan di Indonesia)

Awas! :ABG diperalat sebagai ujung tombak gereja setan 4 team gereja setan:
1. The Mou Mou
2. Children Of God
3. Dragon Team
4. Satan Web

Di duga, Iblis merancangkan Manado merupakan pusat gereja setan No.2 di dunia, setelah California.

Hari-hari khusus mereka:

1. Halloween
2. Solstice
3. Equinox
4. Black sabath

Nama Rina dan Laura. Minggu-minggu terakhir bulan Maret 1999 sempat berkibar di bumi Minahasa. Tepatnya di kota Manado. Rina dan Laura merupakan dua dari sembilan pengikut Gereja Setan yang berhasil dibebaskan dari kuasa setan yang selama ini menguasai hidupnya. Dibebaskannya Rina dan Laura dari pengaruh kuasa gelap, seakan membuka mata para hamba Tuhan di bumi Minahasa khususnya, dan umat Kristiani pada umumnya bahwa ancaman pihak gereja setan bukan sekedar guyon-guyonan. Hal ini terungkap dari pengakuan Rina dan Laura di hadapan para Hamba Tuhan.“Saya dinobatkan menjadi istri lucifer, di tahun 1996 lewat suatu upacara perkawinan” aku Rina tanpa ragu-ragu. Selanjutnya iapun mengaku bahwa sebagai pasangan suami istri lucifer, mereka sudah melakukan hubungan intim sebagaimana layaknya. “Saya belum memeriksa apakah saya masih gadis. Saya tak berpikir kesitu” lanjut Rina yang nama lengkapnya Rina Harsum Tamanampo.Lain lagi cerita Laura Gansalangi, yang biasa dipanggil Laura. Ia mengaku mendapat nama panggilan ACE yang jika dibaca menjadi ASE singkatan dari Anak Emas Setan. Menurut kedua gadis ini, kota Manado memang merupakan sasaran utama gereja setan.

The Dragon Team

Berdasarkan pengakuan Rina dan Laura diketahui bahwa struktur organisasi gereja setan (GS) sangat rapi. Di eselon teratas adalah lucifer si biang bala yang harus disembah. Sedangkan di bawahnya adalah Prince of Michael. Kemudian di bawah Prince of Michael terdapat empat tim dengan nama masing-masing: 1. Dragon Team (Tim Naga) dipimpin oleh RYAN, si bule asal kota Pittsburg, AS. Tim ini beranggotakan 12 orang dan termasuk Tim Elit. Tak sembarang orang bisa masuk Tim Naga. Menyusul Tim: The Mou-Mou – Satan Web (Jaringan Setan) dan Children of God.Masing-masing tim ini beranggotakan 250 anggota. Setiap anggota baru, langsung terdaftar dan namanya dibukukan dengan rapi. Yang menjadi anggota bukan sembarangan orang. Mereka adalah orang pilihan baik dari segi mental maupun intelektual. Dan, sasaran utama mereka ialah ABG alias Anak Baru Gede yang kemudian diperalat sebagai ujung tombak gerakan mereka. Konon, gereja setan memiliki perangkat komputer dengan sistem yang amat canggih dan Data Base mereka mampu menampung 8 milyar data manusia.


Children of God (COG)

Dari keempat Tim di atas, mungkin Tim Children of God (COG) yang pernah membuat heboh umat Kristiani di Indonesia. Sekitar tahun 80an merembes di bumi Indonesia & pengajarannya menjurus keajaran asusila sehingga dikecam bahkan dikutuk pemuka Agama. Akibatnya Jaksa Agung melarang barang2 cetakan COG. Bahkan Dirjen Bimas Protestan menghimbau pimpinan gereja, agar meningkatkan pembinaan warga jemaatnya dengan surat edaran tanggal 13 Maret 1984 no. F/26/930/84. Pendiri COG adalah David Brant Berg di Melrose, Oakland, California. Disebabkan ajaran2 nya menjurus & berbau seks, maka ajarannya cepat menarik para remaja serta anak muda di Indonesia. Dalam waktu yang relatif singkat anggota mereka bertambah banyak. Di Jakarta saja mencapai 5000 orang. Bahkan kota keripik tempe Purwokerto “kecipratan” 200 anggota COG. COG cepat merebak di Indonesia karena kegiatannya meliputi banyak bidang. Antara lain: Bidang Literatur, Musik, Drama, Audio Visual, Kursus Bahasa. Salah satu doktrin / ajaran sesat mereka ialah bahwa Yesus adalah hasil hubungan seks antara Allah dan Maria.

Perlu Pelepasan

“Prosesi yang Tegang!” demikian komentar harian Manado Post, ketika anggota tim 11-nya yang melacak kegiatan gereja setan, turut menyaksikan acara pelepasan 3 roh kuasa gelap dari tubuh Laura, yakni raja iblis (lucifer), hyberia (istri lucifer) & prince of michael di gereja GMIM Paulus Jl Sam Ratulangi, Manado tgl 24 Maret lalu. Proses pelepasan Laura dipimpin oleh Ev. Herman Kemala, seorang hamba Tuhan yang dikaruniai talenta serta mempelajari liku2 aliran sesat di AS. Acara pelepasan sendiri diprakarsai oleh Pdt. Billy SPAK. Hadir pula Kakansospol Manado Mayor John Rambing, Sekum GMIM Pdt. Niko Gara S. Th MA, Aparat keamanan dari Polda Manado, & hamba2 Tuhan gereja setempat yang diundang hadir.

Saat acara pelepasan dimulai hadirin dipersilahkan untuk menyaksikan tanda2 yang dimiliki oleh gereja setan yang terpatri di tubuh Laura. Antara lain di lengan kanan & kiri berupa angka 666 serta Pentagram, naga leviatan, bunga mawar di dada kanan yang muncul di tubuh Laura. “Aduh, butul kantara skali tu angka 666…” kata seorang hadirin dengan logat Manado, ketika melihat lambang setan 666 dengan wajah pucat. Hadirin seakan tak sabar ingin melihat Ev. Herman segera melepaskan Laura dari tiga sosok roh jahat yang ada dalam dirinya. Sehelai karpet digelar & Laura dipersilahkan duduk sambil bersila di hadapan Ev. Herman.

Petugas keamanan, hamba2 Tuhan, Sekum GMIM Pdt. Niko Gara & pimpinan gereja lainnya duduk di barisan depan, agar dapat dengan jelas melihat proses pelepasan kuasa jahat dalam diri Laura. Saat itu, melalui mulut Laura terdengar dengan jelas teriakan, sindiran, permintaan serta rencana besar2an dari tiga sosok roh dalam diri Laura. Bahkan si raja iblis, lucifer, secara langsung menceritakan rencana busuk mereka untuk mengacaukan pengikut umat Kristiani dengan menerapkan apa yang disebut Zaman Baru (New Age Movement). Langkah berikutnya ialah Ev. Herman menyerahkan mic kepada Pdt. Niko Gara untuk berdialog langsung dengan lucifer melalui mulut Laura.“Aku tak berurusan dengan dia melainkan dengan kamu, Herman!” bentak si Raja Iblis kepada Ev. Herman. Langkah berikutnya, Ev. Herman kemudian melakukan proses pelepasan dengan penumpangan tanngan atas diri Laura, yang menyebabkan gadis itu berkali-kali muntah darah, berteriak histeris sambil mengucapkan kata2 yang sulit dimengerti.

“Herman…Aku tidak berurusan dengan orang ini. Dia bukan tandinganku. Semburan darah yang keluar dari mulut Laura, membuat beberapa hadirin di bagian depan, merasa jijik. Sementara Laura meracau tidak karuan, beberapa pembantu Ev. Herman memegangi tubuh Laura. Proses pelepasan ditandai dengan adanya “tawar-menawar” antara lucifer dengan Ev. Herman. Lucifer berkeras ingin tetap berada dalam diri Laura karena Laura adalah ASE atau Anak Emas Setan. “Ia adalah milikku karena ia adalah mempelaiku & kota Manado adalah ranjangku tempat berbaring!” kata lucifer. Namun, Allah tak mau berkompromi kepada iblis. Lewat hambaNya, Ev. Herman, malam itu, Laura berhasil dipulihkan lagi dari cengkraman raja iblis. Malam itu roh asli Laura, dipanggil kembali ke fisiknya dalam nama Allah Bapa, Allah Anak, & Allah Roh Kudus. Ev. Herman mengajak seluruh hadirin berdoa bersama karena Laura berhasil direbut kembali dari tangan iblis. Puji Tuhan, seru hampir seluruh hadirin yang menyaksikan bagaimana Allah telah mengalahkan si raja iblis.

Mengapa Manado?

Gereja setan tak hanya merasuk & merusak orang Kristen di Manado, tetapi mereka juga merencanakan Manado sebagai pusat gereja setan nomor 2 di dunia setelah California di AS. Hal ini terbukti dari ucapan Prince of michael, bahwa separuh kota Manado sudah dikuasai oleh gereja setan. Lalu, mengapa target mereka justru Manado, kota terbesar di kawasan utara Indonesia yang justru merupakan benteng imat Kristiani yang tangguh? “Di Manado, banyak hamba Tuhan yang menentukan detak nadi aktivitas pelayanan di Indonesia. Kehidupan masyarakatnya dinilai sangat baik, kehidupan rohaninya kuat. Selain itu persekutuan yang sangat tangguh seperti seringnya diadakan KKR. Jadi, kalau Manado yang dinilai sebagai “jantungnya” orang Kristen, sudah hancur, maka dengan sendirinya seluruh kota lainnya di Indonesia akan mudah ditaklukan oleh gereja setan. Banyaknya pengikut Yesus Kristus di sini, juga merupakan dorongan kuat bagi gereja setan untuk menguasai Manado terlebih dulu…” kata Rina, ketika diwawancarai Tim 11 dari Manado Post. Rina, selanjutnya mengatakan untuk memecah belah umat Kristen, anggota gereja setan tak segan2 menyelusup di tempat2 ibadah.

Hal ini yang sangat dimanfaatkan oleh anggota gereja setan untuk menyelusup dalam & menarik orang2 yang dinilai memiliki bobot tertentu. “Antara lain, dipilih mereka yang intelektualitasnya tinggi, berkepribadian serta tak mudah terpengaruh” sambung Rina lagi. Gereja setan, yang didirikan oleh Anton Szandor Lavey tanggal 30 April 1967, sebenarnya pertama kali menyelusup ke Indonesia lewat Kalimantan. Tetapi, belakangan mereka berubah pikiran karena prospek kota Manado “lebih cerah” untuk perkembangan gereja setan. Maka di tahun 1991 dimulai oleh sepasang suami istri, gereja setan dideklarasikan pendiriannya di gedung Joeang Manado pada tanggal 31 Oktober, bertepatan dengan acara Halloween.

Cara Mencari Korban

Modus operandi mereka ialah tempat2 ramai seperti pertokoan, mall, atau tempat hiburan Calon korban biasanya ditatap lurus2 matanya biasanya calon korban seakan kena hipnotis. Cara lain ialah dgn berjabatan tangan dgn memakai cincin Pentagram yang tajam, sehingga menimbulkan luka. Darah yang keluar luka akan dipakai untuk mengontrol calon korban dari jarak jauh. Bagi yang sukses “mencari jiwa baru” biasanya akan memperoleh imbalan uang antara Rp.300 sampai Rp.500 ribu. Namun, seandainya ada tugas yang diberikan, gagal, maka ada sanksi berat yang dikenakan. Yakni hukuman mati! Adapun hari2 khusus yang dirayakan antara anggota gereja setan ialah: Halloween. Hari raya ini dirayakan setiap tanggal 31 Oktober. Para pengikut datang dengan berpakaian yang menyeramkan dengan topeng2 aneh.

Puncak acara ialah dengan pelampiasan kepada Yesus Kristus dalam wujud gambarNya, yang diinjak2, sementara di bagian atas ruangan digantung simbol salib patah (broken cross).Hari Raya kedua, ialah Solstice, yang dirayakan di bulan Desember seminggu sebelum Natal. Mereka menargetkan, sebelum umat Kristiani merayakan Natal, maka pada tanggal 24 Desember malamnya, akan meminta korban. Sehingga dengan begitu, umat Kristiani akan mengalami hari duka. Hari lain ialah Equinox. Dirayakan setiap tanggal 13 Maret & khusus diikuti oleh hanya 13 wanita dalam kelompok yang dinamakan Sisters of the Light, salah satu kelompok jabatan dalam struktur organisasi gereja setan. Yang terakhir ialah Black Sabath, atau Misa Hitam. Dalam upacara ritual khusus ini biasanya ada tumbal yang harus disediakan yakni korban bayi yang baru berumur 4 minggu. Merebaknya kasus Laura & Rina yang dibebaskan dari kuasa gelap, membuat para hamba Tuhan di Manado memperketat barisan serta waspada selalu untuk menjaga & membina jemaat mereka.

Apalagi, bukan hal yang mudah untuk merebut kembali jiwa2 yang sudah dikuasai oleh kuasa gelap. Dan, tak banyak hamba Tuhan yang memiliki talenta seperti Ev. Herman Kemala. Tetapi, apakah pengobatan atau kesembuhan yang dilakukan Ev. Herman Kemala dapat diterima oleh para hamba Tuhan? “Secara logika memang tak bisa dipercaya. Tetapi, Alkitab mengakui adanya roh jahat atau iblis. Jadi, dalam hal ini harus ada pendekatan alkitabiah “aku Pdt. Nico Gara usai “berdialog” dengan si raja iblis kepada Tim 11 dari Manado Post. Hal senada juga dikatakan oleh Pdt. J. Manampiring S.Th, Pdt. Wilder Pattyranie S.Th & ketua jemaat GMIM Paulus Pdt. Ny. Th. Palngiten Lantang. “sulit dipercaya dari kacamata logika, namun ini menyangkut alam roh & alam supernatural yang harus dilihat dari kacamata iman “aku mereka bersama. “Sungguh semakin meneguhkan iman kepercayaan kita bersama. Cara penyembuhan Pak Herman bisa diterima & sesuai dengan teologia Kekristenan, terutama menempatkan Yesus Kristus serta unsur Tri Tunggal, Bapa, Anak Roh Kudus di dalamnya” lanjut mereka lagi. Lalu, bagaimana dengan pandangan Kabag Bintibmas Dit Binmas Polda Sulut, yang juga dijabat oleh Pdt. Pattyraine? “Dilepaskannya Laura, Rina serta rekan2nya tak berarti kita tidak waspada lagi” ucapnya. Nah, umat Kristiani se Indonesia, waspadalah terhadap pengaruh anggota2 gereja setan yang senantiasa mencari korban. Siaap!!!!!!! (Laporan Tim 11 M.Post)

Awas!!!

Utusan gereja setan sudah dikirim ke Bandung dan Jakarta! Kabar di atas bukan main2. Salah satu utusan gereja setan (GS) Manado gagal dalam melaksanakan misinya, yaitu membuat kacau di beberapa gereja di Jakarta. Hal ini terungkap ketika Pdt. S.Bella Gembala Sidang GBI Pemulihan, saat berkhotbah tanggal 28 April 1999 lalu. “Saat seluruh jemaat menyanyi, pemuda itu diam saja. Ketika jemaat bertepuk tangan, dia juga diam saja. Ketika saya tanyakan siapa yang ingin didoakan untuk menerima damai sejahtera Tuhan Yesus, dia angkat tangan. Tapi, cuma separuh terangkat. Saat jemaat maju, dia juga ke depan. Ketika saya dekat kepadanya, tiba2 pemuda itu mengayunkan tinjunya ke arah saya. Namun, Roh Kudus melindungi saya. Saya terhindar & hantamannya mengenai mimbar. Saya doakan dia! Tiba2 dia gelisah & jatuh menggelepar2, muntah2 darah dari dalam mulutnya. Baunya amis. Saya urapi dia dengan minyak urapan! Ketika dia tenang kembali, pemuda itu minta sehelai kertas & sebuah bolpen. Tahukah saudara apa yang dia tulis? “Saya diutus ke Jakarta dari gereja setan Manado, untuk membuat kacau gereja Bethany, Sungai Yordan, Antiokia & Pemulihan!” Beberapa saat kemudian, ia bercerita bagaimana GS menarik calon anggotanya. Sasaran mereka ialah anak muda yang broken home. Kalau berhasil menggaet calon anggota pemuda, diberi upah Rp. 20.000,- Kalau pemudi Rp. 200.000,- Mengapa jauh lebih mahal? Karena kegadisannya bisa dipersembahkan kepada Lucifer!

Dari Pengikut Setan Menjadi Pengikut Tuhan

Flora adalah seorang gadis pendiam yang mendaftar di sekolah lanjutan Kristen di Manado Indonesia bagian timur. Setelah beberapa bulan sekolah berjalan diadakanlah Pekan Doa 10 hari. Pendeta yang memimpin Pekan Doa itu menggunakan waktu berjam-jam untuk memberi nasihat dan bimbingan rohani kepada para siswa.

Pada suatu hari pendeta itu melihat nama Flora tertera di dalam daftar para siswa yang ingin menemuinya. Setelah dia tiba, dia memberikan banyak pertanyaan tentang apa yang diajarkan Alkitab dan gereja. Esoknya dia datang lagi dan memberikan pertanyaan yang lebih banyak. Kemudian pada hari Jumat dia datang lagi ke kantor, kali ini dengan penyataan yang mengejutkan, “Saya datang ke sekolah ini bukan untuk memperoleh pendidikan Kristen, ” katanya memulai. “Saya dikirim ke sini untuk membagikan kepercayaan saya kepada para siswa dan berupaya untuk mempertobatkan mereka kepada agama saya.”Flora menyatakan bahwa dia dan keluarganya adalah anggota sebuah gereja yang menyembah Setan. Para pemimpin agamanya telah mengutus dia sebagai seorang misionaris rahasia, seorang mata-mata, untuk membawa orang-orang kepada Setan. Tetapi dia perhatikan ada suatu hal yang lain di dalam diri para siswa di sekolah ini, dan dia sadar itulah agama yang mengasingkan mereka. Jadi ganti membagikan imannya kepada para siswa dan guru itu, dia mulai memberikan pertanyaan-pertanyaan tentang apa yang dipercayai orang-orang Kristen.“Sekarang saya sadar bahwa selama dua tahun saya telah menjadi seorang tawanan gereja Setan, tetapi sekarang saya ingin mengikut Yesus,” katanya.

Tetapi ketika pendeta bertanya apakah dia bersedia untuk baptisan, dia menggelengkan kepala. “Saya tidak mau dibaptiskan!” sahutnya hampir berteriak. “Dua tahun yang lalu saya diharapkan akan dibaptiskan di sebuah gereja Protestan, tetapi ketika pendeta dan saya masuk ke dalam air, seluruh tubuh kami berdua penyakitan. Ini membuat pendeta takut, dan dia tidak membaptiskan saya. Segera setelah keluar dari air penyakit itu meninggalkan kami. Saya tahu Setanlah yang melakukan ini jadi saya tidak memasuki gereja ini.“Saya datang ke sekolah ini bukan unuk memperoleh gelar, tetapi mempengaruhi para siswa dan guru untuk memasuki gereja Setan. Tetapi upaya itu tidak berhasil. Ganti mempertobatkan mereka, malah saya yang ditobatkan. Sekarang saya percaya, dan saya ingin mengikut Yesus. Tetapi saya masih takut untuk dibaptiskan. Saya takut kepada Setan.”Percayailah Dia, Pendeta mendorong semangat Flora. “Engkau tak perlu takut kepada Setan,” katanya. “Setanlah yang takut kepada kita.” Mereka berdoa bersama-sama. Pesan pendeta pada panggilan terakhir agar dengan iman dia tampil ke depan menyerahkan diri kepada Tuhan.

Flora meninggalkan kantor pendeta dan kembali ke kelasnya. Tiba-tiba dia menjadi sakit dan memuntahkan darah. Setan coba menakut-nakutinya. Dia kembali ke kantor pendeta di mana pendeta mendoakannya dan muntahnya berhenti.Ketika panggilan diadakan pada malam itu, beberapa siswa datang ke depan untuk berdiri bagi Kristus. Flora menangis, berdoa, dan bergumul untuk melangkahkan kakinya menuju ke podium.Pada hari Sabat pagi semua orang di sekolah itu tahu tentang masa lalu Flora yang dikuasai Setan. Setelah acara baptisan tiba, para siswa berbaris di sepanjang tepi kolam renang. Flora ikut dengan mereka, menangis dan gemetar.Pendeta meyakinkannya bahwa Tuhan akan menempelak Setan dan membawa kemuliaan kepada nama-Nya.

Dengan gemetar Flora masuk ke air untuk dibaptiskan.Ketika mereka keluar dari air, pendeta melihat lengannya. Tidak ada penyakit. Tetapi ketika Flora melihat lengannya, dia kaget dan berteriak, “Pendeta, apa ini?” Dia tunjukkan lengannya dan setiap orang melihat. Ada angka merah yang menyala-nyala dengan nomor 666. Segera pendeta mendoakan Flora, dan dengan iman dia janjikan kepada Flora bahwa tanda itu akan segera hilang. Kemudian pendeta melanjutkan baptisan.Sesudah acara baptisan, para siswa berkumpul mengelilingi Flora untuk melihat tanda yang di lengannya. Tampaknya tanda itu menyakitkan, tetapi Flora katakan bahwa dia tidak merasa apa-apa. Beberapa jam kemudian tanda itu menghilang.


Dari redaksi:

Saudara harus hati-hati dan mengenali strategi musuh kita, si Iblis. Jangan sampai terlibat dalam aktifitas setan ini. Jika saudara belum yakin akan keselamatanmu, terimalah Dia sekarang dengan mengucapkan doa di bawah ini:

Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa aku seorang berdosa yang tidak bisa menyelamatkan diriku sendiri. Aku membutuhkan Engkau. Aku mengakui bahwa aku telah berdosa terhadap Engkau. Saat ini aku minta agar darah-Mu menghapuskan segala kesalahanku. Hari ini aku mengundang Engkau, Tuhan Yesus, mari masuk ke dalam hatiku. Aku menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juru Selamat satu-satunya dalam hidupku. Aku percaya bahwa Engkau Yesus adalah Tuhan yang telah mati dan bangkit untuk menyelamatkan dan memulihkanku. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin!

GARAM DAN TERANG DUNIA

Matius 5:13-14

Mampukah anda bertahan tanpa garam dan lampu satu hari saja? Mungkin bisa. Dua hari? Lumayan bisa. Tiga hari? Seminggu? Sebulan? Anda tidak akan bertahan!

Saudara salah satu fungsi garam adalah memberi rasa
Makanan tidak akann terasa sedap bila tidak ada garam yang ditaruh didalamnya. Garam memberikan kenikmatan bagi yang mencicipinya. Orang percaya adalah garam dunia yang berarti bahwa kita adalah elemen penting untuk memberikan rasa kepada dunia ini melalui percakapan dan perbuatan kita. Alkitab berkata “hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar (bhs asli : dibumbui dengan garam ), sehingga kamu tahu, bagaimana memberi jawab kepada setiap orang.” ( Kolose 4:6 ).

Mengenai orang percaya yang menjadi terang dunia, Dr. Donald Grey menjelaskan, ketika Kristus berada didunia, Dia seperti sinar matahari yang benderang ditengah hari dan tenggelam diwaktu malam. Apabila matahari terbenam, bulan mulai muncul. Bulan adalah gambaran orang percaya, gerja Tuhan. Terang pada gereja ini bukanlah terang dari dirinya sendiri melainkan terang refleksi seperti sinar bulan yang menerima terang dari matahari.

Saudara, dunia memerlukan gereja Tuhan. bila gereja tidak dapat menampilkan diri sebagai garam dan terang, maka keberadaan gereja tidak akan ada artinya. Tuhan memanggil kita untuk menjadi alat yang menyatakan identitas Kristus. Yesus kini duduk disebelah kanan Allah Bapa (Markus 16:19) dan tugas selanjutnya kini digantikan oleh gereja Tuhan yang harus berfungsi sebagai garam

Selasa, 20 Juli 2010

FAKTA SEKITAR KEMATIAN TUHAN

Yohanes 19:33
Mari kita lihat beberapa fakta tentang kematian Tuhan Yesus :
Pertama, kematian Kristus di kayu salib itu nyata. Banyak orang yang frustasi dengan menggugat keillahian Yesus lalu mereka mulai mempersoalkan kematian Yesus. mereka mengatakan bahwa Yesus itu sebenarnya tidak mati, melainkan pingsan. Setelah siuman Yesus melarikan diri ke India dan menjadi pertapa disana. Ada lagi yang mengatakan bahwa sebelum disalibkan Yesus disembunyikan murid-2Nya dan digantikan dengan orang lain yang mirip denganNya, jadi yang disalib itu sebenarnya bukan Yesus. saudara sebenarnya orang-2 ini hanyalah pengarang cerita untuk menjatuhkan argumentasi para penulis Injil. Tetapi mereka lupa bahwa penulis Injil itu berdasarkan saksi mata dan bahkan mereka sendiri ada yang menyaksikan dengan mata dan kepala sendiri. Merkalah yang patut dipercayai daripada para pembual ini.

Kedua, kematian Yesus bukanlah kecelakaan, tetapi penggenapan rencana Allah. Kematian Yesus dikayu salib bukanlah permainan sandiwara untuk membuat ceritanya lebih dramatis. Ini bukanlah cerita sensasi semata untuk mencari popularitas, tetapi semua adegan di Golgota adalah murni penggenapan rencana Allah bagi keselamatan manusia.

Ketiga, kematian Yesus membuka pintu anugerah lebar-2. terbelahnya tirai yang memisahkan antara ruang suci dan maha suci bukanlah sebuah simbol atau kejadian yang kebetulan melainkan merupakan pernyataan anugerah Allah yang nyata yang mana melalui darah Yesus yang dicurahkan Allah mau berdiam dalam gerejaNya.

Senin, 19 Juli 2010

KARAKTER SANG AYAH

Lukas 15:20

Ada tiga karakter yang dapat kita lihat dalam kisah anak yang hilang. Si anak yang terhilang itu sendiri, si sulung, dan sang ayah. Setiap karakter mengandung pelajaran yang penting bagi kita. Dan sekarang kita akan melihat karakter sang ayah sehingga menjadi teladan bagi kita semua.

Pertama, dia sabar. Meskipun sibungsu pergi meninggalkan rumah dan berfoya-foya, namun ayahnya menunggunya dengan sabar. “ ketika masih jauh, ia melihatnya”, menandakan betapa sang ayah menantikannya setiap hari.

Kedua, dia penuh kasih. Ketika melihat si bungsu, sang ayah lari menyongsongnya. Ia segera merangkul dan menciumnya. Ia bahkan tidak bertanya sama sekali kepada anaknya darimana atau apa yang telah dilakukannya. Ekspresi yang pertama kali timbul adalah kasih.

Ketiga, dia mengampuni. Kita tahu bahwa ayah dalam perumpamaan ini mengampuni sibungsu. Kalau tidak mana mungkin ia menghampiri dan merangkulnya. Tidak hanya itu saja, ia juga menyiapkan pesta bagi sibungsu yang bertobat bahkan mengenakan cincin di jarinya.

Saudara, sang ayah dalam perumpamaan diatas menggambarkan kepada kita bahwa seperti itulah Allah kita. Karena itu kalau kita telah jatuh, gagal atau apapun yang membuat engkau jauh dari Allah, jangan lari semakin jauh tetapi bertobatlah dan datang padaNya karena Yesus Tuhan kita akan menyambutmu apapun keadaanmu.

Minggu, 18 Juli 2010

KIAMAT 2012 ?

Suku Maya dan Kiamat 2012 I

Buat kamu yang hobi nonton bioskop, tentu sudah menyaksikan cuplikan film “2012” yang berkisah mengenai ramalan Suku Maya mengenai kiamat yang terjadi pada tahun 2012.
Dalam film garapan sutradara Roland Emmerich itu, digambarkan Patung Sang Kristus Sang Penebus yang berdiri kokoh di Rio de Janerio, Brasil, hancur berkeping-keping; ada pula adegan hujan meteor yang disusul dengan gempa yang mengguncang hebat, meluluhlantakkan Gereja Santo Petrus di Vatikan.
Sebetulnya apa sih isi ramalan Suku Maya yang menghebohkan itu?
Well, Suku Maya sendirinya sejatinya sudah punah sejak lama dari muka bumi—dan sampai sekarang belum diketahui dengan pasti penyebab kepunahan mereka. Itulah mengapa selain tersohor, mereka juga dikenal sebagai suku yang paling misterius di dunia.
Dari warisan mereka, seperti bangunan kuil dan piramidnya yang megah, batu-batu pahatan dan tulisan-tulisan misterius, kita dapat mengetahui bahwa Suku Maya memiliki kebudayaan tinggi, termasuk ramalannya yang menghebohkan itu.
Syahdan, menurut Suku Maya, Planet Bumi akan dimurnikan pada periode 1992-2012, di mana peradaban manusia sekarang ini akan berakhir dan masuk ke dalam peradaban baru.
Dalam sejarah peradaban kuno dunia, bangsa Maya yang berdiam di wilayah selatan Meksiko ini, bagaikan turun dari langit: mengalami zaman yang cemerlang kemudian lenyap secara misterius. Mereka disebut-sebut menguasai pengetahuan tentang ilmu falak yang khusus dan mendalam, sistem penanggalan yang sempurna, penghitungan perbintangan yang rumit serta metode pemikiran abstrak yang tinggi.
Seorang sejarahwan Amerika, Dr. Jose Arguelles, meneliti ramalan Suku Maya yang dibangun di atas fondasi kalender yang dibuat bangsa itu—menggambarkan siklus hukum benda langit dan hubungannya dengan perubahan manusia.
Menurut penanggalan Maya, sistim galaksi tata surya kita sedang mengalami “The Great Cycle” (siklus besar) yang berjangka lima ribu dua ratus tahun lebih. Waktunya dari 3113 SM sampai 2012 M. Dalam siklus besar ini, tata surya dan Bumi sedang bergerak melintasi sebuah sinar galaksi (Galatic Beam) yang berasal dari inti galaksi. Diameter sinar secara horizontal ini ialah 5125 tahun Bumi. Dengan kata lain, kalau Bumi melintasi sinar ini akan memakan waktu 5125 tahun lamanya.
Orang Maya percaya bahwa semua benda angkasa pada galaksi setelah selesai mengalami reaksi dari sinar galaksi dalam siklus besar ini, akan berubah secara total, yang dikenal sebagai penyelarasan galaksi (Galactic Synchronization).
Siklus besar ini dibagi menjadi 13 tahap yang kemudian setiap tahapnya dibagi lagi menjadi 20 evolusi. Dari masa 20 tahun antara tahun 1992-2012 itu, bumi kita telah memasuki tahap terakhir dari fase Siklus Besar— bangsa Maya menganggap ini adalah periode penting sebelum masa pra-Galatic Synchronization, mereka menamakannya The Earth Generetion Priod (Periode Regenerasi Bumi). Selama periode ini, Bumi akan mencapai pemurnian total. Setelah itu, Bumi akan meninggalkan jangkauan sinar galaksi dan memasuki tahap baru: penyelarasan galaksi.
Pada 31 Desember 2012, diramalkan akan menjadi hari berakhirnya peradaban umat manusia. Sesudah itu, umat manusia akan memasuki peradaban baru total yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan peradaban sekarang. Pada hari itu, tepatnya saat musim dingin tiba, matahari akan bergabung lagi dengan titik silang yang terbentuk akibat ekliptika (jalan matahari) dengan ekuator secara total. Saat itulah, matahari tepat berada di tengah-tengah sela sistem galaksi, atau dengan kata lain galaksi terletak di atas Bumi, bagaikan membuka sebuah “Pintu Langit” bagi umat manusia.

Suku Maya dan Kiamat 2012 II

Memang, dalam perhitungannya, bangsa Maya tidak menyinggung mengenai penyebab peradaban kali ini berakhir. Namun, beberapa ilmuwan yakin bahwa penyebab dari berakhirnya peradaban manusia adalah peristiwa kosmis di mana sebuah planet bernama Nibiru akan menghancurkan Planet Bumi.
Pada tahun 1976, sebuah buku kontroversial berjudul “The Twelfth Planet” atau “Planet Keduabelas” ditulis oleh Zecharian Sitchin, hasil dari terjemahan tulisan-tulisan kuno Sumeria yang berbentuk baji (bentuk tulisan yang diketahui paling kuno).
Tulisan berumur 6000 tahun ini mengungkapkan bahwa ras alien yang dikenal sebagai Anunnaki dari Planet yang disebut Nibiru, mendarat di Bumi. Ringkas cerita, Anunnaki memodifikasi gen primata di Bumi untuk menciptakan homo sapien sebagai budak mereka. Ketika Anunnaki meninggalkan Bumi, mereka membiarkan manusia Bumi hingga saatnya mereka kembali nanti.
Semua ini mungkin tampak sedikit fantastis dan tak masuk akal, apalagi ini merupakan terjemahan harafiah dari tulisan kuno berumur 6000 tahun. Itulah mengapa karya Sitchin ini telah diabaikan oleh komunitas ilmiah sebagaimana metode interpretasinya yang dianggap imajinatif.
Meskipun demikian, banyak juga yang mendengar Sitchin dan meyakini bahwa Nibiru (dengan orbitnya yang sangat eksentrik dalam mengelilingi Matahari) akan kembali, mungkin pada tahun 2012 untuk menyebabkan semua kehancuran dan teror-teror di Bumi ini. Dari “penemuan” astronomis yang meragukan inilah hipotesa Kiamat 2012 Planet Nibiru didasarkan.
Selain itu, ada pula yang beranggapan bahwa pada tahun 2012, akan terjadi badai matahari—sebuah siklus ledakan yang besar yang melemparkan partikel-partikel magnetik.
Menurut catatan, Badai Matahari menyerang Bumi pada Maret 1989 dan dicatat sebagai siklus yang ke-22 dari aktivitas matahari, badai tahun tersebut pernah mematikan listrik satu negara di Kanada akibat medan magnet yang melonjak. Siklus ke-23 telah terjadi pada tahun 2000, sementara siklus ke-24 diperkirakan akan terjadi pada tahun 2011.
Di Indonesia sendiri, jagad ramal-meramal dihebohkan oleh pernyataan seorang cenayang yang mengaku hanya bisa “menerawang” hingga tahun 2012.
Apa kata Alkitab mengenai kiamat? “Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa saja.” (Markus 13:32)
Itulah mengapa “secanggih” apapun ramalan mengenai apa dan bagaimana kiamat yang akan terjadi nanti, sebagai orang Kristen kita tidak boleh meyakini ramalan tersebut lantaran Alkitab dengan gamblang mengatakan bahwa hanya Allah yang mengetahui kapan peradaban manusia akan berakhir.

Suku Maya dan Kiamat 2012 III

Meski tidak mungkin bagi kita untuk mengetahui persisnya Hari Kiamat, Alkitab telah memberikan tanda-tanda kapan hari itu tiba: “Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari. Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap. Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya. (2 Petrus 3:8-12)
Yesus sendiri dengan gamblang mengatakan bahwa permulaan hari kiamat akan ditandai dengan maraknya penyesatan di mana banyak orang akan datang dengan nama Yesus dan berkata bahwa merekalah mesias; ada banyak deru perang atau kabar-kabar tentang perang; aka nada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat; orang Kristen akan diserahkan untuk disiksa dan dibunuh, dan banyak di antara mereka akan menjadi murtad; banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang; kedurhakaan akan semakin bertambah sehingga kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin; dan, Injil Kerajaan akan diberitakan ke seluruh dunia. (Baca Matius 24:1-28)

Guys, mungkin kamu bertanya-tanya apa saja yang perlu kamu lakukan untuk menyambut datangnya Hari Kiamat atau kedatangan Yesus? Untungnya Rasul Paulus memberi tuntunan yang jelas dalam 2 Tesalonika 3: 1-15, yang menyiratkan tiga hal yang pantang kamu lakukan yakni hidup seenaknya, bermalas-malasan, dan sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna.

Nggak bisa dipungkiri, mungkin ada di antara kamu yang merasa cemas akan datangnya Hari Kiamat. Kalau kamu sudah menerima dan meyakini Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, apa yang perlu kamu cemaskan? Justru, kamu harus menjalani hari-hari menjelang kiamat dengan sukacita, karena kamu tahu Siapa yang bakal kamu temui dan Apa yang bakal kamu dapatkan sesudah bumi ini berlalu: “Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.” (2 Timotius 4:8)

Menjadi Pemenang atau Pecundang

Apa yang membedakan seorang pemenang dengan seorang pecundang? Ketika dua belas pengintai dikirim Musa untuk mengintai Tanah Perjanjian (Bilangan 13), mereka kembali dengan laporan yang berbeda. Sepuluh orang menyampaikan berita negatif dengan mengatakan bahwa negeri tersebut penuh dengan raksasa pemangsa manusia. Mereka merasa diri mereka seperti belalang yang tidak berdaya. Hanya Yosua dan Kaleb yang menyampaikan berita positif bahwa bersama Tuhan mereka bisa mengalahkan penduduk asli dan merebut Tanah Perjanjian.

Kedua belas pengintai melihat negeri yang sama. Mereka semua mengakui kesuburan Tanah Perjanjian, mereka sama-sama melihat penduduk asli negeri tersebut, tetapi mereka menyampaikan kabar yang sama sekali berbeda.

Seorang pemenang selalu melihat adanya kesempatan dalam setiap tantangan. Seorang pecundang selalu melihat masalah atau tantangan dalam setiap kesempatan.


“You don’t see what you actually see, but you see what you wanna see. If you’re a winner, you always see chances because that’s all you wanna see.”

Anda tidak melihat yang sebenarnya terlihat oleh mata jasmani Anda, tetapi Anda melihat apa yang ingin Anda lihat. Jika Anda seorang pemenang, Anda akan selalu melihat kesempatan demi kesempatan karena memang itulah yang Anda ingin lihat. Sebaliknya, jika Anda seorang pecundang, maka yang selalu Anda lihat adalah kendala, penghalang, tantangan dan alasan.

Seorang leader pernah berkata, “Kalau Anda ingin maju, jangan pernah punya alasan. Kalau Anda punya segudang alasan Anda tidak akan pernah maju.”

Ada lima D yang perlu dimiliki untuk mengubah tantangan menjadi kesempatan.

D - Desire (Keinginan)
Apakah Anda punya keinginan untuk mengalami kemajuan? Apakah Anda cukup puas dengan keadaan Anda selama ini? Alkitab mengajarkan untuk mengucap syukur dalam segala keadaan, tetapi Alkitab juga mengajarkan untuk meminta apa yang kita inginkan dari Tuhan (Yohanes 16:24). Sebelum Tuhan Yesus menyembuhkan Bartimeus yang buta, Ia bertanya “Apa yang kamu inginkan supaya Aku perbuat bagimu?” Apakah Anda punya keinginan?

D - Decision (Keputusan)
Salah satu kesulitan yang sering dihadapi banyak orang adalah masalah pengambilan keputusan. Sesungguhnya, banyak orang yang tidak berani mengambil keputusan karena tidak bersedia memikul tanggung jawab atau akibat yang mungkin timbul akibat keputusan yang diambilnya. Mereka yang maju adalah mereka yang berani mengambil keputusan, mengambil langkah awal dan keluar dari zona kenyamanan. Ketika Petrus menyatakan keinginannya untuk berjalan di atas air kepada Yesus, maka ia harus mengambil keputusan untuk mengayunkan langkah pertamanya di atas air ketika Yesus mengundangnya. Setiap keputusan selalu ada resiko, tetapi keberanian menghadapi resiko tersebut yang membuat seseorang menjadi lebih dewasa.

D - Drive (Dorongan)
Keputusan yang telah kita ambil harus diikuti dengan langkah-langkah realisasi. Jika tidak ada, tidak lebih dari sekedar berjalan di tempat. Apakah Anda sudah menetapkan langkah-langkah yang harus diambil sesuai dengan keputusan Anda? Apakah setiap hari Anda melangkah ke arah yang sudah Anda putuskan sebelumnya? Apakah setiap kegiatan Anda sudah sejalan dengan cita-cita, keinginan, atau mimpi Anda?

D - Determination (Tekad)
Setelah kita melangkah, biasanya akan timbul tantangan. Akan ada arus yang melawan arah perjalanan kita. Saat-saat seperti itu dibutuhkan tekad yang bulat untuk tetap berjalan. Mereka yang berhasil adalah mereka yang memiliki tekad baja untuk tetap melangkah sekalipun ada badai yang menghadang. Ibrani 10:36 mengatakan bahwa kita “... memerlukan ketekunan....” Tekad yang kuat akan menolong kita untuk tetap tekun.

D - Discipline (Disiplin)
Selanjutnya, diperlukan disiplin untuk tetap melakukan hal-hal tertentu sekalipun daging kita menolaknya. Sebuah definisi yang bagus tentang disiplin adalah melakukan sesuatu yang perlu pada saat kita tidak ingin melakukannya. Seorang pengusaha terkenal mengatakan bahwa salah satu kunci sukses dalam usahanya adalah disiplin.