Matius 7:12-14
Setiap orang menyukai jalan yang lebar, luas, dan tidak banyak hambatan, karena perjalanan akan tenang dan lancar. Tetapi dalam kehidupan manusia, perjalanan melewati jalan yang lebar adalah mencelakakan, karena jalan ini menuju kepada kebinasaan kekal. Dengan jalan ini anda bisa menentukan standar moral sendiri. Anda tidak terikat dengan berbagai peraturan dan hokum. Prinsipnya asal aku senang ya lakukan! Dan jalan ini sungguh popular, karena “banyak orang yang masuk melaluinya”. Cobalah hidupkan pesawat televisi anda atau bukalah majalah-2 dunia, maka anda akan menemukan berita orang-2 yang senang dengan jalan lebar ini. Mereka tidak segan-2 mengumumkan perceraian, atau pernikahannya yang ke-10, atau tanpa malu menghujat nilai-2 agama dsb. Bagaimana dengan jalan yang sempit?
Petama, jalan ini berat. Dijalan ini anda bukanlah yang membuat peraturan. Sebaliknya, anda harus menhormati hukum Allah dan batasan-2 moral yang telah ditetapkan. Jalan ini membutuhkan penyangkalan diri. Ada kayu salib yang harus dipikul agar anda berhasil melalui jalan ini.
Kedua, jalan ini sepi dan tidak banyak orang yang melaluinya. Anda mungkin akan merasa kesepian karena orang lain segan untuk mengikuti anda. Malahan mereka akan menertawakan anda, mengejek, dan mengatakan anda bodoh, sok alim, dsb. Tetapi justru inilah jalan yang menuju kepada kehidupan.
Saudara bila anda telah mengambil keputusan untuk mengikuti Kristus berati anda telah ditentukan untuk melewati jalan sempit ini. Diejek, diolok, dihina, bahkan dianiaya. Namun itu adalah hal yang biasa, karena Tuhan Yesus telah berkata,”jikalau mereka telah menganiaya Aku,mereka juga akan menganiaya kamu”(Yoh. 15:20).
Jalan yang lebar adalah jalan orang fasik, kata firman Tuhan (Amsal 4:14). Alkitab memperingatkan “jauhilah jalan itu, jangan melaluinya, menyimpanglah daripadanya dan jalanlah terus ( Amsal 4:15).
Jadi bila anda telah mengambil keputusan untuk mengikuti jalan yang sempit, BERJALANLAH TERUS! Jangan tergoda untuk menyimpang dan kembali pada jalan yang lebar itu.
MAZMUR 23:1-6
Senin, 26 Juli 2010
Minggu, 25 Juli 2010
JENIS HATI MANUSIA
Matius 13:1-23
Tuhan Yesus membuka sebuah rahasia keberhasilan dan kegagalan orang percaya melalui pengertian 4 jenis tanah yang merupakan gambaran dari hati manusia.
Jenis pertama- tanah dipinggir jalan, adalah orang yang mempunyai hati yang keras yang disebabkan oleh dosa. Mereka mendengarkan firman Tuhan tetapi sulit untuk menerimanya. Mereka tidak mau ditegur dan mereka tidak ingin ada orang mencoba mengusik kesenangan dagingnya. Meskipun mereka duduk diantara kerumunan orang-2 yang mendengarkan firman, tetapi hatinya tidak meresponi firman yang disampaikan, akibatnya iblis mencuri firman tersebut.
Jenis kedua- tanah yang berbatu-batu, adalah orang yang tidak mempunyai gairah akan hal-2 rohani. Mereka adalah golongan orang Kristen “asal”- asal kegereja, asal berdoa, asal memuji Tuhan,dll. Mereka hanya menyukai kotbah yang lunak atau kotbah tentang berkat. Akibatnya mereka tidak mempunyai akar yang kuat. Apabila ada persoalan melanda dengan mudah mereka akan meninggalkan Tuhan.
Jenis ketiga- tanah yang bersemak duri, adalah orang yang membiarkan benih semak duri bertumbuh. Semak duri adalah benih duniawi. Iman mereka memang bertumbuh, tetapi disisi lain mereka membiarkan perkara duniawi juga bertumbuh. Hati mereka terbagi menjadi dua. Mereka melayani Tuhan tetapi juga menjadi hamba uang. Karena pikiran mereka hanya dipenuhi oleh materi saja, akhirnya firman yang mereka terima terhimpit oleh hal-2 ini.
Jenis yang keempat- tanah yang baik, adalah orang yang menerima dan memahami firman. Mereka haus akan firman dan rindu untuk lebih dalam lagi bersekutu dengan Tuhan. mereka membaca firman Tuhan setiap hari dan melakukannya dengan sungguh-2.
Tuhan Yesus membuka sebuah rahasia keberhasilan dan kegagalan orang percaya melalui pengertian 4 jenis tanah yang merupakan gambaran dari hati manusia.
Jenis pertama- tanah dipinggir jalan, adalah orang yang mempunyai hati yang keras yang disebabkan oleh dosa. Mereka mendengarkan firman Tuhan tetapi sulit untuk menerimanya. Mereka tidak mau ditegur dan mereka tidak ingin ada orang mencoba mengusik kesenangan dagingnya. Meskipun mereka duduk diantara kerumunan orang-2 yang mendengarkan firman, tetapi hatinya tidak meresponi firman yang disampaikan, akibatnya iblis mencuri firman tersebut.
Jenis kedua- tanah yang berbatu-batu, adalah orang yang tidak mempunyai gairah akan hal-2 rohani. Mereka adalah golongan orang Kristen “asal”- asal kegereja, asal berdoa, asal memuji Tuhan,dll. Mereka hanya menyukai kotbah yang lunak atau kotbah tentang berkat. Akibatnya mereka tidak mempunyai akar yang kuat. Apabila ada persoalan melanda dengan mudah mereka akan meninggalkan Tuhan.
Jenis ketiga- tanah yang bersemak duri, adalah orang yang membiarkan benih semak duri bertumbuh. Semak duri adalah benih duniawi. Iman mereka memang bertumbuh, tetapi disisi lain mereka membiarkan perkara duniawi juga bertumbuh. Hati mereka terbagi menjadi dua. Mereka melayani Tuhan tetapi juga menjadi hamba uang. Karena pikiran mereka hanya dipenuhi oleh materi saja, akhirnya firman yang mereka terima terhimpit oleh hal-2 ini.
Jenis yang keempat- tanah yang baik, adalah orang yang menerima dan memahami firman. Mereka haus akan firman dan rindu untuk lebih dalam lagi bersekutu dengan Tuhan. mereka membaca firman Tuhan setiap hari dan melakukannya dengan sungguh-2.
Artikel
Memperebutkan Dataran Tinggi Golan: Israel Vs Suriah.
Permusuhan panjang antara Israel dengan Suriah (Syria) sudah berlangsung sejak Perang 1967, ketika Israel berhasil merebut Dataran Tinggi Golan, kemudian berlanjut dengan keterlibatan kedua pihak dalam perang Lebanon tahun 1982-1983. Permusuhan ini telah berjalan selama tiga dekade di akhir abad ke-20 dan sampai kini masih berlanjut. Tetapi situasi agak berubah ketika Israel mencapai kesepakatan damai dengan Palestina, yang ditandai dengan Perjanjian Madrid, Oslo I dan II, serta berbagai kesepakatan yang terkait, dimana Israel merasa sudah tiba saatnya untuk berunding, begitu juga Suriah.
PENYANGGA STRATEGIS
Perundingan-perundingan yang terjadi kemudian ternyata alot dan rumit, karena perbedaan pandangan yang selama ini menjadi inti konflik antara kedua negara tersebut, yang juga menjadi konflik antara negara-negara Arab dengan Israel. Suriah di bawah kepemimpinan Hafez al Assad (alm) menentang setiap upaya Israel untuk terus mengukuhkan pendudukannya atas Dataran Tinggi Golan. Suatu dataran tinggi yang memanjang disepanjang danau Galilea sampai ke utara Israel di ketinggian gunung Hermon (2.814 meter) yang berpuncak salju setebal 11/2 meter, dimana Israel dengan 20.000 pasukannya dapat mudah memantau musuhnya serta bisa mengawasi sumber air terbesar yang masuk ke danau Galilea. Bagi kepentingan Suriah, dataran tinggi Golan adalah segala-galanya.
Dataran tinggi ini adalah penyangga strategis dan dari sini Damaskus (Damsyik) dengan mudah memukul mundur Israel atau bahkan menyiapkan sebuah serbuan besar-besaran ke Israel. Dengan menguasai Golan yang sejuk, juga berarti menyediakan sumber air bagi Lembah Bekaa. Lembah Bekaa dan Golan adalah garis sepadan, pusat militer serta pusat pertanian dan kultural Suriah. Golan adalah sebuah prestise yang harus tetap erat dipegang Damaskus. Dalam masa tiga dekade, kawasan selebar 10 mil itu dikuasai Israel, bahkan telah dimasukkan dalam peta geografi Israel Raya.
Saat ini Suriah harus membiayai 30.000 pasukan yang dikonsentrasikan dekat Golan dan Lebanon Selatan yang rawan karena Israel membangun zona demiliterisasi dan sering bertempur dengan grilyawan Hizbullah. Suriah menuntut pengembalian Golan tanpa syarat. Sebaliknya Israel menuntut agar Damaskus menghentikan dukungan terhadap gerilyawan Hizbullah yang setiap saat menembakkan peluru meriam Katyusha dari Lebanon Selatan.
SURIAH & LEBANON
Suriah dengan Lebanon ibarat saudara yang merangkum tiga sintesis: kultural, politik, dan militer, yang berakar selama puluhan, bahkan ratusan tahun. Sejak pemerintahan Presiden Bashir Gemayel, Amin Gemayel sampai pada era Emile Lahoud, Beirut selalu berkiprah kepada Damaskus. Bahkan Damaskus menganggap Lebanon adalah provinsi Suriah sendiri. Ini suatu kenyataan politik dan sejarah yang tidak dapat dipungkiri Israel. Damaskus berpengalaman pahit ketika pasukannya ditekan untuk mundur dari Beirut pada Agustus 1983 berdasarkan Perjanjian Damai Philip Habib. Para Jenderal Suriah harus menarik mundur Brigade Hittin dari Beirut Barat. Dan menarik sebuah brigade yang prestisius merupakan tamparan berat bagi Suriah. Tetapi langkah ini diambil juga untuk melerai pertempuran yang berlarut dengan pasukan Israel, yang mungkin akan mengalahkan brigade Suriah yang tangguh itu. Tekanan ini menyakitkan, seperti tekanan dan kekalahan yang dialami pada Perang 1967, ketika Israel berhasil mepecundangi Suriah.
Namun inti pertikaian utama sebenarnya adalah masalah Dataran Tinggi Golan. Suriah tetap pada pendiriannya untuk menerima kembali Golan tanpa syarat. Sedangkan Israel menawarkan beberapa pilihan untuk mengembalikan Golan dengan berbagai syarat yang ketat. Misalnya dengan tetap mempertahankan peralatan Early Warning System untuk mengamati musuh secara dini. Dan Damaskus harus menghentikan serangan dan infiltrasi gerilyawan Hizbullah ke Israel Utara. Pos-pos pengamatan Israel di Dataran Tinggi Golan, terutama di puncak Hermon, membuat Suriah tidak berkutik karena Damaskus tidak akan pernah dapat melancarkan serangan secara diam-diam terhadap Israel, dan cuaca disana membuat satelit pengamat sukar dioperasikan dan patroli udara sangat mahal.
Sebagai negara yang relatif kecil, Israel tidak memiliki suatu daerah khusus yang dapat diserahkan kepada penyerangnya sebagai pancingan atau taktik ketika serangan militer pertama dilancarkan. Karena itulah IDF (Israel Defense Forces) selalu mengandalkan serangan dadakan dan mengerahkan seluruh kekuatannya untuk menahan musuh agar tetap berada diluar garis perbatasan. Hal ini juga berarti kebutuhan mutlak bagi Israel untuk memiliki informasi yang akurat dan tepat waktu tentang rencana penyerangan musuhnya, sehingga Israel dapat melancarkan serangan lebih dahulu. Meskipun benar bahwa Suriah dapat mencapai semua titik lokasi dari setiap tempat di Israel dengan rudal Scud-C mereka (baik yang berhulu ledak konvensional maupun nuklir atau biologi), akan tetapi posisi strategis Dataran Tinggi Golan menghalangi penyerbuan tentara daratnya. Hanya ada dua tempat yang menjadi jalan bagi Suriah, yaitu daerah Tel Fars dan daerah Quneitra. Itu sebabnya mengapa Israel yang memiliki pasukan yang berjumlah kecil mampu bertahan dari serbuan seribu tank Suriah dimasa perang Yom Kippur. Jika Israel tidak menguasai Golan, maka mereka harus memukul mundur serangan musuh di dalam daerah mereka melalui daerah-daerah yang padat penduduk seperti Lembah Hula, Lembah Yordan, dan Galilea. Dan itu berarti akan memakan korban jiwa yang sangat banyak dan mengerikan.
Israel sangat membanggakan pasukan elite-nya yang ditempatkan di sistem pemberitahuan dini Golan, yang berjarak hanya 500 meter dari garis demarkasi. Dari ketinggian 1.500 dan 2800 meter di atas lereng terjal dan puncak Gunung Hermon, pasukan Israel dengan mudah memantau setiap gerakan pasukan Suriah di utara. Pasukan elite Israel yang juga terlatih untuk perang di pegunungan salju juga bisa mengamati kota Damaskus yang jauhnya sekitar 43 kilometer. Sementara itu di Golan saat ini sudah ada sekitar 17.000 pemukim Yahudi yang sudah menetap disana sejak tiga dekade dan hidup dari hasil perkebunan, terutama anggur dan apel. Mereka memperoleh previlese yang diberikan pemerintah dan tidak bersedia keluar dari Golan dengan begitu saja.
Dataran Tinggi Golan sangat kaya dengan sumber airnya, yang menjadi kebutuhan pokok negara-negara gurun pasir. Suriah dengan segala usaha berusaha mengeringkan sumber air Israel ini dengan cara membelokkan aliran sungai Yordan tetapi tidak pernah berhasil. Sejak bulan Juni 1974, 1250 pasukan dari DOF (Disengagement Observer Force) PBB telah berpatroli di daerah yang menjadi perbatasan Israel - Suriah. Sesungguhnya pasukan PBB ini tidak cukup kuat untuk mencegah agresi yang dapat terjadi setiap saat. Keadaan yang sama seperti pasukan sekutu ketika berada di Berlin Barat selama perang dingin berlangsung. Tetapi bagaimanapun juga sekarang dapat dikatakan bahwa PBB telah bertindak sebagai penjamin perdamaian di Dataran Tinggi Golan.
Pada masa PM Benyamin Netanyahu, pemerintah terlalu ditekan oleh Partai Likud dan kalangan konservatif Israel, untuk tidak berunding apapun dengan Suriah. Dan tentunya juga menghambat perwujudan Perjanjian Oslo I dan II untuk berdamai dengan Palestina. Tetapi kemudian suasananya jauh berbeda ketika Ehud Barak menjadi Perdana Menteri, ia ingin agar Israel dapat hidup berdampingan secara damai dengan negara-negara Arab yang menjadi tetangganya, walaupun untuk itu ia harus menanggung resiko dikecam habis-habisan. Tetapi Ehud Barak sudah mengisyaratkan bahwa pengembalian Golan adalah kompromi atau konsesi yang cukup menyakitkan dan mahal karena ia harus memberikan jaminan kompensasi terhadap 17.000 pemukim Yahudi dan penarikan 20.000 pasukannya yang berada di sekitarnya, untuk meninggalkan Golan.
Kitab Suci menginformasikan bahwa pada waktunya nanti Israel akan menaruh kepercayaan besar kepada perlindungan yang dijanjikan oleh Antikris melalui perjanjian bilateral dengan Uni Eropa (Yehezkiel 38 - Daniel 9)
KELOMPOK-KELOMPOK YAHUDI
Upaya pengembalian dataran tinggi Golan mendapat penolakan dari sebagian besar rakyat Yahudi, terutama dari golongan Yahudi Shepardim, yakni masyarakat Yahudi yang lahir di Eropa Timur, atau di negeri-negeri Arab seperti Maroko, Mesir, dan Yordania, sebelum terbentuknya negara Israel (1948). Mereka digolongkan sebagai golongan ultra-ortodoks dan ultra-nasionalis, yang masih berpegang kuat pada nilai-nilai spiritual Yahudi. Shepardim menganggap bahwa Yerusalem, Hebron, dan wilayah-wilayah lain di Tanah Perjanjian yang masih ditempati oleh orang bukan Yahudi, harus dibebaskan, termasuk Golan. Jumlah shepardim adalah 40 persen dari jumlah seluruh bangsa Yahudi. Mereka mempunyai ciri-ciri khusus, antara lain mengenakan baju sutera dan topi hitam, serta memelihara jambang dan kumis janggut. Mereka tinggal berkelompok, misalnya di daerah Mea Sharim atau Heredi di Yerusalem, dan beribadah secara aktif di sinagog-sinagog. Ada lagi kelompok elite Yahudi Askhenasim, yakni imigran asal Eropa Barat dan Amerika yang berjumlah 22 persen. Merekalah yang menempati level atas dalam ekonomi maupun politik. Kelompok ini mendukung penuh kebijaksanaan Partai Buruh untuk merealisasikan perdamaian secara penuh dengan negara-negara Arab, termasuk pengembalian dataran tinggi Golan kepada Suriah. S
Saat ini proses Golan masih berlangsung alot karena munculnya banyak hambatan sosial, keagamaan, dan politik. Terlebih lagi sejak pemimpin "garis keras" Ariel Sharon menduduki posisi Perdana Menteri Israel. Sharon tidak mungkin berkompromi dengan apapun tentang Golan. Diperkirakan ia akan "membabat" habis semua rintangan untuk mempertahankan Golan, berapapun harganya.
Beberapa ahli politik Timur Tengah memprediksikan bahwa pada akhirnya Israel akan mengembalikan seluruh atau sebagian Dataran Tinggi Golan kepada Suriah dengan syarat PBB atau Uni Eropa menduduki daerah itu sebagai jaminan keamanan Israel. Jika hal itu benar-benar terjadi, maka itu menjadi saat-saat yang menentukan sepanjang sejarah, karena belum pernah sekalipun Israel menyerahkan keamanan nasionalnya kepada pikah lain.
BAIT SUCI KETIGA
Tetapi Kitab Suci juga menginformasikan bahwa pada waktunya nanti Israel akan menaruh kepercayaan besar kepada perlindungan yang dijanjikan oleh Antikris melalui perjanjian bilateral dengan Uni Eropa (Daniel 9:27). Yehezkiel menggambarkan keadaan Israel sebelum adanya perjanjian tersebut: "…tanah yang kota-kotanya tanpa tembok…mereka semuanya diam tanpa tembok atau palang atau pintu gerbang" (Yehezkiel 38:11). Ini adalah suatu hal yang luar biasa. Jika anda pernah mengunjungi Israel, maka anda akan mengerti bahwa kubu-kubu pertahanan adalah prioritas utama bagi keamanan Israel. Pasukan tentara yang sangat terlatih, senapan-senapan mesin, tank-tank, helikopter, kawat berduri, semua itu menjadi benteng-benteng atau tembok-tembok bahkan pintu gerbang pertahanan Israel. Serangan Rusia dan sekutu Arab-nya di ujung akhir zaman nanti akan memporak-porandakan semua pertahanan itu sehingga Israel terpaksa mengadakan perjanjian dengan Uni Eropa. Mungkinkah porak-porandanya benteng pertahanan Israel itu karena mereka terlalu bersukacita atas pembangunan Bait Suci Ketiga?, who knows. - Bagaimanapun, Kitab Suci sudah menubuatkan apa yang akan terjadi dengan Israel dan Yerusalem. Keduanya akan tetap memegang peran penting dalam menutup sejarah manusia. Bila saatnya tiba, ketegangan baru akan terjadi mengenai Dataran Tinggi Golan ini menyusul masalah Jalur Gaza - Tepi Barat - dan Lebanon Selatan. Dunia akan menghadapi semua masalah ini sebagai suatu kemunduran dari Perjanjian Oslo II, yang berarti kehilangan jaminan perdamaian di Timur Tengah. Tetapi kita umat Tuhan akan membacanya sebagai perjalanan atau proses waktu yang mendekat kepada penggenapan nubuat Kitab Suci.
STRATEGIS SECARA MILITER
Dataran Tinggi Golan adalah suatu dataran tinggi yang sangat strategis dan sangat menentukan secara militer. Luasnya kurang lebih 480 mil persegi dan dibagi menjadi dua bagian: Golan Bawah, yang terletak di selatan dengan ketinggian antara 182 sampai 578 meter, dan Golan Atas di utara dengan ketinggian lebih dari 912 meter diatas permukaan laut. Beberapa puncak bukitnya mencapai ketinggian 1338 - 1500 meter. Dan tempat tertingginya adalah puncak gunung Hermon yang bersalju, 2814 meter. Di bawah penguasaan Suriah tempat ini sangat sempurna untuk meluncurkan roket ke kota Yerusalem. Secara geografis seluruh wilayah Israel terletak di kaki Dataran Tinggi Golan. Bila Israel membiarkan Suriah duduk disitu, mereka dapat menjadikan seluruh Israel sebagai ladang pembantaian. Sebaliknya bagi Israel penguasaan wilayah Golan ini merupakan keuntungan baik secara militer maupun kependudukan. Dapat dikatakan bahwa keamanan seluruh wilayah Israel sangat bergantung atas penguasaannya atas dataran tinggi Golan. Dan selama lebih dari 25 tahun Israel bertahan di dataran tinggi Golan, tidak ada isyarat sedikitpun bagi Israel untuk menyerahkan lokasi strategis ini ke pihak manapun. (Red)
SIAPA YANG MENJAMAH ISRAEL, BERARTI MENJAMAH "BIJI MATA TUHAN"
Itulah yang dikatakan oleh Nabi Zakaria 2500 tahun yang lalu, tetapi yang sekarangpun masih tetap berlaku. Apa sebab Israel dan Yerusalem menjadi begitu penting kita perhatikan? - karena bangsa ini telah memberikan kepada dunia suatu masalah yang tidak terpecahkan sampai kapanpun, dan Yerusalem adalah kota tempat sejarah masa kini akan mencapai klimaksnya. Israel dan Yerusalem merupakan "jam Tuhan".
Detik demi detik berdenyut membawa perubahan-perubahan global. Diktator-diktator dunia berusaha membinasakan Israel, tetapi sia-sia, bangsa ini tetap hidup dan Yerusalem tetap eksis selama ribuan tahun dan menjadi "Pasu yang menyebabkan segala bangsa menjadi pening. Aku akan membuat Yerusalem menjadi batu untuk diangkat bagi segala bangsa. Siapa yang mengangkatnya pastilah mendapat luka parah" (Zakaria 12:2-3).
Mengapa dunia bersusah-sudah tentang suatu bangsa yang relatif tidak penting bagi dunia ini? - karena Tuhan telah memilih Israel untuk menikmati suatu hubungan istimewa dengan diri-Nya sendiri. Ia juga berjanji akan memberkati orang-orang yang berbaik hati kepada Israel dan mengutuk orang-orang yang memperlakukan mereka dengan keras (Kejadian 12:3), suatu hukum yang berlaku sampai sekarang.
Melalui "Perjanjian Baru" kita umat Tuhan adalah Israel-Israel rohani dimana kita dipilih untuk menikmati hubungan kasih dengan-Nya, melalui Yeshua Hamasiah Tuhan. Janji-janji untuk Israel berlaku bagi kita. Tuhan tidak akan ingkar janji kepada umat-Nya. Kita adalah biji mata Tuhan dalam Yeshua Hamasiah.
HalleluYAH .. !
Permusuhan panjang antara Israel dengan Suriah (Syria) sudah berlangsung sejak Perang 1967, ketika Israel berhasil merebut Dataran Tinggi Golan, kemudian berlanjut dengan keterlibatan kedua pihak dalam perang Lebanon tahun 1982-1983. Permusuhan ini telah berjalan selama tiga dekade di akhir abad ke-20 dan sampai kini masih berlanjut. Tetapi situasi agak berubah ketika Israel mencapai kesepakatan damai dengan Palestina, yang ditandai dengan Perjanjian Madrid, Oslo I dan II, serta berbagai kesepakatan yang terkait, dimana Israel merasa sudah tiba saatnya untuk berunding, begitu juga Suriah.
PENYANGGA STRATEGIS
Perundingan-perundingan yang terjadi kemudian ternyata alot dan rumit, karena perbedaan pandangan yang selama ini menjadi inti konflik antara kedua negara tersebut, yang juga menjadi konflik antara negara-negara Arab dengan Israel. Suriah di bawah kepemimpinan Hafez al Assad (alm) menentang setiap upaya Israel untuk terus mengukuhkan pendudukannya atas Dataran Tinggi Golan. Suatu dataran tinggi yang memanjang disepanjang danau Galilea sampai ke utara Israel di ketinggian gunung Hermon (2.814 meter) yang berpuncak salju setebal 11/2 meter, dimana Israel dengan 20.000 pasukannya dapat mudah memantau musuhnya serta bisa mengawasi sumber air terbesar yang masuk ke danau Galilea. Bagi kepentingan Suriah, dataran tinggi Golan adalah segala-galanya.
Dataran tinggi ini adalah penyangga strategis dan dari sini Damaskus (Damsyik) dengan mudah memukul mundur Israel atau bahkan menyiapkan sebuah serbuan besar-besaran ke Israel. Dengan menguasai Golan yang sejuk, juga berarti menyediakan sumber air bagi Lembah Bekaa. Lembah Bekaa dan Golan adalah garis sepadan, pusat militer serta pusat pertanian dan kultural Suriah. Golan adalah sebuah prestise yang harus tetap erat dipegang Damaskus. Dalam masa tiga dekade, kawasan selebar 10 mil itu dikuasai Israel, bahkan telah dimasukkan dalam peta geografi Israel Raya.
Saat ini Suriah harus membiayai 30.000 pasukan yang dikonsentrasikan dekat Golan dan Lebanon Selatan yang rawan karena Israel membangun zona demiliterisasi dan sering bertempur dengan grilyawan Hizbullah. Suriah menuntut pengembalian Golan tanpa syarat. Sebaliknya Israel menuntut agar Damaskus menghentikan dukungan terhadap gerilyawan Hizbullah yang setiap saat menembakkan peluru meriam Katyusha dari Lebanon Selatan.
SURIAH & LEBANON
Suriah dengan Lebanon ibarat saudara yang merangkum tiga sintesis: kultural, politik, dan militer, yang berakar selama puluhan, bahkan ratusan tahun. Sejak pemerintahan Presiden Bashir Gemayel, Amin Gemayel sampai pada era Emile Lahoud, Beirut selalu berkiprah kepada Damaskus. Bahkan Damaskus menganggap Lebanon adalah provinsi Suriah sendiri. Ini suatu kenyataan politik dan sejarah yang tidak dapat dipungkiri Israel. Damaskus berpengalaman pahit ketika pasukannya ditekan untuk mundur dari Beirut pada Agustus 1983 berdasarkan Perjanjian Damai Philip Habib. Para Jenderal Suriah harus menarik mundur Brigade Hittin dari Beirut Barat. Dan menarik sebuah brigade yang prestisius merupakan tamparan berat bagi Suriah. Tetapi langkah ini diambil juga untuk melerai pertempuran yang berlarut dengan pasukan Israel, yang mungkin akan mengalahkan brigade Suriah yang tangguh itu. Tekanan ini menyakitkan, seperti tekanan dan kekalahan yang dialami pada Perang 1967, ketika Israel berhasil mepecundangi Suriah.
Namun inti pertikaian utama sebenarnya adalah masalah Dataran Tinggi Golan. Suriah tetap pada pendiriannya untuk menerima kembali Golan tanpa syarat. Sedangkan Israel menawarkan beberapa pilihan untuk mengembalikan Golan dengan berbagai syarat yang ketat. Misalnya dengan tetap mempertahankan peralatan Early Warning System untuk mengamati musuh secara dini. Dan Damaskus harus menghentikan serangan dan infiltrasi gerilyawan Hizbullah ke Israel Utara. Pos-pos pengamatan Israel di Dataran Tinggi Golan, terutama di puncak Hermon, membuat Suriah tidak berkutik karena Damaskus tidak akan pernah dapat melancarkan serangan secara diam-diam terhadap Israel, dan cuaca disana membuat satelit pengamat sukar dioperasikan dan patroli udara sangat mahal.
Sebagai negara yang relatif kecil, Israel tidak memiliki suatu daerah khusus yang dapat diserahkan kepada penyerangnya sebagai pancingan atau taktik ketika serangan militer pertama dilancarkan. Karena itulah IDF (Israel Defense Forces) selalu mengandalkan serangan dadakan dan mengerahkan seluruh kekuatannya untuk menahan musuh agar tetap berada diluar garis perbatasan. Hal ini juga berarti kebutuhan mutlak bagi Israel untuk memiliki informasi yang akurat dan tepat waktu tentang rencana penyerangan musuhnya, sehingga Israel dapat melancarkan serangan lebih dahulu. Meskipun benar bahwa Suriah dapat mencapai semua titik lokasi dari setiap tempat di Israel dengan rudal Scud-C mereka (baik yang berhulu ledak konvensional maupun nuklir atau biologi), akan tetapi posisi strategis Dataran Tinggi Golan menghalangi penyerbuan tentara daratnya. Hanya ada dua tempat yang menjadi jalan bagi Suriah, yaitu daerah Tel Fars dan daerah Quneitra. Itu sebabnya mengapa Israel yang memiliki pasukan yang berjumlah kecil mampu bertahan dari serbuan seribu tank Suriah dimasa perang Yom Kippur. Jika Israel tidak menguasai Golan, maka mereka harus memukul mundur serangan musuh di dalam daerah mereka melalui daerah-daerah yang padat penduduk seperti Lembah Hula, Lembah Yordan, dan Galilea. Dan itu berarti akan memakan korban jiwa yang sangat banyak dan mengerikan.
Israel sangat membanggakan pasukan elite-nya yang ditempatkan di sistem pemberitahuan dini Golan, yang berjarak hanya 500 meter dari garis demarkasi. Dari ketinggian 1.500 dan 2800 meter di atas lereng terjal dan puncak Gunung Hermon, pasukan Israel dengan mudah memantau setiap gerakan pasukan Suriah di utara. Pasukan elite Israel yang juga terlatih untuk perang di pegunungan salju juga bisa mengamati kota Damaskus yang jauhnya sekitar 43 kilometer. Sementara itu di Golan saat ini sudah ada sekitar 17.000 pemukim Yahudi yang sudah menetap disana sejak tiga dekade dan hidup dari hasil perkebunan, terutama anggur dan apel. Mereka memperoleh previlese yang diberikan pemerintah dan tidak bersedia keluar dari Golan dengan begitu saja.
Dataran Tinggi Golan sangat kaya dengan sumber airnya, yang menjadi kebutuhan pokok negara-negara gurun pasir. Suriah dengan segala usaha berusaha mengeringkan sumber air Israel ini dengan cara membelokkan aliran sungai Yordan tetapi tidak pernah berhasil. Sejak bulan Juni 1974, 1250 pasukan dari DOF (Disengagement Observer Force) PBB telah berpatroli di daerah yang menjadi perbatasan Israel - Suriah. Sesungguhnya pasukan PBB ini tidak cukup kuat untuk mencegah agresi yang dapat terjadi setiap saat. Keadaan yang sama seperti pasukan sekutu ketika berada di Berlin Barat selama perang dingin berlangsung. Tetapi bagaimanapun juga sekarang dapat dikatakan bahwa PBB telah bertindak sebagai penjamin perdamaian di Dataran Tinggi Golan.
Pada masa PM Benyamin Netanyahu, pemerintah terlalu ditekan oleh Partai Likud dan kalangan konservatif Israel, untuk tidak berunding apapun dengan Suriah. Dan tentunya juga menghambat perwujudan Perjanjian Oslo I dan II untuk berdamai dengan Palestina. Tetapi kemudian suasananya jauh berbeda ketika Ehud Barak menjadi Perdana Menteri, ia ingin agar Israel dapat hidup berdampingan secara damai dengan negara-negara Arab yang menjadi tetangganya, walaupun untuk itu ia harus menanggung resiko dikecam habis-habisan. Tetapi Ehud Barak sudah mengisyaratkan bahwa pengembalian Golan adalah kompromi atau konsesi yang cukup menyakitkan dan mahal karena ia harus memberikan jaminan kompensasi terhadap 17.000 pemukim Yahudi dan penarikan 20.000 pasukannya yang berada di sekitarnya, untuk meninggalkan Golan.
Kitab Suci menginformasikan bahwa pada waktunya nanti Israel akan menaruh kepercayaan besar kepada perlindungan yang dijanjikan oleh Antikris melalui perjanjian bilateral dengan Uni Eropa (Yehezkiel 38 - Daniel 9)
KELOMPOK-KELOMPOK YAHUDI
Upaya pengembalian dataran tinggi Golan mendapat penolakan dari sebagian besar rakyat Yahudi, terutama dari golongan Yahudi Shepardim, yakni masyarakat Yahudi yang lahir di Eropa Timur, atau di negeri-negeri Arab seperti Maroko, Mesir, dan Yordania, sebelum terbentuknya negara Israel (1948). Mereka digolongkan sebagai golongan ultra-ortodoks dan ultra-nasionalis, yang masih berpegang kuat pada nilai-nilai spiritual Yahudi. Shepardim menganggap bahwa Yerusalem, Hebron, dan wilayah-wilayah lain di Tanah Perjanjian yang masih ditempati oleh orang bukan Yahudi, harus dibebaskan, termasuk Golan. Jumlah shepardim adalah 40 persen dari jumlah seluruh bangsa Yahudi. Mereka mempunyai ciri-ciri khusus, antara lain mengenakan baju sutera dan topi hitam, serta memelihara jambang dan kumis janggut. Mereka tinggal berkelompok, misalnya di daerah Mea Sharim atau Heredi di Yerusalem, dan beribadah secara aktif di sinagog-sinagog. Ada lagi kelompok elite Yahudi Askhenasim, yakni imigran asal Eropa Barat dan Amerika yang berjumlah 22 persen. Merekalah yang menempati level atas dalam ekonomi maupun politik. Kelompok ini mendukung penuh kebijaksanaan Partai Buruh untuk merealisasikan perdamaian secara penuh dengan negara-negara Arab, termasuk pengembalian dataran tinggi Golan kepada Suriah. S
Saat ini proses Golan masih berlangsung alot karena munculnya banyak hambatan sosial, keagamaan, dan politik. Terlebih lagi sejak pemimpin "garis keras" Ariel Sharon menduduki posisi Perdana Menteri Israel. Sharon tidak mungkin berkompromi dengan apapun tentang Golan. Diperkirakan ia akan "membabat" habis semua rintangan untuk mempertahankan Golan, berapapun harganya.
Beberapa ahli politik Timur Tengah memprediksikan bahwa pada akhirnya Israel akan mengembalikan seluruh atau sebagian Dataran Tinggi Golan kepada Suriah dengan syarat PBB atau Uni Eropa menduduki daerah itu sebagai jaminan keamanan Israel. Jika hal itu benar-benar terjadi, maka itu menjadi saat-saat yang menentukan sepanjang sejarah, karena belum pernah sekalipun Israel menyerahkan keamanan nasionalnya kepada pikah lain.
BAIT SUCI KETIGA
Tetapi Kitab Suci juga menginformasikan bahwa pada waktunya nanti Israel akan menaruh kepercayaan besar kepada perlindungan yang dijanjikan oleh Antikris melalui perjanjian bilateral dengan Uni Eropa (Daniel 9:27). Yehezkiel menggambarkan keadaan Israel sebelum adanya perjanjian tersebut: "…tanah yang kota-kotanya tanpa tembok…mereka semuanya diam tanpa tembok atau palang atau pintu gerbang" (Yehezkiel 38:11). Ini adalah suatu hal yang luar biasa. Jika anda pernah mengunjungi Israel, maka anda akan mengerti bahwa kubu-kubu pertahanan adalah prioritas utama bagi keamanan Israel. Pasukan tentara yang sangat terlatih, senapan-senapan mesin, tank-tank, helikopter, kawat berduri, semua itu menjadi benteng-benteng atau tembok-tembok bahkan pintu gerbang pertahanan Israel. Serangan Rusia dan sekutu Arab-nya di ujung akhir zaman nanti akan memporak-porandakan semua pertahanan itu sehingga Israel terpaksa mengadakan perjanjian dengan Uni Eropa. Mungkinkah porak-porandanya benteng pertahanan Israel itu karena mereka terlalu bersukacita atas pembangunan Bait Suci Ketiga?, who knows. - Bagaimanapun, Kitab Suci sudah menubuatkan apa yang akan terjadi dengan Israel dan Yerusalem. Keduanya akan tetap memegang peran penting dalam menutup sejarah manusia. Bila saatnya tiba, ketegangan baru akan terjadi mengenai Dataran Tinggi Golan ini menyusul masalah Jalur Gaza - Tepi Barat - dan Lebanon Selatan. Dunia akan menghadapi semua masalah ini sebagai suatu kemunduran dari Perjanjian Oslo II, yang berarti kehilangan jaminan perdamaian di Timur Tengah. Tetapi kita umat Tuhan akan membacanya sebagai perjalanan atau proses waktu yang mendekat kepada penggenapan nubuat Kitab Suci.
STRATEGIS SECARA MILITER
Dataran Tinggi Golan adalah suatu dataran tinggi yang sangat strategis dan sangat menentukan secara militer. Luasnya kurang lebih 480 mil persegi dan dibagi menjadi dua bagian: Golan Bawah, yang terletak di selatan dengan ketinggian antara 182 sampai 578 meter, dan Golan Atas di utara dengan ketinggian lebih dari 912 meter diatas permukaan laut. Beberapa puncak bukitnya mencapai ketinggian 1338 - 1500 meter. Dan tempat tertingginya adalah puncak gunung Hermon yang bersalju, 2814 meter. Di bawah penguasaan Suriah tempat ini sangat sempurna untuk meluncurkan roket ke kota Yerusalem. Secara geografis seluruh wilayah Israel terletak di kaki Dataran Tinggi Golan. Bila Israel membiarkan Suriah duduk disitu, mereka dapat menjadikan seluruh Israel sebagai ladang pembantaian. Sebaliknya bagi Israel penguasaan wilayah Golan ini merupakan keuntungan baik secara militer maupun kependudukan. Dapat dikatakan bahwa keamanan seluruh wilayah Israel sangat bergantung atas penguasaannya atas dataran tinggi Golan. Dan selama lebih dari 25 tahun Israel bertahan di dataran tinggi Golan, tidak ada isyarat sedikitpun bagi Israel untuk menyerahkan lokasi strategis ini ke pihak manapun. (Red)
SIAPA YANG MENJAMAH ISRAEL, BERARTI MENJAMAH "BIJI MATA TUHAN"
Itulah yang dikatakan oleh Nabi Zakaria 2500 tahun yang lalu, tetapi yang sekarangpun masih tetap berlaku. Apa sebab Israel dan Yerusalem menjadi begitu penting kita perhatikan? - karena bangsa ini telah memberikan kepada dunia suatu masalah yang tidak terpecahkan sampai kapanpun, dan Yerusalem adalah kota tempat sejarah masa kini akan mencapai klimaksnya. Israel dan Yerusalem merupakan "jam Tuhan".
Detik demi detik berdenyut membawa perubahan-perubahan global. Diktator-diktator dunia berusaha membinasakan Israel, tetapi sia-sia, bangsa ini tetap hidup dan Yerusalem tetap eksis selama ribuan tahun dan menjadi "Pasu yang menyebabkan segala bangsa menjadi pening. Aku akan membuat Yerusalem menjadi batu untuk diangkat bagi segala bangsa. Siapa yang mengangkatnya pastilah mendapat luka parah" (Zakaria 12:2-3).
Mengapa dunia bersusah-sudah tentang suatu bangsa yang relatif tidak penting bagi dunia ini? - karena Tuhan telah memilih Israel untuk menikmati suatu hubungan istimewa dengan diri-Nya sendiri. Ia juga berjanji akan memberkati orang-orang yang berbaik hati kepada Israel dan mengutuk orang-orang yang memperlakukan mereka dengan keras (Kejadian 12:3), suatu hukum yang berlaku sampai sekarang.
Melalui "Perjanjian Baru" kita umat Tuhan adalah Israel-Israel rohani dimana kita dipilih untuk menikmati hubungan kasih dengan-Nya, melalui Yeshua Hamasiah Tuhan. Janji-janji untuk Israel berlaku bagi kita. Tuhan tidak akan ingkar janji kepada umat-Nya. Kita adalah biji mata Tuhan dalam Yeshua Hamasiah.
HalleluYAH .. !
Sabtu, 24 Juli 2010
MENGHADAPI STRATEGI MUSUH
Matius 12:45
Setelah dilemparkan dari gunung Allah yang kudus, lucifer menyusun suatu system pemerintahan untuk melawan Allah. Didalam upayanya untuk menghancurkan kehidupan manusia lucifer mengatur suatu strategi yang cukup licik supaya manusia termasuk orang-2 percaya terpleset jatuh kedalam jerat yang dipasangnya. Dari ayat firman Tuhan yang kita renungkan hari ini setidaknya kita bisa belajar bagaimana menghadapi strategi dari roh-roh jahat ini.
Pertama, roh jahat memiliki mental yang cukup kuat, yaitu tidak mudah putus asa. Musuh kita mempunyai mental yang cukup kuat, seharusnya kitapun memiliki mental yang kuat juga. Pada saat menghadapi kegagalan tidak layak bagi kita berputus asa lalu meninggalkan Tuhan. jika sungguh-2 bergantung pada Tuhan maka sebenarnya tidak ada satupun dari kita yang gagal. Kegagalan yang kita hadapi adalah kesuksesan yang tertunda. Karena itu jangan mudah putus asa jika ingin menjadi pemenang.
Kedua, roh jahat memiliki kewaspadaan dan tidak mau mengulangi kesalahan untuk yang kedua kalinya. Ketika akan menyerang mangsanya, dia tidak sendirian lagi tetapi mengajak tujuh roh yang lebih jahat untuk membantu pekerjaannya. Perhatikan karakter roh jahat ini, ketika melihat temannya memerlukan bantuan untuk menyerang musuh, roh jahat mau bersatu untuk bekerjasama. Merka memiliki solidaritas, mereka tahu menolong rekannya yang jatuh. Bagaimana dengan kita orang percaya? Kalau kita boleh jujur, seringkali jika diantara kita ada yang jatuh kita tidak mau menolongnya tetapi justru menginjaknya agar tidak bisa bangkit lagi. Layakkah kita disebut anak-2 Allah? Mari kita tinggalkan kebencian, saling menjatuhkan. Waspada, berjaga-jagalah dan bersatulah demi kemuliaan nama Tuhan Yesus.
Ketiga, roh jahat hanya mampu menguasai menguasai pribadi yang didalam hatinya tidak ada Roh Kudus. Ini adalah berita sukacita karena Allah mengaruniakan Roh KudusNya kepada kita, untuk membantu kita, menghibur kita, dan senantiasa mengingatkan kita dalam segala keadaan. Karena itu untuk mencapai kemenangan janganlah kita mendukakan Roh Kudus, hargailah dan hormatilah kehadiranNya didalam kita.
Setelah dilemparkan dari gunung Allah yang kudus, lucifer menyusun suatu system pemerintahan untuk melawan Allah. Didalam upayanya untuk menghancurkan kehidupan manusia lucifer mengatur suatu strategi yang cukup licik supaya manusia termasuk orang-2 percaya terpleset jatuh kedalam jerat yang dipasangnya. Dari ayat firman Tuhan yang kita renungkan hari ini setidaknya kita bisa belajar bagaimana menghadapi strategi dari roh-roh jahat ini.
Pertama, roh jahat memiliki mental yang cukup kuat, yaitu tidak mudah putus asa. Musuh kita mempunyai mental yang cukup kuat, seharusnya kitapun memiliki mental yang kuat juga. Pada saat menghadapi kegagalan tidak layak bagi kita berputus asa lalu meninggalkan Tuhan. jika sungguh-2 bergantung pada Tuhan maka sebenarnya tidak ada satupun dari kita yang gagal. Kegagalan yang kita hadapi adalah kesuksesan yang tertunda. Karena itu jangan mudah putus asa jika ingin menjadi pemenang.
Kedua, roh jahat memiliki kewaspadaan dan tidak mau mengulangi kesalahan untuk yang kedua kalinya. Ketika akan menyerang mangsanya, dia tidak sendirian lagi tetapi mengajak tujuh roh yang lebih jahat untuk membantu pekerjaannya. Perhatikan karakter roh jahat ini, ketika melihat temannya memerlukan bantuan untuk menyerang musuh, roh jahat mau bersatu untuk bekerjasama. Merka memiliki solidaritas, mereka tahu menolong rekannya yang jatuh. Bagaimana dengan kita orang percaya? Kalau kita boleh jujur, seringkali jika diantara kita ada yang jatuh kita tidak mau menolongnya tetapi justru menginjaknya agar tidak bisa bangkit lagi. Layakkah kita disebut anak-2 Allah? Mari kita tinggalkan kebencian, saling menjatuhkan. Waspada, berjaga-jagalah dan bersatulah demi kemuliaan nama Tuhan Yesus.
Ketiga, roh jahat hanya mampu menguasai menguasai pribadi yang didalam hatinya tidak ada Roh Kudus. Ini adalah berita sukacita karena Allah mengaruniakan Roh KudusNya kepada kita, untuk membantu kita, menghibur kita, dan senantiasa mengingatkan kita dalam segala keadaan. Karena itu untuk mencapai kemenangan janganlah kita mendukakan Roh Kudus, hargailah dan hormatilah kehadiranNya didalam kita.
Rabu, 21 Juli 2010
Bahaya Gereja Setan
1. SEJARAH GEREJA SETAN
Gereja Setan didirikan di San Fransisco, California, pada malam Walpurgis 30 April 1966 oleh Anton Szandor LaVey. Anton LaVey menjadi Pendeta Tinggi gereja ini sampai kematiannya pada tahun 1997.[1] Pada tahun 1950-an, Anton LaVey membentuk sebuah kelompok yang dinamakan The Order of the Trapezoid, yang kemudian berubah menjadi badan pengurus Gereja Setan. Orang-orang yang terlibat dalam aktivitas LaVey meliputi Carin de Plessen (yang tumbuh di Istana Kerajaan Denmark), Dr. Cecil Nixon (ahli sulap, eksentris, and penemu automaton), sutradara Kenneth Anger, Asesor kota Russell Wolden, Donald Werby, antropolog Michael Harner, dan penulis Shana Alexander. Kolega LaVey lainnya pada saat itu meliputi penulis fiksi horor dan fiksi ilmiah Anthony Boucher, August Derleth, Robert Barbour Johnson, Reginald Bretnor, Emil Petaja, Stuart Palmer, Clark Ashton Smith, Forrest J. Ackerman, dan Fritz Leiber Jr.
Pada tahun pertama pembentukannya, Anton LaVey dan Gereja Setan mendapatkan perhatian media yang besar dengan secara publik melakukan upacara pernikahan Setan antara Judith Case dengan wartawan radikal John Raymond. Upacara pernikahan ini difoto oleh Joe Rosenthal, yang terkenal oleh fotonya Raising the Flag on Iwo Jima selama Perang Dunia II. Acara lainnya yang juga menarik perhatian adalah upacara pemakaman anggota Gereja Setan, Edward Olson yang juga merupakan perwira Angkatan Laut oleh permintaan istrinya. Gereja Setan disebut-sebut dalam banyak buka dan merupakan topik artikel majalah dan surat kabar semasa tahun 1960-an dan 1970-an. Ia juga merupakan subjek utama film dokumenter Satanis (1970).
LaVey juga muncul dalam film Kenneth Anger, Invocation of my Demon Brother, dan berperan sebagai penasehat teknis dalam film The Devil's Rain (dibintangi oleh Ernest Borgnine, William Shatner, dan John Travolta). Pada tahun 1975, LaVey menciptakan kontroversi dalam Gereja Setan itu sendiri dengan menghilangkan sistem "Grotto" Gereja dan mengeluarkan orang-orang yang dia anggap menggunakan Gereja ini sebagai prestasi di dunia luar. Pada saat yang sama, LaVey menjadi lebih selektif dalam menerima wawancara. Aktivitas yang "tertutup" ini kemudian menyebabkan rumor bahwa Gereja ini telah tutup atau LaVey telah mati. Pada tahun 1980-an, umat Kristen, para ahli terapi yang terspesialisasi dalam pemulihan ingatan, dan media massa mengungkit-ungkit kembali konspirasi kejahatan yang berhubungan dengan Gereja Setan. Anggota-anggota Gereja Setan seperti Peter H. Gilmore, Peggy Nadramia, Boyd Rice, Adam Parfrey, Diabolos Rex, danKing Diamond, aktif dalam media massa untuk membantah tuduhan atas aktivitas kriminal tersebut.
FBI kemudian mengeluarkan laporan resmi yang membantah teori konspirasi kriminal itu. Fenomena ini kemudian dikenal sebagai “The Satanic Panic”. Pada tahun 1980-an dan 1990-an, Gereja Setan dan para anggotanya sangat aktif dalam memproduksi film-film, musik, dan majalah-majalah yang berhubungan dengan Setanisme. Pendeta Tinggi Peter H. Gilmore.Setelah kematian Anton Szandor LaVey, posisinya sebagai kepala Gereja Setan diteruskan oleh istrinya, Blanche Barton. Barton tetap terlibat dalam aktivitas Gereja ini; namun pada tahun 2001 ia menyerahkan posisinya kepada Peter H. Gilmore dan Peggy Nadramia. Kantor pusat Gereja Setan juga dipindahkan dari San Fransisco ke New York City. Gereja Setan tidak mengakui organisasi-organisasi lainnya sebagai pemegang sah setanisme, namun mengakui bahwa seseorang tidaklah harus menjadi anggota Gereja Setan untuk menjadi seorang Satanis.
Banyak figur-figur publik yang secara publik menjadi anggota Gereja Setan, meliputi: Kenneth Anger, King Diamond, Teresa Hidy, David Vincent, Marilyn Manson, Aaron Joehlin, Boyd Rice, Marc Almond, gitaris Alkaline Trio Matt Skiba dan drummer Derek Grant, pegulat profesional Balls Mahoney, Sterling James Keenan, jurnalis Michael Moynihan, pianis Liberace, gitaris Matthew McRaith, dan Sammy Davis Jr.[2] and the artist Coop.[3] Oleh karena Gereja Setan tidak pernah membeberkan informasi keanggotaannya secara publik, tidak diketahui berapa banyak anggota Gereja ini. Pada Oktober 2004, Angkatan Laut Britania Raya secara resmi mengakui pendaftaran anggota angkatannya sebagai seorang Satanis
2. GEREJA SETAN DI INDONESIA
Berita Dari Gereja Setan Indonesia
(Pengakuan Prince of Michael, Pimpinan Gereja Setan di Indonesia)
Awas! :ABG diperalat sebagai ujung tombak gereja setan 4 team gereja setan:
1. The Mou Mou
2. Children Of God
3. Dragon Team
4. Satan Web
Di duga, Iblis merancangkan Manado merupakan pusat gereja setan No.2 di dunia, setelah California.
Hari-hari khusus mereka:
1. Halloween
2. Solstice
3. Equinox
4. Black sabath
Nama Rina dan Laura. Minggu-minggu terakhir bulan Maret 1999 sempat berkibar di bumi Minahasa. Tepatnya di kota Manado. Rina dan Laura merupakan dua dari sembilan pengikut Gereja Setan yang berhasil dibebaskan dari kuasa setan yang selama ini menguasai hidupnya. Dibebaskannya Rina dan Laura dari pengaruh kuasa gelap, seakan membuka mata para hamba Tuhan di bumi Minahasa khususnya, dan umat Kristiani pada umumnya bahwa ancaman pihak gereja setan bukan sekedar guyon-guyonan. Hal ini terungkap dari pengakuan Rina dan Laura di hadapan para Hamba Tuhan.“Saya dinobatkan menjadi istri lucifer, di tahun 1996 lewat suatu upacara perkawinan” aku Rina tanpa ragu-ragu. Selanjutnya iapun mengaku bahwa sebagai pasangan suami istri lucifer, mereka sudah melakukan hubungan intim sebagaimana layaknya. “Saya belum memeriksa apakah saya masih gadis. Saya tak berpikir kesitu” lanjut Rina yang nama lengkapnya Rina Harsum Tamanampo.Lain lagi cerita Laura Gansalangi, yang biasa dipanggil Laura. Ia mengaku mendapat nama panggilan ACE yang jika dibaca menjadi ASE singkatan dari Anak Emas Setan. Menurut kedua gadis ini, kota Manado memang merupakan sasaran utama gereja setan.
The Dragon Team
Berdasarkan pengakuan Rina dan Laura diketahui bahwa struktur organisasi gereja setan (GS) sangat rapi. Di eselon teratas adalah lucifer si biang bala yang harus disembah. Sedangkan di bawahnya adalah Prince of Michael. Kemudian di bawah Prince of Michael terdapat empat tim dengan nama masing-masing: 1. Dragon Team (Tim Naga) dipimpin oleh RYAN, si bule asal kota Pittsburg, AS. Tim ini beranggotakan 12 orang dan termasuk Tim Elit. Tak sembarang orang bisa masuk Tim Naga. Menyusul Tim: The Mou-Mou – Satan Web (Jaringan Setan) dan Children of God.Masing-masing tim ini beranggotakan 250 anggota. Setiap anggota baru, langsung terdaftar dan namanya dibukukan dengan rapi. Yang menjadi anggota bukan sembarangan orang. Mereka adalah orang pilihan baik dari segi mental maupun intelektual. Dan, sasaran utama mereka ialah ABG alias Anak Baru Gede yang kemudian diperalat sebagai ujung tombak gerakan mereka. Konon, gereja setan memiliki perangkat komputer dengan sistem yang amat canggih dan Data Base mereka mampu menampung 8 milyar data manusia.
Children of God (COG)
Dari keempat Tim di atas, mungkin Tim Children of God (COG) yang pernah membuat heboh umat Kristiani di Indonesia. Sekitar tahun 80an merembes di bumi Indonesia & pengajarannya menjurus keajaran asusila sehingga dikecam bahkan dikutuk pemuka Agama. Akibatnya Jaksa Agung melarang barang2 cetakan COG. Bahkan Dirjen Bimas Protestan menghimbau pimpinan gereja, agar meningkatkan pembinaan warga jemaatnya dengan surat edaran tanggal 13 Maret 1984 no. F/26/930/84. Pendiri COG adalah David Brant Berg di Melrose, Oakland, California. Disebabkan ajaran2 nya menjurus & berbau seks, maka ajarannya cepat menarik para remaja serta anak muda di Indonesia. Dalam waktu yang relatif singkat anggota mereka bertambah banyak. Di Jakarta saja mencapai 5000 orang. Bahkan kota keripik tempe Purwokerto “kecipratan” 200 anggota COG. COG cepat merebak di Indonesia karena kegiatannya meliputi banyak bidang. Antara lain: Bidang Literatur, Musik, Drama, Audio Visual, Kursus Bahasa. Salah satu doktrin / ajaran sesat mereka ialah bahwa Yesus adalah hasil hubungan seks antara Allah dan Maria.
Perlu Pelepasan
“Prosesi yang Tegang!” demikian komentar harian Manado Post, ketika anggota tim 11-nya yang melacak kegiatan gereja setan, turut menyaksikan acara pelepasan 3 roh kuasa gelap dari tubuh Laura, yakni raja iblis (lucifer), hyberia (istri lucifer) & prince of michael di gereja GMIM Paulus Jl Sam Ratulangi, Manado tgl 24 Maret lalu. Proses pelepasan Laura dipimpin oleh Ev. Herman Kemala, seorang hamba Tuhan yang dikaruniai talenta serta mempelajari liku2 aliran sesat di AS. Acara pelepasan sendiri diprakarsai oleh Pdt. Billy SPAK. Hadir pula Kakansospol Manado Mayor John Rambing, Sekum GMIM Pdt. Niko Gara S. Th MA, Aparat keamanan dari Polda Manado, & hamba2 Tuhan gereja setempat yang diundang hadir.
Saat acara pelepasan dimulai hadirin dipersilahkan untuk menyaksikan tanda2 yang dimiliki oleh gereja setan yang terpatri di tubuh Laura. Antara lain di lengan kanan & kiri berupa angka 666 serta Pentagram, naga leviatan, bunga mawar di dada kanan yang muncul di tubuh Laura. “Aduh, butul kantara skali tu angka 666…” kata seorang hadirin dengan logat Manado, ketika melihat lambang setan 666 dengan wajah pucat. Hadirin seakan tak sabar ingin melihat Ev. Herman segera melepaskan Laura dari tiga sosok roh jahat yang ada dalam dirinya. Sehelai karpet digelar & Laura dipersilahkan duduk sambil bersila di hadapan Ev. Herman.
Petugas keamanan, hamba2 Tuhan, Sekum GMIM Pdt. Niko Gara & pimpinan gereja lainnya duduk di barisan depan, agar dapat dengan jelas melihat proses pelepasan kuasa jahat dalam diri Laura. Saat itu, melalui mulut Laura terdengar dengan jelas teriakan, sindiran, permintaan serta rencana besar2an dari tiga sosok roh dalam diri Laura. Bahkan si raja iblis, lucifer, secara langsung menceritakan rencana busuk mereka untuk mengacaukan pengikut umat Kristiani dengan menerapkan apa yang disebut Zaman Baru (New Age Movement). Langkah berikutnya ialah Ev. Herman menyerahkan mic kepada Pdt. Niko Gara untuk berdialog langsung dengan lucifer melalui mulut Laura.“Aku tak berurusan dengan dia melainkan dengan kamu, Herman!” bentak si Raja Iblis kepada Ev. Herman. Langkah berikutnya, Ev. Herman kemudian melakukan proses pelepasan dengan penumpangan tanngan atas diri Laura, yang menyebabkan gadis itu berkali-kali muntah darah, berteriak histeris sambil mengucapkan kata2 yang sulit dimengerti.
“Herman…Aku tidak berurusan dengan orang ini. Dia bukan tandinganku. Semburan darah yang keluar dari mulut Laura, membuat beberapa hadirin di bagian depan, merasa jijik. Sementara Laura meracau tidak karuan, beberapa pembantu Ev. Herman memegangi tubuh Laura. Proses pelepasan ditandai dengan adanya “tawar-menawar” antara lucifer dengan Ev. Herman. Lucifer berkeras ingin tetap berada dalam diri Laura karena Laura adalah ASE atau Anak Emas Setan. “Ia adalah milikku karena ia adalah mempelaiku & kota Manado adalah ranjangku tempat berbaring!” kata lucifer. Namun, Allah tak mau berkompromi kepada iblis. Lewat hambaNya, Ev. Herman, malam itu, Laura berhasil dipulihkan lagi dari cengkraman raja iblis. Malam itu roh asli Laura, dipanggil kembali ke fisiknya dalam nama Allah Bapa, Allah Anak, & Allah Roh Kudus. Ev. Herman mengajak seluruh hadirin berdoa bersama karena Laura berhasil direbut kembali dari tangan iblis. Puji Tuhan, seru hampir seluruh hadirin yang menyaksikan bagaimana Allah telah mengalahkan si raja iblis.
Mengapa Manado?
Gereja setan tak hanya merasuk & merusak orang Kristen di Manado, tetapi mereka juga merencanakan Manado sebagai pusat gereja setan nomor 2 di dunia setelah California di AS. Hal ini terbukti dari ucapan Prince of michael, bahwa separuh kota Manado sudah dikuasai oleh gereja setan. Lalu, mengapa target mereka justru Manado, kota terbesar di kawasan utara Indonesia yang justru merupakan benteng imat Kristiani yang tangguh? “Di Manado, banyak hamba Tuhan yang menentukan detak nadi aktivitas pelayanan di Indonesia. Kehidupan masyarakatnya dinilai sangat baik, kehidupan rohaninya kuat. Selain itu persekutuan yang sangat tangguh seperti seringnya diadakan KKR. Jadi, kalau Manado yang dinilai sebagai “jantungnya” orang Kristen, sudah hancur, maka dengan sendirinya seluruh kota lainnya di Indonesia akan mudah ditaklukan oleh gereja setan. Banyaknya pengikut Yesus Kristus di sini, juga merupakan dorongan kuat bagi gereja setan untuk menguasai Manado terlebih dulu…” kata Rina, ketika diwawancarai Tim 11 dari Manado Post. Rina, selanjutnya mengatakan untuk memecah belah umat Kristen, anggota gereja setan tak segan2 menyelusup di tempat2 ibadah.
Hal ini yang sangat dimanfaatkan oleh anggota gereja setan untuk menyelusup dalam & menarik orang2 yang dinilai memiliki bobot tertentu. “Antara lain, dipilih mereka yang intelektualitasnya tinggi, berkepribadian serta tak mudah terpengaruh” sambung Rina lagi. Gereja setan, yang didirikan oleh Anton Szandor Lavey tanggal 30 April 1967, sebenarnya pertama kali menyelusup ke Indonesia lewat Kalimantan. Tetapi, belakangan mereka berubah pikiran karena prospek kota Manado “lebih cerah” untuk perkembangan gereja setan. Maka di tahun 1991 dimulai oleh sepasang suami istri, gereja setan dideklarasikan pendiriannya di gedung Joeang Manado pada tanggal 31 Oktober, bertepatan dengan acara Halloween.
Cara Mencari Korban
Modus operandi mereka ialah tempat2 ramai seperti pertokoan, mall, atau tempat hiburan Calon korban biasanya ditatap lurus2 matanya biasanya calon korban seakan kena hipnotis. Cara lain ialah dgn berjabatan tangan dgn memakai cincin Pentagram yang tajam, sehingga menimbulkan luka. Darah yang keluar luka akan dipakai untuk mengontrol calon korban dari jarak jauh. Bagi yang sukses “mencari jiwa baru” biasanya akan memperoleh imbalan uang antara Rp.300 sampai Rp.500 ribu. Namun, seandainya ada tugas yang diberikan, gagal, maka ada sanksi berat yang dikenakan. Yakni hukuman mati! Adapun hari2 khusus yang dirayakan antara anggota gereja setan ialah: Halloween. Hari raya ini dirayakan setiap tanggal 31 Oktober. Para pengikut datang dengan berpakaian yang menyeramkan dengan topeng2 aneh.
Puncak acara ialah dengan pelampiasan kepada Yesus Kristus dalam wujud gambarNya, yang diinjak2, sementara di bagian atas ruangan digantung simbol salib patah (broken cross).Hari Raya kedua, ialah Solstice, yang dirayakan di bulan Desember seminggu sebelum Natal. Mereka menargetkan, sebelum umat Kristiani merayakan Natal, maka pada tanggal 24 Desember malamnya, akan meminta korban. Sehingga dengan begitu, umat Kristiani akan mengalami hari duka. Hari lain ialah Equinox. Dirayakan setiap tanggal 13 Maret & khusus diikuti oleh hanya 13 wanita dalam kelompok yang dinamakan Sisters of the Light, salah satu kelompok jabatan dalam struktur organisasi gereja setan. Yang terakhir ialah Black Sabath, atau Misa Hitam. Dalam upacara ritual khusus ini biasanya ada tumbal yang harus disediakan yakni korban bayi yang baru berumur 4 minggu. Merebaknya kasus Laura & Rina yang dibebaskan dari kuasa gelap, membuat para hamba Tuhan di Manado memperketat barisan serta waspada selalu untuk menjaga & membina jemaat mereka.
Apalagi, bukan hal yang mudah untuk merebut kembali jiwa2 yang sudah dikuasai oleh kuasa gelap. Dan, tak banyak hamba Tuhan yang memiliki talenta seperti Ev. Herman Kemala. Tetapi, apakah pengobatan atau kesembuhan yang dilakukan Ev. Herman Kemala dapat diterima oleh para hamba Tuhan? “Secara logika memang tak bisa dipercaya. Tetapi, Alkitab mengakui adanya roh jahat atau iblis. Jadi, dalam hal ini harus ada pendekatan alkitabiah “aku Pdt. Nico Gara usai “berdialog” dengan si raja iblis kepada Tim 11 dari Manado Post. Hal senada juga dikatakan oleh Pdt. J. Manampiring S.Th, Pdt. Wilder Pattyranie S.Th & ketua jemaat GMIM Paulus Pdt. Ny. Th. Palngiten Lantang. “sulit dipercaya dari kacamata logika, namun ini menyangkut alam roh & alam supernatural yang harus dilihat dari kacamata iman “aku mereka bersama. “Sungguh semakin meneguhkan iman kepercayaan kita bersama. Cara penyembuhan Pak Herman bisa diterima & sesuai dengan teologia Kekristenan, terutama menempatkan Yesus Kristus serta unsur Tri Tunggal, Bapa, Anak Roh Kudus di dalamnya” lanjut mereka lagi. Lalu, bagaimana dengan pandangan Kabag Bintibmas Dit Binmas Polda Sulut, yang juga dijabat oleh Pdt. Pattyraine? “Dilepaskannya Laura, Rina serta rekan2nya tak berarti kita tidak waspada lagi” ucapnya. Nah, umat Kristiani se Indonesia, waspadalah terhadap pengaruh anggota2 gereja setan yang senantiasa mencari korban. Siaap!!!!!!! (Laporan Tim 11 M.Post)
Awas!!!
Utusan gereja setan sudah dikirim ke Bandung dan Jakarta! Kabar di atas bukan main2. Salah satu utusan gereja setan (GS) Manado gagal dalam melaksanakan misinya, yaitu membuat kacau di beberapa gereja di Jakarta. Hal ini terungkap ketika Pdt. S.Bella Gembala Sidang GBI Pemulihan, saat berkhotbah tanggal 28 April 1999 lalu. “Saat seluruh jemaat menyanyi, pemuda itu diam saja. Ketika jemaat bertepuk tangan, dia juga diam saja. Ketika saya tanyakan siapa yang ingin didoakan untuk menerima damai sejahtera Tuhan Yesus, dia angkat tangan. Tapi, cuma separuh terangkat. Saat jemaat maju, dia juga ke depan. Ketika saya dekat kepadanya, tiba2 pemuda itu mengayunkan tinjunya ke arah saya. Namun, Roh Kudus melindungi saya. Saya terhindar & hantamannya mengenai mimbar. Saya doakan dia! Tiba2 dia gelisah & jatuh menggelepar2, muntah2 darah dari dalam mulutnya. Baunya amis. Saya urapi dia dengan minyak urapan! Ketika dia tenang kembali, pemuda itu minta sehelai kertas & sebuah bolpen. Tahukah saudara apa yang dia tulis? “Saya diutus ke Jakarta dari gereja setan Manado, untuk membuat kacau gereja Bethany, Sungai Yordan, Antiokia & Pemulihan!” Beberapa saat kemudian, ia bercerita bagaimana GS menarik calon anggotanya. Sasaran mereka ialah anak muda yang broken home. Kalau berhasil menggaet calon anggota pemuda, diberi upah Rp. 20.000,- Kalau pemudi Rp. 200.000,- Mengapa jauh lebih mahal? Karena kegadisannya bisa dipersembahkan kepada Lucifer!
Dari Pengikut Setan Menjadi Pengikut Tuhan
Flora adalah seorang gadis pendiam yang mendaftar di sekolah lanjutan Kristen di Manado Indonesia bagian timur. Setelah beberapa bulan sekolah berjalan diadakanlah Pekan Doa 10 hari. Pendeta yang memimpin Pekan Doa itu menggunakan waktu berjam-jam untuk memberi nasihat dan bimbingan rohani kepada para siswa.
Pada suatu hari pendeta itu melihat nama Flora tertera di dalam daftar para siswa yang ingin menemuinya. Setelah dia tiba, dia memberikan banyak pertanyaan tentang apa yang diajarkan Alkitab dan gereja. Esoknya dia datang lagi dan memberikan pertanyaan yang lebih banyak. Kemudian pada hari Jumat dia datang lagi ke kantor, kali ini dengan penyataan yang mengejutkan, “Saya datang ke sekolah ini bukan untuk memperoleh pendidikan Kristen, ” katanya memulai. “Saya dikirim ke sini untuk membagikan kepercayaan saya kepada para siswa dan berupaya untuk mempertobatkan mereka kepada agama saya.”Flora menyatakan bahwa dia dan keluarganya adalah anggota sebuah gereja yang menyembah Setan. Para pemimpin agamanya telah mengutus dia sebagai seorang misionaris rahasia, seorang mata-mata, untuk membawa orang-orang kepada Setan. Tetapi dia perhatikan ada suatu hal yang lain di dalam diri para siswa di sekolah ini, dan dia sadar itulah agama yang mengasingkan mereka. Jadi ganti membagikan imannya kepada para siswa dan guru itu, dia mulai memberikan pertanyaan-pertanyaan tentang apa yang dipercayai orang-orang Kristen.“Sekarang saya sadar bahwa selama dua tahun saya telah menjadi seorang tawanan gereja Setan, tetapi sekarang saya ingin mengikut Yesus,” katanya.
Tetapi ketika pendeta bertanya apakah dia bersedia untuk baptisan, dia menggelengkan kepala. “Saya tidak mau dibaptiskan!” sahutnya hampir berteriak. “Dua tahun yang lalu saya diharapkan akan dibaptiskan di sebuah gereja Protestan, tetapi ketika pendeta dan saya masuk ke dalam air, seluruh tubuh kami berdua penyakitan. Ini membuat pendeta takut, dan dia tidak membaptiskan saya. Segera setelah keluar dari air penyakit itu meninggalkan kami. Saya tahu Setanlah yang melakukan ini jadi saya tidak memasuki gereja ini.“Saya datang ke sekolah ini bukan unuk memperoleh gelar, tetapi mempengaruhi para siswa dan guru untuk memasuki gereja Setan. Tetapi upaya itu tidak berhasil. Ganti mempertobatkan mereka, malah saya yang ditobatkan. Sekarang saya percaya, dan saya ingin mengikut Yesus. Tetapi saya masih takut untuk dibaptiskan. Saya takut kepada Setan.”Percayailah Dia, Pendeta mendorong semangat Flora. “Engkau tak perlu takut kepada Setan,” katanya. “Setanlah yang takut kepada kita.” Mereka berdoa bersama-sama. Pesan pendeta pada panggilan terakhir agar dengan iman dia tampil ke depan menyerahkan diri kepada Tuhan.
Flora meninggalkan kantor pendeta dan kembali ke kelasnya. Tiba-tiba dia menjadi sakit dan memuntahkan darah. Setan coba menakut-nakutinya. Dia kembali ke kantor pendeta di mana pendeta mendoakannya dan muntahnya berhenti.Ketika panggilan diadakan pada malam itu, beberapa siswa datang ke depan untuk berdiri bagi Kristus. Flora menangis, berdoa, dan bergumul untuk melangkahkan kakinya menuju ke podium.Pada hari Sabat pagi semua orang di sekolah itu tahu tentang masa lalu Flora yang dikuasai Setan. Setelah acara baptisan tiba, para siswa berbaris di sepanjang tepi kolam renang. Flora ikut dengan mereka, menangis dan gemetar.Pendeta meyakinkannya bahwa Tuhan akan menempelak Setan dan membawa kemuliaan kepada nama-Nya.
Dengan gemetar Flora masuk ke air untuk dibaptiskan.Ketika mereka keluar dari air, pendeta melihat lengannya. Tidak ada penyakit. Tetapi ketika Flora melihat lengannya, dia kaget dan berteriak, “Pendeta, apa ini?” Dia tunjukkan lengannya dan setiap orang melihat. Ada angka merah yang menyala-nyala dengan nomor 666. Segera pendeta mendoakan Flora, dan dengan iman dia janjikan kepada Flora bahwa tanda itu akan segera hilang. Kemudian pendeta melanjutkan baptisan.Sesudah acara baptisan, para siswa berkumpul mengelilingi Flora untuk melihat tanda yang di lengannya. Tampaknya tanda itu menyakitkan, tetapi Flora katakan bahwa dia tidak merasa apa-apa. Beberapa jam kemudian tanda itu menghilang.
Dari redaksi:
Saudara harus hati-hati dan mengenali strategi musuh kita, si Iblis. Jangan sampai terlibat dalam aktifitas setan ini. Jika saudara belum yakin akan keselamatanmu, terimalah Dia sekarang dengan mengucapkan doa di bawah ini:
Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa aku seorang berdosa yang tidak bisa menyelamatkan diriku sendiri. Aku membutuhkan Engkau. Aku mengakui bahwa aku telah berdosa terhadap Engkau. Saat ini aku minta agar darah-Mu menghapuskan segala kesalahanku. Hari ini aku mengundang Engkau, Tuhan Yesus, mari masuk ke dalam hatiku. Aku menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juru Selamat satu-satunya dalam hidupku. Aku percaya bahwa Engkau Yesus adalah Tuhan yang telah mati dan bangkit untuk menyelamatkan dan memulihkanku. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin!
Gereja Setan didirikan di San Fransisco, California, pada malam Walpurgis 30 April 1966 oleh Anton Szandor LaVey. Anton LaVey menjadi Pendeta Tinggi gereja ini sampai kematiannya pada tahun 1997.[1] Pada tahun 1950-an, Anton LaVey membentuk sebuah kelompok yang dinamakan The Order of the Trapezoid, yang kemudian berubah menjadi badan pengurus Gereja Setan. Orang-orang yang terlibat dalam aktivitas LaVey meliputi Carin de Plessen (yang tumbuh di Istana Kerajaan Denmark), Dr. Cecil Nixon (ahli sulap, eksentris, and penemu automaton), sutradara Kenneth Anger, Asesor kota Russell Wolden, Donald Werby, antropolog Michael Harner, dan penulis Shana Alexander. Kolega LaVey lainnya pada saat itu meliputi penulis fiksi horor dan fiksi ilmiah Anthony Boucher, August Derleth, Robert Barbour Johnson, Reginald Bretnor, Emil Petaja, Stuart Palmer, Clark Ashton Smith, Forrest J. Ackerman, dan Fritz Leiber Jr.
Pada tahun pertama pembentukannya, Anton LaVey dan Gereja Setan mendapatkan perhatian media yang besar dengan secara publik melakukan upacara pernikahan Setan antara Judith Case dengan wartawan radikal John Raymond. Upacara pernikahan ini difoto oleh Joe Rosenthal, yang terkenal oleh fotonya Raising the Flag on Iwo Jima selama Perang Dunia II. Acara lainnya yang juga menarik perhatian adalah upacara pemakaman anggota Gereja Setan, Edward Olson yang juga merupakan perwira Angkatan Laut oleh permintaan istrinya. Gereja Setan disebut-sebut dalam banyak buka dan merupakan topik artikel majalah dan surat kabar semasa tahun 1960-an dan 1970-an. Ia juga merupakan subjek utama film dokumenter Satanis (1970).
LaVey juga muncul dalam film Kenneth Anger, Invocation of my Demon Brother, dan berperan sebagai penasehat teknis dalam film The Devil's Rain (dibintangi oleh Ernest Borgnine, William Shatner, dan John Travolta). Pada tahun 1975, LaVey menciptakan kontroversi dalam Gereja Setan itu sendiri dengan menghilangkan sistem "Grotto" Gereja dan mengeluarkan orang-orang yang dia anggap menggunakan Gereja ini sebagai prestasi di dunia luar. Pada saat yang sama, LaVey menjadi lebih selektif dalam menerima wawancara. Aktivitas yang "tertutup" ini kemudian menyebabkan rumor bahwa Gereja ini telah tutup atau LaVey telah mati. Pada tahun 1980-an, umat Kristen, para ahli terapi yang terspesialisasi dalam pemulihan ingatan, dan media massa mengungkit-ungkit kembali konspirasi kejahatan yang berhubungan dengan Gereja Setan. Anggota-anggota Gereja Setan seperti Peter H. Gilmore, Peggy Nadramia, Boyd Rice, Adam Parfrey, Diabolos Rex, danKing Diamond, aktif dalam media massa untuk membantah tuduhan atas aktivitas kriminal tersebut.
FBI kemudian mengeluarkan laporan resmi yang membantah teori konspirasi kriminal itu. Fenomena ini kemudian dikenal sebagai “The Satanic Panic”. Pada tahun 1980-an dan 1990-an, Gereja Setan dan para anggotanya sangat aktif dalam memproduksi film-film, musik, dan majalah-majalah yang berhubungan dengan Setanisme. Pendeta Tinggi Peter H. Gilmore.Setelah kematian Anton Szandor LaVey, posisinya sebagai kepala Gereja Setan diteruskan oleh istrinya, Blanche Barton. Barton tetap terlibat dalam aktivitas Gereja ini; namun pada tahun 2001 ia menyerahkan posisinya kepada Peter H. Gilmore dan Peggy Nadramia. Kantor pusat Gereja Setan juga dipindahkan dari San Fransisco ke New York City. Gereja Setan tidak mengakui organisasi-organisasi lainnya sebagai pemegang sah setanisme, namun mengakui bahwa seseorang tidaklah harus menjadi anggota Gereja Setan untuk menjadi seorang Satanis.
Banyak figur-figur publik yang secara publik menjadi anggota Gereja Setan, meliputi: Kenneth Anger, King Diamond, Teresa Hidy, David Vincent, Marilyn Manson, Aaron Joehlin, Boyd Rice, Marc Almond, gitaris Alkaline Trio Matt Skiba dan drummer Derek Grant, pegulat profesional Balls Mahoney, Sterling James Keenan, jurnalis Michael Moynihan, pianis Liberace, gitaris Matthew McRaith, dan Sammy Davis Jr.[2] and the artist Coop.[3] Oleh karena Gereja Setan tidak pernah membeberkan informasi keanggotaannya secara publik, tidak diketahui berapa banyak anggota Gereja ini. Pada Oktober 2004, Angkatan Laut Britania Raya secara resmi mengakui pendaftaran anggota angkatannya sebagai seorang Satanis
2. GEREJA SETAN DI INDONESIA
Berita Dari Gereja Setan Indonesia
(Pengakuan Prince of Michael, Pimpinan Gereja Setan di Indonesia)
Awas! :ABG diperalat sebagai ujung tombak gereja setan 4 team gereja setan:
1. The Mou Mou
2. Children Of God
3. Dragon Team
4. Satan Web
Di duga, Iblis merancangkan Manado merupakan pusat gereja setan No.2 di dunia, setelah California.
Hari-hari khusus mereka:
1. Halloween
2. Solstice
3. Equinox
4. Black sabath
Nama Rina dan Laura. Minggu-minggu terakhir bulan Maret 1999 sempat berkibar di bumi Minahasa. Tepatnya di kota Manado. Rina dan Laura merupakan dua dari sembilan pengikut Gereja Setan yang berhasil dibebaskan dari kuasa setan yang selama ini menguasai hidupnya. Dibebaskannya Rina dan Laura dari pengaruh kuasa gelap, seakan membuka mata para hamba Tuhan di bumi Minahasa khususnya, dan umat Kristiani pada umumnya bahwa ancaman pihak gereja setan bukan sekedar guyon-guyonan. Hal ini terungkap dari pengakuan Rina dan Laura di hadapan para Hamba Tuhan.“Saya dinobatkan menjadi istri lucifer, di tahun 1996 lewat suatu upacara perkawinan” aku Rina tanpa ragu-ragu. Selanjutnya iapun mengaku bahwa sebagai pasangan suami istri lucifer, mereka sudah melakukan hubungan intim sebagaimana layaknya. “Saya belum memeriksa apakah saya masih gadis. Saya tak berpikir kesitu” lanjut Rina yang nama lengkapnya Rina Harsum Tamanampo.Lain lagi cerita Laura Gansalangi, yang biasa dipanggil Laura. Ia mengaku mendapat nama panggilan ACE yang jika dibaca menjadi ASE singkatan dari Anak Emas Setan. Menurut kedua gadis ini, kota Manado memang merupakan sasaran utama gereja setan.
The Dragon Team
Berdasarkan pengakuan Rina dan Laura diketahui bahwa struktur organisasi gereja setan (GS) sangat rapi. Di eselon teratas adalah lucifer si biang bala yang harus disembah. Sedangkan di bawahnya adalah Prince of Michael. Kemudian di bawah Prince of Michael terdapat empat tim dengan nama masing-masing: 1. Dragon Team (Tim Naga) dipimpin oleh RYAN, si bule asal kota Pittsburg, AS. Tim ini beranggotakan 12 orang dan termasuk Tim Elit. Tak sembarang orang bisa masuk Tim Naga. Menyusul Tim: The Mou-Mou – Satan Web (Jaringan Setan) dan Children of God.Masing-masing tim ini beranggotakan 250 anggota. Setiap anggota baru, langsung terdaftar dan namanya dibukukan dengan rapi. Yang menjadi anggota bukan sembarangan orang. Mereka adalah orang pilihan baik dari segi mental maupun intelektual. Dan, sasaran utama mereka ialah ABG alias Anak Baru Gede yang kemudian diperalat sebagai ujung tombak gerakan mereka. Konon, gereja setan memiliki perangkat komputer dengan sistem yang amat canggih dan Data Base mereka mampu menampung 8 milyar data manusia.
Children of God (COG)
Dari keempat Tim di atas, mungkin Tim Children of God (COG) yang pernah membuat heboh umat Kristiani di Indonesia. Sekitar tahun 80an merembes di bumi Indonesia & pengajarannya menjurus keajaran asusila sehingga dikecam bahkan dikutuk pemuka Agama. Akibatnya Jaksa Agung melarang barang2 cetakan COG. Bahkan Dirjen Bimas Protestan menghimbau pimpinan gereja, agar meningkatkan pembinaan warga jemaatnya dengan surat edaran tanggal 13 Maret 1984 no. F/26/930/84. Pendiri COG adalah David Brant Berg di Melrose, Oakland, California. Disebabkan ajaran2 nya menjurus & berbau seks, maka ajarannya cepat menarik para remaja serta anak muda di Indonesia. Dalam waktu yang relatif singkat anggota mereka bertambah banyak. Di Jakarta saja mencapai 5000 orang. Bahkan kota keripik tempe Purwokerto “kecipratan” 200 anggota COG. COG cepat merebak di Indonesia karena kegiatannya meliputi banyak bidang. Antara lain: Bidang Literatur, Musik, Drama, Audio Visual, Kursus Bahasa. Salah satu doktrin / ajaran sesat mereka ialah bahwa Yesus adalah hasil hubungan seks antara Allah dan Maria.
Perlu Pelepasan
“Prosesi yang Tegang!” demikian komentar harian Manado Post, ketika anggota tim 11-nya yang melacak kegiatan gereja setan, turut menyaksikan acara pelepasan 3 roh kuasa gelap dari tubuh Laura, yakni raja iblis (lucifer), hyberia (istri lucifer) & prince of michael di gereja GMIM Paulus Jl Sam Ratulangi, Manado tgl 24 Maret lalu. Proses pelepasan Laura dipimpin oleh Ev. Herman Kemala, seorang hamba Tuhan yang dikaruniai talenta serta mempelajari liku2 aliran sesat di AS. Acara pelepasan sendiri diprakarsai oleh Pdt. Billy SPAK. Hadir pula Kakansospol Manado Mayor John Rambing, Sekum GMIM Pdt. Niko Gara S. Th MA, Aparat keamanan dari Polda Manado, & hamba2 Tuhan gereja setempat yang diundang hadir.
Saat acara pelepasan dimulai hadirin dipersilahkan untuk menyaksikan tanda2 yang dimiliki oleh gereja setan yang terpatri di tubuh Laura. Antara lain di lengan kanan & kiri berupa angka 666 serta Pentagram, naga leviatan, bunga mawar di dada kanan yang muncul di tubuh Laura. “Aduh, butul kantara skali tu angka 666…” kata seorang hadirin dengan logat Manado, ketika melihat lambang setan 666 dengan wajah pucat. Hadirin seakan tak sabar ingin melihat Ev. Herman segera melepaskan Laura dari tiga sosok roh jahat yang ada dalam dirinya. Sehelai karpet digelar & Laura dipersilahkan duduk sambil bersila di hadapan Ev. Herman.
Petugas keamanan, hamba2 Tuhan, Sekum GMIM Pdt. Niko Gara & pimpinan gereja lainnya duduk di barisan depan, agar dapat dengan jelas melihat proses pelepasan kuasa jahat dalam diri Laura. Saat itu, melalui mulut Laura terdengar dengan jelas teriakan, sindiran, permintaan serta rencana besar2an dari tiga sosok roh dalam diri Laura. Bahkan si raja iblis, lucifer, secara langsung menceritakan rencana busuk mereka untuk mengacaukan pengikut umat Kristiani dengan menerapkan apa yang disebut Zaman Baru (New Age Movement). Langkah berikutnya ialah Ev. Herman menyerahkan mic kepada Pdt. Niko Gara untuk berdialog langsung dengan lucifer melalui mulut Laura.“Aku tak berurusan dengan dia melainkan dengan kamu, Herman!” bentak si Raja Iblis kepada Ev. Herman. Langkah berikutnya, Ev. Herman kemudian melakukan proses pelepasan dengan penumpangan tanngan atas diri Laura, yang menyebabkan gadis itu berkali-kali muntah darah, berteriak histeris sambil mengucapkan kata2 yang sulit dimengerti.
“Herman…Aku tidak berurusan dengan orang ini. Dia bukan tandinganku. Semburan darah yang keluar dari mulut Laura, membuat beberapa hadirin di bagian depan, merasa jijik. Sementara Laura meracau tidak karuan, beberapa pembantu Ev. Herman memegangi tubuh Laura. Proses pelepasan ditandai dengan adanya “tawar-menawar” antara lucifer dengan Ev. Herman. Lucifer berkeras ingin tetap berada dalam diri Laura karena Laura adalah ASE atau Anak Emas Setan. “Ia adalah milikku karena ia adalah mempelaiku & kota Manado adalah ranjangku tempat berbaring!” kata lucifer. Namun, Allah tak mau berkompromi kepada iblis. Lewat hambaNya, Ev. Herman, malam itu, Laura berhasil dipulihkan lagi dari cengkraman raja iblis. Malam itu roh asli Laura, dipanggil kembali ke fisiknya dalam nama Allah Bapa, Allah Anak, & Allah Roh Kudus. Ev. Herman mengajak seluruh hadirin berdoa bersama karena Laura berhasil direbut kembali dari tangan iblis. Puji Tuhan, seru hampir seluruh hadirin yang menyaksikan bagaimana Allah telah mengalahkan si raja iblis.
Mengapa Manado?
Gereja setan tak hanya merasuk & merusak orang Kristen di Manado, tetapi mereka juga merencanakan Manado sebagai pusat gereja setan nomor 2 di dunia setelah California di AS. Hal ini terbukti dari ucapan Prince of michael, bahwa separuh kota Manado sudah dikuasai oleh gereja setan. Lalu, mengapa target mereka justru Manado, kota terbesar di kawasan utara Indonesia yang justru merupakan benteng imat Kristiani yang tangguh? “Di Manado, banyak hamba Tuhan yang menentukan detak nadi aktivitas pelayanan di Indonesia. Kehidupan masyarakatnya dinilai sangat baik, kehidupan rohaninya kuat. Selain itu persekutuan yang sangat tangguh seperti seringnya diadakan KKR. Jadi, kalau Manado yang dinilai sebagai “jantungnya” orang Kristen, sudah hancur, maka dengan sendirinya seluruh kota lainnya di Indonesia akan mudah ditaklukan oleh gereja setan. Banyaknya pengikut Yesus Kristus di sini, juga merupakan dorongan kuat bagi gereja setan untuk menguasai Manado terlebih dulu…” kata Rina, ketika diwawancarai Tim 11 dari Manado Post. Rina, selanjutnya mengatakan untuk memecah belah umat Kristen, anggota gereja setan tak segan2 menyelusup di tempat2 ibadah.
Hal ini yang sangat dimanfaatkan oleh anggota gereja setan untuk menyelusup dalam & menarik orang2 yang dinilai memiliki bobot tertentu. “Antara lain, dipilih mereka yang intelektualitasnya tinggi, berkepribadian serta tak mudah terpengaruh” sambung Rina lagi. Gereja setan, yang didirikan oleh Anton Szandor Lavey tanggal 30 April 1967, sebenarnya pertama kali menyelusup ke Indonesia lewat Kalimantan. Tetapi, belakangan mereka berubah pikiran karena prospek kota Manado “lebih cerah” untuk perkembangan gereja setan. Maka di tahun 1991 dimulai oleh sepasang suami istri, gereja setan dideklarasikan pendiriannya di gedung Joeang Manado pada tanggal 31 Oktober, bertepatan dengan acara Halloween.
Cara Mencari Korban
Modus operandi mereka ialah tempat2 ramai seperti pertokoan, mall, atau tempat hiburan Calon korban biasanya ditatap lurus2 matanya biasanya calon korban seakan kena hipnotis. Cara lain ialah dgn berjabatan tangan dgn memakai cincin Pentagram yang tajam, sehingga menimbulkan luka. Darah yang keluar luka akan dipakai untuk mengontrol calon korban dari jarak jauh. Bagi yang sukses “mencari jiwa baru” biasanya akan memperoleh imbalan uang antara Rp.300 sampai Rp.500 ribu. Namun, seandainya ada tugas yang diberikan, gagal, maka ada sanksi berat yang dikenakan. Yakni hukuman mati! Adapun hari2 khusus yang dirayakan antara anggota gereja setan ialah: Halloween. Hari raya ini dirayakan setiap tanggal 31 Oktober. Para pengikut datang dengan berpakaian yang menyeramkan dengan topeng2 aneh.
Puncak acara ialah dengan pelampiasan kepada Yesus Kristus dalam wujud gambarNya, yang diinjak2, sementara di bagian atas ruangan digantung simbol salib patah (broken cross).Hari Raya kedua, ialah Solstice, yang dirayakan di bulan Desember seminggu sebelum Natal. Mereka menargetkan, sebelum umat Kristiani merayakan Natal, maka pada tanggal 24 Desember malamnya, akan meminta korban. Sehingga dengan begitu, umat Kristiani akan mengalami hari duka. Hari lain ialah Equinox. Dirayakan setiap tanggal 13 Maret & khusus diikuti oleh hanya 13 wanita dalam kelompok yang dinamakan Sisters of the Light, salah satu kelompok jabatan dalam struktur organisasi gereja setan. Yang terakhir ialah Black Sabath, atau Misa Hitam. Dalam upacara ritual khusus ini biasanya ada tumbal yang harus disediakan yakni korban bayi yang baru berumur 4 minggu. Merebaknya kasus Laura & Rina yang dibebaskan dari kuasa gelap, membuat para hamba Tuhan di Manado memperketat barisan serta waspada selalu untuk menjaga & membina jemaat mereka.
Apalagi, bukan hal yang mudah untuk merebut kembali jiwa2 yang sudah dikuasai oleh kuasa gelap. Dan, tak banyak hamba Tuhan yang memiliki talenta seperti Ev. Herman Kemala. Tetapi, apakah pengobatan atau kesembuhan yang dilakukan Ev. Herman Kemala dapat diterima oleh para hamba Tuhan? “Secara logika memang tak bisa dipercaya. Tetapi, Alkitab mengakui adanya roh jahat atau iblis. Jadi, dalam hal ini harus ada pendekatan alkitabiah “aku Pdt. Nico Gara usai “berdialog” dengan si raja iblis kepada Tim 11 dari Manado Post. Hal senada juga dikatakan oleh Pdt. J. Manampiring S.Th, Pdt. Wilder Pattyranie S.Th & ketua jemaat GMIM Paulus Pdt. Ny. Th. Palngiten Lantang. “sulit dipercaya dari kacamata logika, namun ini menyangkut alam roh & alam supernatural yang harus dilihat dari kacamata iman “aku mereka bersama. “Sungguh semakin meneguhkan iman kepercayaan kita bersama. Cara penyembuhan Pak Herman bisa diterima & sesuai dengan teologia Kekristenan, terutama menempatkan Yesus Kristus serta unsur Tri Tunggal, Bapa, Anak Roh Kudus di dalamnya” lanjut mereka lagi. Lalu, bagaimana dengan pandangan Kabag Bintibmas Dit Binmas Polda Sulut, yang juga dijabat oleh Pdt. Pattyraine? “Dilepaskannya Laura, Rina serta rekan2nya tak berarti kita tidak waspada lagi” ucapnya. Nah, umat Kristiani se Indonesia, waspadalah terhadap pengaruh anggota2 gereja setan yang senantiasa mencari korban. Siaap!!!!!!! (Laporan Tim 11 M.Post)
Awas!!!
Utusan gereja setan sudah dikirim ke Bandung dan Jakarta! Kabar di atas bukan main2. Salah satu utusan gereja setan (GS) Manado gagal dalam melaksanakan misinya, yaitu membuat kacau di beberapa gereja di Jakarta. Hal ini terungkap ketika Pdt. S.Bella Gembala Sidang GBI Pemulihan, saat berkhotbah tanggal 28 April 1999 lalu. “Saat seluruh jemaat menyanyi, pemuda itu diam saja. Ketika jemaat bertepuk tangan, dia juga diam saja. Ketika saya tanyakan siapa yang ingin didoakan untuk menerima damai sejahtera Tuhan Yesus, dia angkat tangan. Tapi, cuma separuh terangkat. Saat jemaat maju, dia juga ke depan. Ketika saya dekat kepadanya, tiba2 pemuda itu mengayunkan tinjunya ke arah saya. Namun, Roh Kudus melindungi saya. Saya terhindar & hantamannya mengenai mimbar. Saya doakan dia! Tiba2 dia gelisah & jatuh menggelepar2, muntah2 darah dari dalam mulutnya. Baunya amis. Saya urapi dia dengan minyak urapan! Ketika dia tenang kembali, pemuda itu minta sehelai kertas & sebuah bolpen. Tahukah saudara apa yang dia tulis? “Saya diutus ke Jakarta dari gereja setan Manado, untuk membuat kacau gereja Bethany, Sungai Yordan, Antiokia & Pemulihan!” Beberapa saat kemudian, ia bercerita bagaimana GS menarik calon anggotanya. Sasaran mereka ialah anak muda yang broken home. Kalau berhasil menggaet calon anggota pemuda, diberi upah Rp. 20.000,- Kalau pemudi Rp. 200.000,- Mengapa jauh lebih mahal? Karena kegadisannya bisa dipersembahkan kepada Lucifer!
Dari Pengikut Setan Menjadi Pengikut Tuhan
Flora adalah seorang gadis pendiam yang mendaftar di sekolah lanjutan Kristen di Manado Indonesia bagian timur. Setelah beberapa bulan sekolah berjalan diadakanlah Pekan Doa 10 hari. Pendeta yang memimpin Pekan Doa itu menggunakan waktu berjam-jam untuk memberi nasihat dan bimbingan rohani kepada para siswa.
Pada suatu hari pendeta itu melihat nama Flora tertera di dalam daftar para siswa yang ingin menemuinya. Setelah dia tiba, dia memberikan banyak pertanyaan tentang apa yang diajarkan Alkitab dan gereja. Esoknya dia datang lagi dan memberikan pertanyaan yang lebih banyak. Kemudian pada hari Jumat dia datang lagi ke kantor, kali ini dengan penyataan yang mengejutkan, “Saya datang ke sekolah ini bukan untuk memperoleh pendidikan Kristen, ” katanya memulai. “Saya dikirim ke sini untuk membagikan kepercayaan saya kepada para siswa dan berupaya untuk mempertobatkan mereka kepada agama saya.”Flora menyatakan bahwa dia dan keluarganya adalah anggota sebuah gereja yang menyembah Setan. Para pemimpin agamanya telah mengutus dia sebagai seorang misionaris rahasia, seorang mata-mata, untuk membawa orang-orang kepada Setan. Tetapi dia perhatikan ada suatu hal yang lain di dalam diri para siswa di sekolah ini, dan dia sadar itulah agama yang mengasingkan mereka. Jadi ganti membagikan imannya kepada para siswa dan guru itu, dia mulai memberikan pertanyaan-pertanyaan tentang apa yang dipercayai orang-orang Kristen.“Sekarang saya sadar bahwa selama dua tahun saya telah menjadi seorang tawanan gereja Setan, tetapi sekarang saya ingin mengikut Yesus,” katanya.
Tetapi ketika pendeta bertanya apakah dia bersedia untuk baptisan, dia menggelengkan kepala. “Saya tidak mau dibaptiskan!” sahutnya hampir berteriak. “Dua tahun yang lalu saya diharapkan akan dibaptiskan di sebuah gereja Protestan, tetapi ketika pendeta dan saya masuk ke dalam air, seluruh tubuh kami berdua penyakitan. Ini membuat pendeta takut, dan dia tidak membaptiskan saya. Segera setelah keluar dari air penyakit itu meninggalkan kami. Saya tahu Setanlah yang melakukan ini jadi saya tidak memasuki gereja ini.“Saya datang ke sekolah ini bukan unuk memperoleh gelar, tetapi mempengaruhi para siswa dan guru untuk memasuki gereja Setan. Tetapi upaya itu tidak berhasil. Ganti mempertobatkan mereka, malah saya yang ditobatkan. Sekarang saya percaya, dan saya ingin mengikut Yesus. Tetapi saya masih takut untuk dibaptiskan. Saya takut kepada Setan.”Percayailah Dia, Pendeta mendorong semangat Flora. “Engkau tak perlu takut kepada Setan,” katanya. “Setanlah yang takut kepada kita.” Mereka berdoa bersama-sama. Pesan pendeta pada panggilan terakhir agar dengan iman dia tampil ke depan menyerahkan diri kepada Tuhan.
Flora meninggalkan kantor pendeta dan kembali ke kelasnya. Tiba-tiba dia menjadi sakit dan memuntahkan darah. Setan coba menakut-nakutinya. Dia kembali ke kantor pendeta di mana pendeta mendoakannya dan muntahnya berhenti.Ketika panggilan diadakan pada malam itu, beberapa siswa datang ke depan untuk berdiri bagi Kristus. Flora menangis, berdoa, dan bergumul untuk melangkahkan kakinya menuju ke podium.Pada hari Sabat pagi semua orang di sekolah itu tahu tentang masa lalu Flora yang dikuasai Setan. Setelah acara baptisan tiba, para siswa berbaris di sepanjang tepi kolam renang. Flora ikut dengan mereka, menangis dan gemetar.Pendeta meyakinkannya bahwa Tuhan akan menempelak Setan dan membawa kemuliaan kepada nama-Nya.
Dengan gemetar Flora masuk ke air untuk dibaptiskan.Ketika mereka keluar dari air, pendeta melihat lengannya. Tidak ada penyakit. Tetapi ketika Flora melihat lengannya, dia kaget dan berteriak, “Pendeta, apa ini?” Dia tunjukkan lengannya dan setiap orang melihat. Ada angka merah yang menyala-nyala dengan nomor 666. Segera pendeta mendoakan Flora, dan dengan iman dia janjikan kepada Flora bahwa tanda itu akan segera hilang. Kemudian pendeta melanjutkan baptisan.Sesudah acara baptisan, para siswa berkumpul mengelilingi Flora untuk melihat tanda yang di lengannya. Tampaknya tanda itu menyakitkan, tetapi Flora katakan bahwa dia tidak merasa apa-apa. Beberapa jam kemudian tanda itu menghilang.
Dari redaksi:
Saudara harus hati-hati dan mengenali strategi musuh kita, si Iblis. Jangan sampai terlibat dalam aktifitas setan ini. Jika saudara belum yakin akan keselamatanmu, terimalah Dia sekarang dengan mengucapkan doa di bawah ini:
Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa aku seorang berdosa yang tidak bisa menyelamatkan diriku sendiri. Aku membutuhkan Engkau. Aku mengakui bahwa aku telah berdosa terhadap Engkau. Saat ini aku minta agar darah-Mu menghapuskan segala kesalahanku. Hari ini aku mengundang Engkau, Tuhan Yesus, mari masuk ke dalam hatiku. Aku menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juru Selamat satu-satunya dalam hidupku. Aku percaya bahwa Engkau Yesus adalah Tuhan yang telah mati dan bangkit untuk menyelamatkan dan memulihkanku. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin!
GARAM DAN TERANG DUNIA
Matius 5:13-14
Mampukah anda bertahan tanpa garam dan lampu satu hari saja? Mungkin bisa. Dua hari? Lumayan bisa. Tiga hari? Seminggu? Sebulan? Anda tidak akan bertahan!
Saudara salah satu fungsi garam adalah memberi rasa
Makanan tidak akann terasa sedap bila tidak ada garam yang ditaruh didalamnya. Garam memberikan kenikmatan bagi yang mencicipinya. Orang percaya adalah garam dunia yang berarti bahwa kita adalah elemen penting untuk memberikan rasa kepada dunia ini melalui percakapan dan perbuatan kita. Alkitab berkata “hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar (bhs asli : dibumbui dengan garam ), sehingga kamu tahu, bagaimana memberi jawab kepada setiap orang.” ( Kolose 4:6 ).
Mengenai orang percaya yang menjadi terang dunia, Dr. Donald Grey menjelaskan, ketika Kristus berada didunia, Dia seperti sinar matahari yang benderang ditengah hari dan tenggelam diwaktu malam. Apabila matahari terbenam, bulan mulai muncul. Bulan adalah gambaran orang percaya, gerja Tuhan. Terang pada gereja ini bukanlah terang dari dirinya sendiri melainkan terang refleksi seperti sinar bulan yang menerima terang dari matahari.
Saudara, dunia memerlukan gereja Tuhan. bila gereja tidak dapat menampilkan diri sebagai garam dan terang, maka keberadaan gereja tidak akan ada artinya. Tuhan memanggil kita untuk menjadi alat yang menyatakan identitas Kristus. Yesus kini duduk disebelah kanan Allah Bapa (Markus 16:19) dan tugas selanjutnya kini digantikan oleh gereja Tuhan yang harus berfungsi sebagai garam
Mampukah anda bertahan tanpa garam dan lampu satu hari saja? Mungkin bisa. Dua hari? Lumayan bisa. Tiga hari? Seminggu? Sebulan? Anda tidak akan bertahan!
Saudara salah satu fungsi garam adalah memberi rasa
Makanan tidak akann terasa sedap bila tidak ada garam yang ditaruh didalamnya. Garam memberikan kenikmatan bagi yang mencicipinya. Orang percaya adalah garam dunia yang berarti bahwa kita adalah elemen penting untuk memberikan rasa kepada dunia ini melalui percakapan dan perbuatan kita. Alkitab berkata “hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar (bhs asli : dibumbui dengan garam ), sehingga kamu tahu, bagaimana memberi jawab kepada setiap orang.” ( Kolose 4:6 ).
Mengenai orang percaya yang menjadi terang dunia, Dr. Donald Grey menjelaskan, ketika Kristus berada didunia, Dia seperti sinar matahari yang benderang ditengah hari dan tenggelam diwaktu malam. Apabila matahari terbenam, bulan mulai muncul. Bulan adalah gambaran orang percaya, gerja Tuhan. Terang pada gereja ini bukanlah terang dari dirinya sendiri melainkan terang refleksi seperti sinar bulan yang menerima terang dari matahari.
Saudara, dunia memerlukan gereja Tuhan. bila gereja tidak dapat menampilkan diri sebagai garam dan terang, maka keberadaan gereja tidak akan ada artinya. Tuhan memanggil kita untuk menjadi alat yang menyatakan identitas Kristus. Yesus kini duduk disebelah kanan Allah Bapa (Markus 16:19) dan tugas selanjutnya kini digantikan oleh gereja Tuhan yang harus berfungsi sebagai garam
Selasa, 20 Juli 2010
FAKTA SEKITAR KEMATIAN TUHAN
Yohanes 19:33
Mari kita lihat beberapa fakta tentang kematian Tuhan Yesus :
Pertama, kematian Kristus di kayu salib itu nyata. Banyak orang yang frustasi dengan menggugat keillahian Yesus lalu mereka mulai mempersoalkan kematian Yesus. mereka mengatakan bahwa Yesus itu sebenarnya tidak mati, melainkan pingsan. Setelah siuman Yesus melarikan diri ke India dan menjadi pertapa disana. Ada lagi yang mengatakan bahwa sebelum disalibkan Yesus disembunyikan murid-2Nya dan digantikan dengan orang lain yang mirip denganNya, jadi yang disalib itu sebenarnya bukan Yesus. saudara sebenarnya orang-2 ini hanyalah pengarang cerita untuk menjatuhkan argumentasi para penulis Injil. Tetapi mereka lupa bahwa penulis Injil itu berdasarkan saksi mata dan bahkan mereka sendiri ada yang menyaksikan dengan mata dan kepala sendiri. Merkalah yang patut dipercayai daripada para pembual ini.
Kedua, kematian Yesus bukanlah kecelakaan, tetapi penggenapan rencana Allah. Kematian Yesus dikayu salib bukanlah permainan sandiwara untuk membuat ceritanya lebih dramatis. Ini bukanlah cerita sensasi semata untuk mencari popularitas, tetapi semua adegan di Golgota adalah murni penggenapan rencana Allah bagi keselamatan manusia.
Ketiga, kematian Yesus membuka pintu anugerah lebar-2. terbelahnya tirai yang memisahkan antara ruang suci dan maha suci bukanlah sebuah simbol atau kejadian yang kebetulan melainkan merupakan pernyataan anugerah Allah yang nyata yang mana melalui darah Yesus yang dicurahkan Allah mau berdiam dalam gerejaNya.
Mari kita lihat beberapa fakta tentang kematian Tuhan Yesus :
Pertama, kematian Kristus di kayu salib itu nyata. Banyak orang yang frustasi dengan menggugat keillahian Yesus lalu mereka mulai mempersoalkan kematian Yesus. mereka mengatakan bahwa Yesus itu sebenarnya tidak mati, melainkan pingsan. Setelah siuman Yesus melarikan diri ke India dan menjadi pertapa disana. Ada lagi yang mengatakan bahwa sebelum disalibkan Yesus disembunyikan murid-2Nya dan digantikan dengan orang lain yang mirip denganNya, jadi yang disalib itu sebenarnya bukan Yesus. saudara sebenarnya orang-2 ini hanyalah pengarang cerita untuk menjatuhkan argumentasi para penulis Injil. Tetapi mereka lupa bahwa penulis Injil itu berdasarkan saksi mata dan bahkan mereka sendiri ada yang menyaksikan dengan mata dan kepala sendiri. Merkalah yang patut dipercayai daripada para pembual ini.
Kedua, kematian Yesus bukanlah kecelakaan, tetapi penggenapan rencana Allah. Kematian Yesus dikayu salib bukanlah permainan sandiwara untuk membuat ceritanya lebih dramatis. Ini bukanlah cerita sensasi semata untuk mencari popularitas, tetapi semua adegan di Golgota adalah murni penggenapan rencana Allah bagi keselamatan manusia.
Ketiga, kematian Yesus membuka pintu anugerah lebar-2. terbelahnya tirai yang memisahkan antara ruang suci dan maha suci bukanlah sebuah simbol atau kejadian yang kebetulan melainkan merupakan pernyataan anugerah Allah yang nyata yang mana melalui darah Yesus yang dicurahkan Allah mau berdiam dalam gerejaNya.
Senin, 19 Juli 2010
KARAKTER SANG AYAH
Lukas 15:20
Ada tiga karakter yang dapat kita lihat dalam kisah anak yang hilang. Si anak yang terhilang itu sendiri, si sulung, dan sang ayah. Setiap karakter mengandung pelajaran yang penting bagi kita. Dan sekarang kita akan melihat karakter sang ayah sehingga menjadi teladan bagi kita semua.
Pertama, dia sabar. Meskipun sibungsu pergi meninggalkan rumah dan berfoya-foya, namun ayahnya menunggunya dengan sabar. “ ketika masih jauh, ia melihatnya”, menandakan betapa sang ayah menantikannya setiap hari.
Kedua, dia penuh kasih. Ketika melihat si bungsu, sang ayah lari menyongsongnya. Ia segera merangkul dan menciumnya. Ia bahkan tidak bertanya sama sekali kepada anaknya darimana atau apa yang telah dilakukannya. Ekspresi yang pertama kali timbul adalah kasih.
Ketiga, dia mengampuni. Kita tahu bahwa ayah dalam perumpamaan ini mengampuni sibungsu. Kalau tidak mana mungkin ia menghampiri dan merangkulnya. Tidak hanya itu saja, ia juga menyiapkan pesta bagi sibungsu yang bertobat bahkan mengenakan cincin di jarinya.
Saudara, sang ayah dalam perumpamaan diatas menggambarkan kepada kita bahwa seperti itulah Allah kita. Karena itu kalau kita telah jatuh, gagal atau apapun yang membuat engkau jauh dari Allah, jangan lari semakin jauh tetapi bertobatlah dan datang padaNya karena Yesus Tuhan kita akan menyambutmu apapun keadaanmu.
Ada tiga karakter yang dapat kita lihat dalam kisah anak yang hilang. Si anak yang terhilang itu sendiri, si sulung, dan sang ayah. Setiap karakter mengandung pelajaran yang penting bagi kita. Dan sekarang kita akan melihat karakter sang ayah sehingga menjadi teladan bagi kita semua.
Pertama, dia sabar. Meskipun sibungsu pergi meninggalkan rumah dan berfoya-foya, namun ayahnya menunggunya dengan sabar. “ ketika masih jauh, ia melihatnya”, menandakan betapa sang ayah menantikannya setiap hari.
Kedua, dia penuh kasih. Ketika melihat si bungsu, sang ayah lari menyongsongnya. Ia segera merangkul dan menciumnya. Ia bahkan tidak bertanya sama sekali kepada anaknya darimana atau apa yang telah dilakukannya. Ekspresi yang pertama kali timbul adalah kasih.
Ketiga, dia mengampuni. Kita tahu bahwa ayah dalam perumpamaan ini mengampuni sibungsu. Kalau tidak mana mungkin ia menghampiri dan merangkulnya. Tidak hanya itu saja, ia juga menyiapkan pesta bagi sibungsu yang bertobat bahkan mengenakan cincin di jarinya.
Saudara, sang ayah dalam perumpamaan diatas menggambarkan kepada kita bahwa seperti itulah Allah kita. Karena itu kalau kita telah jatuh, gagal atau apapun yang membuat engkau jauh dari Allah, jangan lari semakin jauh tetapi bertobatlah dan datang padaNya karena Yesus Tuhan kita akan menyambutmu apapun keadaanmu.
Minggu, 18 Juli 2010
KIAMAT 2012 ?
Suku Maya dan Kiamat 2012 I
Buat kamu yang hobi nonton bioskop, tentu sudah menyaksikan cuplikan film “2012” yang berkisah mengenai ramalan Suku Maya mengenai kiamat yang terjadi pada tahun 2012.
Dalam film garapan sutradara Roland Emmerich itu, digambarkan Patung Sang Kristus Sang Penebus yang berdiri kokoh di Rio de Janerio, Brasil, hancur berkeping-keping; ada pula adegan hujan meteor yang disusul dengan gempa yang mengguncang hebat, meluluhlantakkan Gereja Santo Petrus di Vatikan.
Sebetulnya apa sih isi ramalan Suku Maya yang menghebohkan itu?
Well, Suku Maya sendirinya sejatinya sudah punah sejak lama dari muka bumi—dan sampai sekarang belum diketahui dengan pasti penyebab kepunahan mereka. Itulah mengapa selain tersohor, mereka juga dikenal sebagai suku yang paling misterius di dunia.
Dari warisan mereka, seperti bangunan kuil dan piramidnya yang megah, batu-batu pahatan dan tulisan-tulisan misterius, kita dapat mengetahui bahwa Suku Maya memiliki kebudayaan tinggi, termasuk ramalannya yang menghebohkan itu.
Syahdan, menurut Suku Maya, Planet Bumi akan dimurnikan pada periode 1992-2012, di mana peradaban manusia sekarang ini akan berakhir dan masuk ke dalam peradaban baru.
Dalam sejarah peradaban kuno dunia, bangsa Maya yang berdiam di wilayah selatan Meksiko ini, bagaikan turun dari langit: mengalami zaman yang cemerlang kemudian lenyap secara misterius. Mereka disebut-sebut menguasai pengetahuan tentang ilmu falak yang khusus dan mendalam, sistem penanggalan yang sempurna, penghitungan perbintangan yang rumit serta metode pemikiran abstrak yang tinggi.
Seorang sejarahwan Amerika, Dr. Jose Arguelles, meneliti ramalan Suku Maya yang dibangun di atas fondasi kalender yang dibuat bangsa itu—menggambarkan siklus hukum benda langit dan hubungannya dengan perubahan manusia.
Menurut penanggalan Maya, sistim galaksi tata surya kita sedang mengalami “The Great Cycle” (siklus besar) yang berjangka lima ribu dua ratus tahun lebih. Waktunya dari 3113 SM sampai 2012 M. Dalam siklus besar ini, tata surya dan Bumi sedang bergerak melintasi sebuah sinar galaksi (Galatic Beam) yang berasal dari inti galaksi. Diameter sinar secara horizontal ini ialah 5125 tahun Bumi. Dengan kata lain, kalau Bumi melintasi sinar ini akan memakan waktu 5125 tahun lamanya.
Orang Maya percaya bahwa semua benda angkasa pada galaksi setelah selesai mengalami reaksi dari sinar galaksi dalam siklus besar ini, akan berubah secara total, yang dikenal sebagai penyelarasan galaksi (Galactic Synchronization).
Siklus besar ini dibagi menjadi 13 tahap yang kemudian setiap tahapnya dibagi lagi menjadi 20 evolusi. Dari masa 20 tahun antara tahun 1992-2012 itu, bumi kita telah memasuki tahap terakhir dari fase Siklus Besar— bangsa Maya menganggap ini adalah periode penting sebelum masa pra-Galatic Synchronization, mereka menamakannya The Earth Generetion Priod (Periode Regenerasi Bumi). Selama periode ini, Bumi akan mencapai pemurnian total. Setelah itu, Bumi akan meninggalkan jangkauan sinar galaksi dan memasuki tahap baru: penyelarasan galaksi.
Pada 31 Desember 2012, diramalkan akan menjadi hari berakhirnya peradaban umat manusia. Sesudah itu, umat manusia akan memasuki peradaban baru total yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan peradaban sekarang. Pada hari itu, tepatnya saat musim dingin tiba, matahari akan bergabung lagi dengan titik silang yang terbentuk akibat ekliptika (jalan matahari) dengan ekuator secara total. Saat itulah, matahari tepat berada di tengah-tengah sela sistem galaksi, atau dengan kata lain galaksi terletak di atas Bumi, bagaikan membuka sebuah “Pintu Langit” bagi umat manusia.
Suku Maya dan Kiamat 2012 II
Memang, dalam perhitungannya, bangsa Maya tidak menyinggung mengenai penyebab peradaban kali ini berakhir. Namun, beberapa ilmuwan yakin bahwa penyebab dari berakhirnya peradaban manusia adalah peristiwa kosmis di mana sebuah planet bernama Nibiru akan menghancurkan Planet Bumi.
Pada tahun 1976, sebuah buku kontroversial berjudul “The Twelfth Planet” atau “Planet Keduabelas” ditulis oleh Zecharian Sitchin, hasil dari terjemahan tulisan-tulisan kuno Sumeria yang berbentuk baji (bentuk tulisan yang diketahui paling kuno).
Tulisan berumur 6000 tahun ini mengungkapkan bahwa ras alien yang dikenal sebagai Anunnaki dari Planet yang disebut Nibiru, mendarat di Bumi. Ringkas cerita, Anunnaki memodifikasi gen primata di Bumi untuk menciptakan homo sapien sebagai budak mereka. Ketika Anunnaki meninggalkan Bumi, mereka membiarkan manusia Bumi hingga saatnya mereka kembali nanti.
Semua ini mungkin tampak sedikit fantastis dan tak masuk akal, apalagi ini merupakan terjemahan harafiah dari tulisan kuno berumur 6000 tahun. Itulah mengapa karya Sitchin ini telah diabaikan oleh komunitas ilmiah sebagaimana metode interpretasinya yang dianggap imajinatif.
Meskipun demikian, banyak juga yang mendengar Sitchin dan meyakini bahwa Nibiru (dengan orbitnya yang sangat eksentrik dalam mengelilingi Matahari) akan kembali, mungkin pada tahun 2012 untuk menyebabkan semua kehancuran dan teror-teror di Bumi ini. Dari “penemuan” astronomis yang meragukan inilah hipotesa Kiamat 2012 Planet Nibiru didasarkan.
Selain itu, ada pula yang beranggapan bahwa pada tahun 2012, akan terjadi badai matahari—sebuah siklus ledakan yang besar yang melemparkan partikel-partikel magnetik.
Menurut catatan, Badai Matahari menyerang Bumi pada Maret 1989 dan dicatat sebagai siklus yang ke-22 dari aktivitas matahari, badai tahun tersebut pernah mematikan listrik satu negara di Kanada akibat medan magnet yang melonjak. Siklus ke-23 telah terjadi pada tahun 2000, sementara siklus ke-24 diperkirakan akan terjadi pada tahun 2011.
Di Indonesia sendiri, jagad ramal-meramal dihebohkan oleh pernyataan seorang cenayang yang mengaku hanya bisa “menerawang” hingga tahun 2012.
Apa kata Alkitab mengenai kiamat? “Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa saja.” (Markus 13:32)
Itulah mengapa “secanggih” apapun ramalan mengenai apa dan bagaimana kiamat yang akan terjadi nanti, sebagai orang Kristen kita tidak boleh meyakini ramalan tersebut lantaran Alkitab dengan gamblang mengatakan bahwa hanya Allah yang mengetahui kapan peradaban manusia akan berakhir.
Suku Maya dan Kiamat 2012 III
Meski tidak mungkin bagi kita untuk mengetahui persisnya Hari Kiamat, Alkitab telah memberikan tanda-tanda kapan hari itu tiba: “Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari. Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap. Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya. (2 Petrus 3:8-12)
Yesus sendiri dengan gamblang mengatakan bahwa permulaan hari kiamat akan ditandai dengan maraknya penyesatan di mana banyak orang akan datang dengan nama Yesus dan berkata bahwa merekalah mesias; ada banyak deru perang atau kabar-kabar tentang perang; aka nada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat; orang Kristen akan diserahkan untuk disiksa dan dibunuh, dan banyak di antara mereka akan menjadi murtad; banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang; kedurhakaan akan semakin bertambah sehingga kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin; dan, Injil Kerajaan akan diberitakan ke seluruh dunia. (Baca Matius 24:1-28)
Guys, mungkin kamu bertanya-tanya apa saja yang perlu kamu lakukan untuk menyambut datangnya Hari Kiamat atau kedatangan Yesus? Untungnya Rasul Paulus memberi tuntunan yang jelas dalam 2 Tesalonika 3: 1-15, yang menyiratkan tiga hal yang pantang kamu lakukan yakni hidup seenaknya, bermalas-malasan, dan sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna.
Nggak bisa dipungkiri, mungkin ada di antara kamu yang merasa cemas akan datangnya Hari Kiamat. Kalau kamu sudah menerima dan meyakini Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, apa yang perlu kamu cemaskan? Justru, kamu harus menjalani hari-hari menjelang kiamat dengan sukacita, karena kamu tahu Siapa yang bakal kamu temui dan Apa yang bakal kamu dapatkan sesudah bumi ini berlalu: “Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.” (2 Timotius 4:8)
Buat kamu yang hobi nonton bioskop, tentu sudah menyaksikan cuplikan film “2012” yang berkisah mengenai ramalan Suku Maya mengenai kiamat yang terjadi pada tahun 2012.
Dalam film garapan sutradara Roland Emmerich itu, digambarkan Patung Sang Kristus Sang Penebus yang berdiri kokoh di Rio de Janerio, Brasil, hancur berkeping-keping; ada pula adegan hujan meteor yang disusul dengan gempa yang mengguncang hebat, meluluhlantakkan Gereja Santo Petrus di Vatikan.
Sebetulnya apa sih isi ramalan Suku Maya yang menghebohkan itu?
Well, Suku Maya sendirinya sejatinya sudah punah sejak lama dari muka bumi—dan sampai sekarang belum diketahui dengan pasti penyebab kepunahan mereka. Itulah mengapa selain tersohor, mereka juga dikenal sebagai suku yang paling misterius di dunia.
Dari warisan mereka, seperti bangunan kuil dan piramidnya yang megah, batu-batu pahatan dan tulisan-tulisan misterius, kita dapat mengetahui bahwa Suku Maya memiliki kebudayaan tinggi, termasuk ramalannya yang menghebohkan itu.
Syahdan, menurut Suku Maya, Planet Bumi akan dimurnikan pada periode 1992-2012, di mana peradaban manusia sekarang ini akan berakhir dan masuk ke dalam peradaban baru.
Dalam sejarah peradaban kuno dunia, bangsa Maya yang berdiam di wilayah selatan Meksiko ini, bagaikan turun dari langit: mengalami zaman yang cemerlang kemudian lenyap secara misterius. Mereka disebut-sebut menguasai pengetahuan tentang ilmu falak yang khusus dan mendalam, sistem penanggalan yang sempurna, penghitungan perbintangan yang rumit serta metode pemikiran abstrak yang tinggi.
Seorang sejarahwan Amerika, Dr. Jose Arguelles, meneliti ramalan Suku Maya yang dibangun di atas fondasi kalender yang dibuat bangsa itu—menggambarkan siklus hukum benda langit dan hubungannya dengan perubahan manusia.
Menurut penanggalan Maya, sistim galaksi tata surya kita sedang mengalami “The Great Cycle” (siklus besar) yang berjangka lima ribu dua ratus tahun lebih. Waktunya dari 3113 SM sampai 2012 M. Dalam siklus besar ini, tata surya dan Bumi sedang bergerak melintasi sebuah sinar galaksi (Galatic Beam) yang berasal dari inti galaksi. Diameter sinar secara horizontal ini ialah 5125 tahun Bumi. Dengan kata lain, kalau Bumi melintasi sinar ini akan memakan waktu 5125 tahun lamanya.
Orang Maya percaya bahwa semua benda angkasa pada galaksi setelah selesai mengalami reaksi dari sinar galaksi dalam siklus besar ini, akan berubah secara total, yang dikenal sebagai penyelarasan galaksi (Galactic Synchronization).
Siklus besar ini dibagi menjadi 13 tahap yang kemudian setiap tahapnya dibagi lagi menjadi 20 evolusi. Dari masa 20 tahun antara tahun 1992-2012 itu, bumi kita telah memasuki tahap terakhir dari fase Siklus Besar— bangsa Maya menganggap ini adalah periode penting sebelum masa pra-Galatic Synchronization, mereka menamakannya The Earth Generetion Priod (Periode Regenerasi Bumi). Selama periode ini, Bumi akan mencapai pemurnian total. Setelah itu, Bumi akan meninggalkan jangkauan sinar galaksi dan memasuki tahap baru: penyelarasan galaksi.
Pada 31 Desember 2012, diramalkan akan menjadi hari berakhirnya peradaban umat manusia. Sesudah itu, umat manusia akan memasuki peradaban baru total yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan peradaban sekarang. Pada hari itu, tepatnya saat musim dingin tiba, matahari akan bergabung lagi dengan titik silang yang terbentuk akibat ekliptika (jalan matahari) dengan ekuator secara total. Saat itulah, matahari tepat berada di tengah-tengah sela sistem galaksi, atau dengan kata lain galaksi terletak di atas Bumi, bagaikan membuka sebuah “Pintu Langit” bagi umat manusia.
Suku Maya dan Kiamat 2012 II
Memang, dalam perhitungannya, bangsa Maya tidak menyinggung mengenai penyebab peradaban kali ini berakhir. Namun, beberapa ilmuwan yakin bahwa penyebab dari berakhirnya peradaban manusia adalah peristiwa kosmis di mana sebuah planet bernama Nibiru akan menghancurkan Planet Bumi.
Pada tahun 1976, sebuah buku kontroversial berjudul “The Twelfth Planet” atau “Planet Keduabelas” ditulis oleh Zecharian Sitchin, hasil dari terjemahan tulisan-tulisan kuno Sumeria yang berbentuk baji (bentuk tulisan yang diketahui paling kuno).
Tulisan berumur 6000 tahun ini mengungkapkan bahwa ras alien yang dikenal sebagai Anunnaki dari Planet yang disebut Nibiru, mendarat di Bumi. Ringkas cerita, Anunnaki memodifikasi gen primata di Bumi untuk menciptakan homo sapien sebagai budak mereka. Ketika Anunnaki meninggalkan Bumi, mereka membiarkan manusia Bumi hingga saatnya mereka kembali nanti.
Semua ini mungkin tampak sedikit fantastis dan tak masuk akal, apalagi ini merupakan terjemahan harafiah dari tulisan kuno berumur 6000 tahun. Itulah mengapa karya Sitchin ini telah diabaikan oleh komunitas ilmiah sebagaimana metode interpretasinya yang dianggap imajinatif.
Meskipun demikian, banyak juga yang mendengar Sitchin dan meyakini bahwa Nibiru (dengan orbitnya yang sangat eksentrik dalam mengelilingi Matahari) akan kembali, mungkin pada tahun 2012 untuk menyebabkan semua kehancuran dan teror-teror di Bumi ini. Dari “penemuan” astronomis yang meragukan inilah hipotesa Kiamat 2012 Planet Nibiru didasarkan.
Selain itu, ada pula yang beranggapan bahwa pada tahun 2012, akan terjadi badai matahari—sebuah siklus ledakan yang besar yang melemparkan partikel-partikel magnetik.
Menurut catatan, Badai Matahari menyerang Bumi pada Maret 1989 dan dicatat sebagai siklus yang ke-22 dari aktivitas matahari, badai tahun tersebut pernah mematikan listrik satu negara di Kanada akibat medan magnet yang melonjak. Siklus ke-23 telah terjadi pada tahun 2000, sementara siklus ke-24 diperkirakan akan terjadi pada tahun 2011.
Di Indonesia sendiri, jagad ramal-meramal dihebohkan oleh pernyataan seorang cenayang yang mengaku hanya bisa “menerawang” hingga tahun 2012.
Apa kata Alkitab mengenai kiamat? “Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa saja.” (Markus 13:32)
Itulah mengapa “secanggih” apapun ramalan mengenai apa dan bagaimana kiamat yang akan terjadi nanti, sebagai orang Kristen kita tidak boleh meyakini ramalan tersebut lantaran Alkitab dengan gamblang mengatakan bahwa hanya Allah yang mengetahui kapan peradaban manusia akan berakhir.
Suku Maya dan Kiamat 2012 III
Meski tidak mungkin bagi kita untuk mengetahui persisnya Hari Kiamat, Alkitab telah memberikan tanda-tanda kapan hari itu tiba: “Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari. Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap. Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya. (2 Petrus 3:8-12)
Yesus sendiri dengan gamblang mengatakan bahwa permulaan hari kiamat akan ditandai dengan maraknya penyesatan di mana banyak orang akan datang dengan nama Yesus dan berkata bahwa merekalah mesias; ada banyak deru perang atau kabar-kabar tentang perang; aka nada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat; orang Kristen akan diserahkan untuk disiksa dan dibunuh, dan banyak di antara mereka akan menjadi murtad; banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang; kedurhakaan akan semakin bertambah sehingga kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin; dan, Injil Kerajaan akan diberitakan ke seluruh dunia. (Baca Matius 24:1-28)
Guys, mungkin kamu bertanya-tanya apa saja yang perlu kamu lakukan untuk menyambut datangnya Hari Kiamat atau kedatangan Yesus? Untungnya Rasul Paulus memberi tuntunan yang jelas dalam 2 Tesalonika 3: 1-15, yang menyiratkan tiga hal yang pantang kamu lakukan yakni hidup seenaknya, bermalas-malasan, dan sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna.
Nggak bisa dipungkiri, mungkin ada di antara kamu yang merasa cemas akan datangnya Hari Kiamat. Kalau kamu sudah menerima dan meyakini Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, apa yang perlu kamu cemaskan? Justru, kamu harus menjalani hari-hari menjelang kiamat dengan sukacita, karena kamu tahu Siapa yang bakal kamu temui dan Apa yang bakal kamu dapatkan sesudah bumi ini berlalu: “Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.” (2 Timotius 4:8)
Menjadi Pemenang atau Pecundang
Apa yang membedakan seorang pemenang dengan seorang pecundang? Ketika dua belas pengintai dikirim Musa untuk mengintai Tanah Perjanjian (Bilangan 13), mereka kembali dengan laporan yang berbeda. Sepuluh orang menyampaikan berita negatif dengan mengatakan bahwa negeri tersebut penuh dengan raksasa pemangsa manusia. Mereka merasa diri mereka seperti belalang yang tidak berdaya. Hanya Yosua dan Kaleb yang menyampaikan berita positif bahwa bersama Tuhan mereka bisa mengalahkan penduduk asli dan merebut Tanah Perjanjian.
Kedua belas pengintai melihat negeri yang sama. Mereka semua mengakui kesuburan Tanah Perjanjian, mereka sama-sama melihat penduduk asli negeri tersebut, tetapi mereka menyampaikan kabar yang sama sekali berbeda.
Seorang pemenang selalu melihat adanya kesempatan dalam setiap tantangan. Seorang pecundang selalu melihat masalah atau tantangan dalam setiap kesempatan.
“You don’t see what you actually see, but you see what you wanna see. If you’re a winner, you always see chances because that’s all you wanna see.”
Anda tidak melihat yang sebenarnya terlihat oleh mata jasmani Anda, tetapi Anda melihat apa yang ingin Anda lihat. Jika Anda seorang pemenang, Anda akan selalu melihat kesempatan demi kesempatan karena memang itulah yang Anda ingin lihat. Sebaliknya, jika Anda seorang pecundang, maka yang selalu Anda lihat adalah kendala, penghalang, tantangan dan alasan.
Seorang leader pernah berkata, “Kalau Anda ingin maju, jangan pernah punya alasan. Kalau Anda punya segudang alasan Anda tidak akan pernah maju.”
Ada lima D yang perlu dimiliki untuk mengubah tantangan menjadi kesempatan.
D - Desire (Keinginan)
Apakah Anda punya keinginan untuk mengalami kemajuan? Apakah Anda cukup puas dengan keadaan Anda selama ini? Alkitab mengajarkan untuk mengucap syukur dalam segala keadaan, tetapi Alkitab juga mengajarkan untuk meminta apa yang kita inginkan dari Tuhan (Yohanes 16:24). Sebelum Tuhan Yesus menyembuhkan Bartimeus yang buta, Ia bertanya “Apa yang kamu inginkan supaya Aku perbuat bagimu?” Apakah Anda punya keinginan?
D - Decision (Keputusan)
Salah satu kesulitan yang sering dihadapi banyak orang adalah masalah pengambilan keputusan. Sesungguhnya, banyak orang yang tidak berani mengambil keputusan karena tidak bersedia memikul tanggung jawab atau akibat yang mungkin timbul akibat keputusan yang diambilnya. Mereka yang maju adalah mereka yang berani mengambil keputusan, mengambil langkah awal dan keluar dari zona kenyamanan. Ketika Petrus menyatakan keinginannya untuk berjalan di atas air kepada Yesus, maka ia harus mengambil keputusan untuk mengayunkan langkah pertamanya di atas air ketika Yesus mengundangnya. Setiap keputusan selalu ada resiko, tetapi keberanian menghadapi resiko tersebut yang membuat seseorang menjadi lebih dewasa.
D - Drive (Dorongan)
Keputusan yang telah kita ambil harus diikuti dengan langkah-langkah realisasi. Jika tidak ada, tidak lebih dari sekedar berjalan di tempat. Apakah Anda sudah menetapkan langkah-langkah yang harus diambil sesuai dengan keputusan Anda? Apakah setiap hari Anda melangkah ke arah yang sudah Anda putuskan sebelumnya? Apakah setiap kegiatan Anda sudah sejalan dengan cita-cita, keinginan, atau mimpi Anda?
D - Determination (Tekad)
Setelah kita melangkah, biasanya akan timbul tantangan. Akan ada arus yang melawan arah perjalanan kita. Saat-saat seperti itu dibutuhkan tekad yang bulat untuk tetap berjalan. Mereka yang berhasil adalah mereka yang memiliki tekad baja untuk tetap melangkah sekalipun ada badai yang menghadang. Ibrani 10:36 mengatakan bahwa kita “... memerlukan ketekunan....” Tekad yang kuat akan menolong kita untuk tetap tekun.
D - Discipline (Disiplin)
Selanjutnya, diperlukan disiplin untuk tetap melakukan hal-hal tertentu sekalipun daging kita menolaknya. Sebuah definisi yang bagus tentang disiplin adalah melakukan sesuatu yang perlu pada saat kita tidak ingin melakukannya. Seorang pengusaha terkenal mengatakan bahwa salah satu kunci sukses dalam usahanya adalah disiplin.
Kedua belas pengintai melihat negeri yang sama. Mereka semua mengakui kesuburan Tanah Perjanjian, mereka sama-sama melihat penduduk asli negeri tersebut, tetapi mereka menyampaikan kabar yang sama sekali berbeda.
Seorang pemenang selalu melihat adanya kesempatan dalam setiap tantangan. Seorang pecundang selalu melihat masalah atau tantangan dalam setiap kesempatan.
“You don’t see what you actually see, but you see what you wanna see. If you’re a winner, you always see chances because that’s all you wanna see.”
Anda tidak melihat yang sebenarnya terlihat oleh mata jasmani Anda, tetapi Anda melihat apa yang ingin Anda lihat. Jika Anda seorang pemenang, Anda akan selalu melihat kesempatan demi kesempatan karena memang itulah yang Anda ingin lihat. Sebaliknya, jika Anda seorang pecundang, maka yang selalu Anda lihat adalah kendala, penghalang, tantangan dan alasan.
Seorang leader pernah berkata, “Kalau Anda ingin maju, jangan pernah punya alasan. Kalau Anda punya segudang alasan Anda tidak akan pernah maju.”
Ada lima D yang perlu dimiliki untuk mengubah tantangan menjadi kesempatan.
D - Desire (Keinginan)
Apakah Anda punya keinginan untuk mengalami kemajuan? Apakah Anda cukup puas dengan keadaan Anda selama ini? Alkitab mengajarkan untuk mengucap syukur dalam segala keadaan, tetapi Alkitab juga mengajarkan untuk meminta apa yang kita inginkan dari Tuhan (Yohanes 16:24). Sebelum Tuhan Yesus menyembuhkan Bartimeus yang buta, Ia bertanya “Apa yang kamu inginkan supaya Aku perbuat bagimu?” Apakah Anda punya keinginan?
D - Decision (Keputusan)
Salah satu kesulitan yang sering dihadapi banyak orang adalah masalah pengambilan keputusan. Sesungguhnya, banyak orang yang tidak berani mengambil keputusan karena tidak bersedia memikul tanggung jawab atau akibat yang mungkin timbul akibat keputusan yang diambilnya. Mereka yang maju adalah mereka yang berani mengambil keputusan, mengambil langkah awal dan keluar dari zona kenyamanan. Ketika Petrus menyatakan keinginannya untuk berjalan di atas air kepada Yesus, maka ia harus mengambil keputusan untuk mengayunkan langkah pertamanya di atas air ketika Yesus mengundangnya. Setiap keputusan selalu ada resiko, tetapi keberanian menghadapi resiko tersebut yang membuat seseorang menjadi lebih dewasa.
D - Drive (Dorongan)
Keputusan yang telah kita ambil harus diikuti dengan langkah-langkah realisasi. Jika tidak ada, tidak lebih dari sekedar berjalan di tempat. Apakah Anda sudah menetapkan langkah-langkah yang harus diambil sesuai dengan keputusan Anda? Apakah setiap hari Anda melangkah ke arah yang sudah Anda putuskan sebelumnya? Apakah setiap kegiatan Anda sudah sejalan dengan cita-cita, keinginan, atau mimpi Anda?
D - Determination (Tekad)
Setelah kita melangkah, biasanya akan timbul tantangan. Akan ada arus yang melawan arah perjalanan kita. Saat-saat seperti itu dibutuhkan tekad yang bulat untuk tetap berjalan. Mereka yang berhasil adalah mereka yang memiliki tekad baja untuk tetap melangkah sekalipun ada badai yang menghadang. Ibrani 10:36 mengatakan bahwa kita “... memerlukan ketekunan....” Tekad yang kuat akan menolong kita untuk tetap tekun.
D - Discipline (Disiplin)
Selanjutnya, diperlukan disiplin untuk tetap melakukan hal-hal tertentu sekalipun daging kita menolaknya. Sebuah definisi yang bagus tentang disiplin adalah melakukan sesuatu yang perlu pada saat kita tidak ingin melakukannya. Seorang pengusaha terkenal mengatakan bahwa salah satu kunci sukses dalam usahanya adalah disiplin.
Sabtu, 17 Juli 2010
Pikulah Kuk yang TUHAN Pasang
Matius 11:29-30
Salib adalah simbol penting dalam kekristenan. Dengan mudah simbol ini dapat kita lihat di dinding gereja, ambang atas pintu rumah, kalung, cincin, gantungan kunci, atau di sampul Alkitab. Dengan symbol ini kita diingatkan tentang pengorbanan Yesus di kayu salib. Tetapi dalam pembacaan Alkitab hari ini Yesus mengingatkan kita tentang symbol lain yang tidak kalah pentingnya, yang menyatakan akan dedikasi dan komitmen kita terhadap Kristus yang digambarkan dengan kuk. Apa itu kuk ? kuk adalah sebatang kayu yang mengikat 2 hewan ( biasanya lembu ) untuk menarik beban. Kuk tidak pernah terukir di mosaik gereja, tergambar disampul Alkitab atau tergantung dipintu rumah, juga kalung yang menggantungkan tanda ini dileher orang Kristen.
Salib dan kuk adalah symbol orang Kristen dalam 2 aspek yang berbeda tentang komitmen. Salib adalah alat kematian; kuk adalah alat kerja keras. Salib adalah symbol pengorbanan; kuk adalah symbol pelayanan. Salib menuntut darah; kuk menuntut keringat. Komitmen pada Kristus berarti siap menerima salib maupun kuk. Ada 3 hal penting mengenai kuk:
Pertama, penundukan diri. “pikullah kuk yang Kupasang.” Menjadi Kristen berarti tunduk kepada Kristus sebagai Tuhan dan Tuan. Dengan kata lain kita mau taat pada perintahNya.
Kedua, Mau belajar dan diajar. “dan belajarlah padaKu.” Artinya kita mau meneladani life style Kristus.
Ketiga, Pelayanan. “dan bebanKupun ringan.” Artinya kita siap dipakai menjadi berkat untuk menyalurkan kasih dan kuasaNya kepada semua orang apapun bentuk pelayanannya.
Salib adalah simbol penting dalam kekristenan. Dengan mudah simbol ini dapat kita lihat di dinding gereja, ambang atas pintu rumah, kalung, cincin, gantungan kunci, atau di sampul Alkitab. Dengan symbol ini kita diingatkan tentang pengorbanan Yesus di kayu salib. Tetapi dalam pembacaan Alkitab hari ini Yesus mengingatkan kita tentang symbol lain yang tidak kalah pentingnya, yang menyatakan akan dedikasi dan komitmen kita terhadap Kristus yang digambarkan dengan kuk. Apa itu kuk ? kuk adalah sebatang kayu yang mengikat 2 hewan ( biasanya lembu ) untuk menarik beban. Kuk tidak pernah terukir di mosaik gereja, tergambar disampul Alkitab atau tergantung dipintu rumah, juga kalung yang menggantungkan tanda ini dileher orang Kristen.
Salib dan kuk adalah symbol orang Kristen dalam 2 aspek yang berbeda tentang komitmen. Salib adalah alat kematian; kuk adalah alat kerja keras. Salib adalah symbol pengorbanan; kuk adalah symbol pelayanan. Salib menuntut darah; kuk menuntut keringat. Komitmen pada Kristus berarti siap menerima salib maupun kuk. Ada 3 hal penting mengenai kuk:
Pertama, penundukan diri. “pikullah kuk yang Kupasang.” Menjadi Kristen berarti tunduk kepada Kristus sebagai Tuhan dan Tuan. Dengan kata lain kita mau taat pada perintahNya.
Kedua, Mau belajar dan diajar. “dan belajarlah padaKu.” Artinya kita mau meneladani life style Kristus.
Ketiga, Pelayanan. “dan bebanKupun ringan.” Artinya kita siap dipakai menjadi berkat untuk menyalurkan kasih dan kuasaNya kepada semua orang apapun bentuk pelayanannya.
Jumat, 16 Juli 2010
3 HAL BERDAMPAK KEKAL BAGI ANAK ANDA
Belakangan, dunia anak-anak telah muncul sebagai lading bisnis raksasa yang luar biasa menjanjikan. Berbagai produk untuk anak bermunculan membanjiri pasar. Mulai dari makanan, mainan, pakaian, film dll. Tidak ketinggalan dunia pendidikan. Sekolah-sekolah baru bermunculan, sekolah-2 favorit jadi rebutan, biaya pendidikan melambung fantastis. Kecenderungan ortu untuk memberikan yang terbaik buat anak-2nya mulai menjadi trend. Mulai dari memberikan mainan, makanan, pakaian, pendidikan dll. Semuanya seakan menjadi kebutuhan yang tak bisa ditunda lagi. Semuanya demi anak! Begitu kira-kira yang mereka pikirkan.
Alkitab memberitahu kita tentang hal-hal yang tak kalah pentingnya, bahkan amat penting hingga dampak dari hal-hal berikut ini sampai pada kekekalan. Dalam Markus 10:13-16, kita membaca suatu kisah yang menarik tentang sikap dan pandangan Yesus terhadap anak-anak.
1. Biarkan mereka datang kepada Yesus jangan menghalang-halangi mereka.
Para murid melakukan kesalahan fatal yang mereka tidak sadari. Bagi mereka anak-anak tidak masuk hitungan dalam hal-2 rohani. Sebaliknya Yesus malah berkata orang-2 yang seperti itulah yang empunya kerajaan Allah, bahkan lebih ditegaskan lagi dengan sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut kerajaan Allah seperti …… tidak masuk…. Kita sering mengira bahwa nalar mereka belum sampai untuk hal-2 seperti Tuhan, keselamatan, Roh Kudus dan hal-hal rohani lainnya. Ternyata Yesus tidak memandang demikian. Ayat 15 membuktikan bahwa justru anak-2lah yang lebih mudah menerima kebenaran rohani! Penelitian secara ilmiah oleh Barna Reseacrh Institute menyebutkan bahwa 75% orang menerima Yesus sebagai juru selamat mereka saat mereka dibawah usia remaja. Riset mereka ditahun 2002 membuktikan bahwa usia 5-13 tahun merupakan usia terefektif seseorang mendengar berita keselamatan!
Mungkin kita tidak terang-terangan berlaku seperti para murid, tetapi sebagai ortu kita bisa melakukan hal tersebut dengan cara yang sama canggihnya. Penting bagi seorang anak melihat kehidupan yang baik dari ortunya. Bagaimana sikap bapaknya terhadap ibunya demikian sebaliknya, dan bagaimana sikap ortu terhadapnya. Apakah keluarga kita mencerminkan kehidupan yang diubahkan Kristus?
2. Memeluk mereka
Memeluk sepertinya kurang lazim dalam budaya timur, tapi itu adalah hal yang sangat penting dalam mengekspresikan kasih. Yesus memeluk anak-anak, menunjukkan betapa Ia sangat mengasihi mereka. Anak-anak butuh dipeluk, karena itu merupakan kebutuhan yang penting. Memeluk, mengasihi, menerima mereka apa adanya, tidak pilih kasih. Setiap anak butuh dikasihi dan diterima. Perlakuan yang sebaliknya hanya akan menciptakan anak-2 yang penuh dengan kepahitan dan membuat kehidupan mereka menjadi sulit dimasa yang akan datang.
3. Menumpangkan tangan memberkati mereka.
Sebagai ayah kita memiliki tugas sebagai imam keluarga. Ini tanggung jawab rohani yang luar biasa. Sama seperti Yosua yang berkata dengan tegas “aku dan keluargaku akan beribadah kepada Tuhan”. Demikian pula para ayah harus memegang otoritas rohani dalam keluarga.
Memberkati anak-anak, mendoakan mereka, menumpangkan tangan kita atas mereka merupakan tugas seorang ayah. Dengan cara demikian, kita sedang mengimpartasikan kuasa Allah atas mereka, karena itulah hubungan pribadi kita dengan Allah begitu penting (Amsal 29:17). Amin!
Alkitab memberitahu kita tentang hal-hal yang tak kalah pentingnya, bahkan amat penting hingga dampak dari hal-hal berikut ini sampai pada kekekalan. Dalam Markus 10:13-16, kita membaca suatu kisah yang menarik tentang sikap dan pandangan Yesus terhadap anak-anak.
1. Biarkan mereka datang kepada Yesus jangan menghalang-halangi mereka.
Para murid melakukan kesalahan fatal yang mereka tidak sadari. Bagi mereka anak-anak tidak masuk hitungan dalam hal-2 rohani. Sebaliknya Yesus malah berkata orang-2 yang seperti itulah yang empunya kerajaan Allah, bahkan lebih ditegaskan lagi dengan sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut kerajaan Allah seperti …… tidak masuk…. Kita sering mengira bahwa nalar mereka belum sampai untuk hal-2 seperti Tuhan, keselamatan, Roh Kudus dan hal-hal rohani lainnya. Ternyata Yesus tidak memandang demikian. Ayat 15 membuktikan bahwa justru anak-2lah yang lebih mudah menerima kebenaran rohani! Penelitian secara ilmiah oleh Barna Reseacrh Institute menyebutkan bahwa 75% orang menerima Yesus sebagai juru selamat mereka saat mereka dibawah usia remaja. Riset mereka ditahun 2002 membuktikan bahwa usia 5-13 tahun merupakan usia terefektif seseorang mendengar berita keselamatan!
Mungkin kita tidak terang-terangan berlaku seperti para murid, tetapi sebagai ortu kita bisa melakukan hal tersebut dengan cara yang sama canggihnya. Penting bagi seorang anak melihat kehidupan yang baik dari ortunya. Bagaimana sikap bapaknya terhadap ibunya demikian sebaliknya, dan bagaimana sikap ortu terhadapnya. Apakah keluarga kita mencerminkan kehidupan yang diubahkan Kristus?
2. Memeluk mereka
Memeluk sepertinya kurang lazim dalam budaya timur, tapi itu adalah hal yang sangat penting dalam mengekspresikan kasih. Yesus memeluk anak-anak, menunjukkan betapa Ia sangat mengasihi mereka. Anak-anak butuh dipeluk, karena itu merupakan kebutuhan yang penting. Memeluk, mengasihi, menerima mereka apa adanya, tidak pilih kasih. Setiap anak butuh dikasihi dan diterima. Perlakuan yang sebaliknya hanya akan menciptakan anak-2 yang penuh dengan kepahitan dan membuat kehidupan mereka menjadi sulit dimasa yang akan datang.
3. Menumpangkan tangan memberkati mereka.
Sebagai ayah kita memiliki tugas sebagai imam keluarga. Ini tanggung jawab rohani yang luar biasa. Sama seperti Yosua yang berkata dengan tegas “aku dan keluargaku akan beribadah kepada Tuhan”. Demikian pula para ayah harus memegang otoritas rohani dalam keluarga.
Memberkati anak-anak, mendoakan mereka, menumpangkan tangan kita atas mereka merupakan tugas seorang ayah. Dengan cara demikian, kita sedang mengimpartasikan kuasa Allah atas mereka, karena itulah hubungan pribadi kita dengan Allah begitu penting (Amsal 29:17). Amin!
Minggu, 11 Juli 2010
Tembok Ratapan
"Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku" (Yesaya 49:16). Tembok Barat yang berada di wilayah kota tua Yerusalem merupakan bagian dari dinding tembok di wilayah Bukit Bait Suci (Temple Mount) yang masih tersisa sejak dirobohkannya Bait Suci Yahudi Kedua pada tahun 70 masehi. Tembok Barat ini kemudian menjadi tempat yang paling sakral bagi bangsa Yahudi baik secara tradisi maupun religi. Kesadaran nasional bangsa ini tentang Tembok Barat didasarkan atas dekatnya lokasi ini dengan Ruang Maha Kudus Bait Suci di Temple Mount, tempat dimana dianggap ada "kehadiran Yahweh" yang tidak pernah pergi dari situ. Dalam perjalanan sejarahnya kemudian, Tembok Barat menjadi satu-satunya tempat bagi bangsa Yahudi untuk meratapi pembinasaan dan pengasingan Israel dan penghancuran Bait Suci mereka. Selain itu tempat ini juga menjadi tempat komuni bagi bangsa ini untuk menyatakan "kesatuan nasional" di abad ini dengan menyatukan visi sejarah dan kemuliaan Israel di masa depan dengan terus "meratap" kepada Yahweh dalam suatu wujud pertobatan nasional dengan berharap Bait Suci Ketiga Yahudi akan segera dibangun kembali di tempatnya semula. Itu sebabnya Tembok Barat kemudian dikenal juga sebagai "Tembok Ratapan". Bagaimanakah nilai-nilai religius ini diterjemahkan sebagai suatu pemahaman spiritual atas gereja Tuhan? Bagaimanakah umat Perjanjian Baru seharusnya belajar dari bayangan/gambaran yang dinyatakan dalam ritual kehidupan dan tradisi umat Perjanjian Lama? Jelas, pemakaian kitab Perjanjian (Lama) yang sama atas gereja Tuhan bukan untuk data sejarah, bukan? Tetapi untuk mengerti prinsip-prinsip ibadah dan makna Elohim-nya. Berikut ini kita akan memperhatikan gambaran perjuangan bangsa Yahudi dalam menggenapi cita-cita religius mereka untuk menghadirkan kembali "The Center of Jewish Lives" melalui suatu "symbol penyatuan", Tembok Ratapan. THE WALL Awalnya, sebagian besar Tembok Barat dari The Temple Mount, sepanjang 485 meter, tersembunyi oleh bangunan-bangunan yang berdiri disekelilingnya. Sampai bulan Juni 1967 bagian dinding yang dapat diakses tidak lebih dari 28 meter saja. Di depannya ada suatu lorong dengan jalan berbatu selebar 3,5 meter yang berbatasan dengan daerah hunian kumuh. Tembok yang berada diatas tanah terdiri dari 24 baris batu yang berbeda dan dari zaman yang berbeda pula. Tinggi totalnya mencapai 18 meter (6 meter diatas ketinggian Temple Mount). Di tahun 1967 diadakan penggalian yang menemukan adanya 19 baris batu lagi terkubur di dalam tanah, barisan batu yang paling bawah. disatukan/bersatu dengan batu karang alam Lembah Tyropoeon. Tahun 1968 tanah di depan tembok tersebut digali dan ditemukan dua baris batu dari periode Bait Suci Kedua zaman Herodian yang terkubur. Tampak bahwa keseluruhan Tembok Barat ini berdiri diatas 7 lapisan batu yang sangat besar yang menjadi fondasinya, terdiri dari 21 barisan batu di dalam tanah dan 24 barisan batu diatas tanah (catatan: angka 7, 21 (3), dan 24 (6) memiliki nilai religius tersendiri secara tradisi Yahudi). Bagian tembok yang diatas terdiri dari empat barisan yang lebih kecil yang berasal dari periode zaman Romawi dan Byzantium. Bagian-bagian tertentu di bagian atas merupakan konstruksi tambahan/perbaikan dari zaman pendudukan Islam sampai abad 13. Para peziarah Yahudi yang datang dari seluruh dunia selama berabad-abad selalu berusaha untuk mengambil batu-batuan Tembok barat ini karena mereka sangat percaya itu adalah bagian dari Bait Suci Pertama dan Kedua. Batu-batu disitu rata-rata mempunyai lebar 1 meter dan panjang 3 meter, tetapi beberapa batu mencapai panjang 12 meter dengan berat bisa mencapai 100 ton. Kemungkinan mereka juga mengadakan penggalian di Goa Zedkiah (dekat Damascus Gate). Untuk mengimbangi tekanan alami dari belakang Tembok Barat, area Temple Mount, setiap barisan batu dibuat mundur sepanjang beberapa centimeter, dengan demikian tembok tersebut mengalami sedikit kemiringan ke arah timur. Faktor ini, juga beratnya batu-batuan, dan cara pemotongannya yang akurat dalam perhitungan, menjadikan Tembok Barat memiliki kestabilan yang "tidak biasa" dalam hitungan matematik. Terowongan bawah tanah di mulai dari bagian barat-laut plaza doa sampai dengan bagian dekat Tembok Barat yang tersembunyi oleh bangunan-bangunan. Melewati suatu siperstem aliran air yang melengkung sampai ke kolam air. Sepanjang 350 meter dari dari dinding telah dibuka sampai ketepi utara dimana terletak sudut utara-barat Temple Mount. Di terowongan yang paling besar ditemukan bagian batu Tembok Barat berukuran raksasa sepanjang 60 meter dengan lebar 3 meter dan tinggi 4 meter, dengan perkiraan berat sekitar 570 ton. |
TRADISI YAHUDI dan TEMBOK BARAT Sejak tahun 132 sM (saat gagalnya pemberontakan Bar Kokhba), para pendoa Israel baik yang tinggal di tanah Israel maupun di pembuangan (diaspora ke bangsa-bangsa), selalu mengarahkan pandangannya kepada lokasi Bait Suci yang telah dirobohkan. Bait Suci itu sendiri, seperti semua struktur bangunan di Temple Mount, selalu menjadi pusat perhatian bangsa Yahudi dari generasi ke generasi. Sumber Yahudi, Midrashic, selalu berbicara tentang Tembok Barat dalam hubungannya dengan Ruang Maha Kudus dimana "kehadiran Yahweh" tidak pernah berpindah. Sejak Bait Suci dirobohkan, mereka percaya bahwa kehadiran yang Elohim tersebut telah menyatu dengan Tembok Barat. Sumber-sumber Yahudi pada abad 16 banyak mencatat tentang lokasi bekas Bait Suci tetapi tidak pernah menyebut secara spesifik mengenai Tembok Barat. Meskipin demikian, gulungan kitab Ahimaaz dari abad ke-11 menuliskan adanya sinagog disisi Tembok barat, dan seorang bernama Benyamin dari Tudela (hidup di abad-12) menyebutkan Tembok Barat bersama dengan Mercy Gate atau Golden Gate (yang ada di bagian Tembok Timur The Temple Mount). Keberadaan tembok Barat menjadi sesuatu yang "permanent" dalam jiwa tradisi kehidupan bangsa Yahudi dimulai sejak tahun 1520, diketahui berdasarkan data-data yang ditulis oleh para imigran Yahudi yang pulang ke Israel dari Spanyol segera setelah penaklukkan Turkey tahun 1518. Sejak saat itu semua yang sumber literature Yahudi mendiskripsikan Tembok Barat sebagai pusat doa bagi bangsa Yahudi. Menurut suatu tradisi yang dinyatakan oleh Moses Hafiz, ketika Sultan Suleiman menaklukkan Yerusalem ia juga telah memerintahkan untuk memperbaiki tembok-tembok kota tua Yerusalem dan membersihkannya dari timbunan sampah yang telah menutupi tembok-tembok. Ia juga yang memberi izin kepada bangsa Yahudi untuk berdoa di Tembok Barat. Pada saat itu tidak ada satu buktipun yang menyatakan ketertarikan bangsa Arab atas Tembok Barat. Wilayah Arab yang disebut dengan Moghrabi Quarter berada tidak jauh dari situ, berdiri sejak 1320. Sejak awal bangsa Yahudi menaikkan doa-doa mereka di Tembok Barat dengan tidak terganggu oleh klaim-klaim lokasi dari pihak manapun. Dibelinya seluruh lokasi The Temple Mount oleh Raja Daud menjadi dasar kepemilikan yang kuat atas lokasi ini. |
PERJALANAN SEJARAH Dengan ekspansi populasi Yahudi di Tanah Israel di awal abad 19 dan sesudahnya, dan dengan adanya peningkatan jumlah pengunjung/peziarah Yahudi dari seluruh dunia ke Yerusalem, maka popularitas Tembok Barat bertumbuh diantara bangsa Yahudi sendiri. Ada konsensus bersama untuk menganggap Tembok Barat sebagai pengganti sementara Bait Suci. Keberadaan Tembok Barat mulai digambarkan dalam berbagai kegiatan kesenian rakyat tradisional, dan juga nantinya dalam kesenian modern Israel seperti seni lukis, dan juga muncul dalam berbagai literatur Israel. Abad 19 juga merupakan awal dari penelitian dan penemuan-penemuan arkeologi di Tembok Barat, dan bukti-bukti arkeologi ini semakin meneguhkan kepemilikan Yahudi atas seluruh wilayah The Temple Mount. Di tahun 1838 Robinson menemukan bangunan melengkung dibawah tanah yang diberi nama menurut namanya, kemudian di tahun 1850 Barclay menemukan pintu gerbang kuno, sebuah jalan masuk ke Bait Suci (sekarang berada diujung dari wilayah doa wanita). Di tahun 1865 Wilson menemukan jembatan penghubung pintu masuk Bait Suci yang didiskripsikan sebelumnya oleh Tobler tahun 1830. Di tahun 1867 Charles Warren melakukan penggalian untuk mendapatkan ukuran panjang seluruh Tembok Barat, dan ia menemukan lorong (tunnel) bawah tanah yang menjadi kontroversial di tahun-tahun berikutnya. Di abad 19 itu juga bangsa Yahudi mencoba untuk memegang hak kontrol atas Tembok Barat yang berada dalam pendudukan Turkey. Tahun 1850 Hakham Abdullah, seorang Yahudi dari Bombay gagal dalam usahanya untuk membeli Tembok Barat. Sir Moses Montefiore, seorang Yahudi Inggris juga gagal mencoba mendapatkan izin untuk menempatkan instalasi perlindungan hujan di Tembok Barat. Tetapi izin untuk pengaspalan/pengerasan jalan berhasil diperoleh orang Yahudi dari pemerintahan pendudukan. Dalam tahun 1887, Baron Rothschild, seorang pemuka Yahudi Internasional, berdasarkan kerjasama dengan komunitas Yahudi Sephardim, menawarkan untuk membeli seluruh wilayah Moghrabi Quarter dan merelokasi penduduknya ketempat lain, kemudian merobohkan semua bangunan disana. Rencana tersebut tidak pernah menjadi kenyataan, tidak hanya karena orang muslim yang keberatan tetapi juga karena adanya ketidaksesuaian pendapat diantara komunitas Yahudi Sephardim tersebut. Tahun 1912 otoritas Turkey memerintahkan untuk memindahkan sekat-sekat yang memisahkan wilayah laki-laki dan wilayah perempuan di Tembok Ratapan, juga memindahkan bangku-bangku, meja/lemari kaca untuk lilin, meja untuk membaca Torah, dan lainnya, setelah adanya komplain dari pihak Waqf terhadap aktivitas di Tembok Barat. Biasanya meja untuk meletakkan kitab Torah yang akan dibaca berada di dekat dinding tembok, tetapi harus dipindahkan karena permintaan Waqf (Muslim Religious Authorities) dengan alasan karena terlalu berdekatan dengan mesjid Al-Aqsa. Keadaan penuh tekanan seperti itulah yang kemudian mendorong bangsa Yahudi untuk mendapatkan otoritas kontrol sepenuhnya atas wilayah Tembok Barat. Dalam periode berikutnya, otoritas pendudukan beralih setelah Turkey dikalahkan oleh Inggris. Dan dibawah "British Mandate" terjadi banyak perselisihan tentang Tembok Barat antara Yahudi dan Islam. Setelah "Balfour Declaration" memberikan bangsa Yahudi status nasionalnya di Tanah Israel, Tembok Barat semakin mendapatkan arti dan signifikansi diantara bangsa Yahudi baik secara tradisional, religious, maupun nasional. Disisi lain, pihak Arab mulai mengadakan penghasutan-penghasutan di dalam komunitasnya untuk melawan Zionisme yang dikatakan mengambil alih kontrol atas Tembok Barat. Untuk menimbulkan sentimen anti Yahudi, mereka kemudian membuka gerbang selatan di wilayah muslim untuk masuknya binatang-binatang, dengan maksud untuk menajiskan Tembok Barat. Mereka juga "menyaringkan suara" lebih keras lagi dalam ritual-ritual ibadah harian mereka. Mereka juga kembali mengajukan komplain atas dihadirkannya kembali sekat-sekat pembatas dan segala perlengkapan ibadah Yahudi pada perayaan Yom Kippur 1928. Pada bulan Agustus 1929 orang muslim yang terhasut berkumpul disekitar orang-orang Yahudi yang sedang berdoa di Tembok Barat. Mereka kemudian bergerak anarkis dengan merusak semua obyek ritual Yahudi di Tembok Barat. Perbuatan ini menyebabkan kerusuhan massal beberapa hari kemudian dengan korban nyawa yang cukup besar di pihak Arab. Atas perintah Liga Bangsa-bangsa maka pemerintah pendudukan Inggris kemudian membentuk komite internasional yang terdiri dari tiga pihak: Inggris, Belanda, dan Swiss untuk memantau dan memeriksa setiap pihak yang terlibat dalam kerusuhan dan pertikaian rasial di Tembok Barat, dan mencari jalan pemecahan dan penyelesaiannya. |
Langganan:
Postingan (Atom)





.jpg)


